Short
Aku Pernah Menunggumu

Aku Pernah Menunggumu

By:  MickeyCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
10Chapters
1.6Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Pada jamuan makan keluarga saat Festival Perahu Naga, Zaidan Pangestu mengatakan bahwa dia akan secara resmi memperkenalkan aku kepada orang tuanya. Aku telah mempersiapkan diri selama tiga bulan, tetapi malah dibiarkan menunggu selama satu jam di luar rumahnya. Setelah aku akhirnya diperbolehkan masuk ke rumah, ibu Zaidan memanggil seorang gadis yang mengenakan gaun tradisional mendekat, lalu mengumumkan kepada semua orang sambil tersenyum, "Ini Zafira Cahyadi, tunangan Zaidan. Pernikahan mereka akan diadakan pada Festival Pertengahan Musim Gugur." Aku menatap Zaidan. Dia menundukkan kepala dan tidak menyangkalnya. Selama makan, Zaidan dan Zafira menerima restu dari semua orang. Sementara itu, kepala pelayan membawaku masuk melalui pintu samping, lalu menyuruhku pergi ke meja di sudut ruangan. Aku bahkan tidak diberi tempat duduk yang layak. Setelahnya, Zaidan mengirim pesan WhatsApp kepadaku. [ Tunggu aku. Aku akan mengurus semuanya. ] Aku hanya membalas dengan sepatah kata. [ Selamat. ]

View More

Chapter 1

Bab 1 

Setelah mobil berhenti di depan kediaman lama Keluarga Pangestu, Zaidan melepaskan sabuk pengamannya. "Tunggu lima menit. Aku masuk dulu untuk beri tahu ibuku."

Lima menit telah berlalu. Dia mengirim pesan kepadaku dan mengatakan "sebentar ya".

Sepuluh menit kemudian, dia mengatakan "sudah hampir selesai".

Empat puluh menit kemudian, dia mengatakan "tunggu sebentar lagi".

Aku tidak membalas lagi. Melalui jendela mobil, aku melihat Peggy, ibu Zaidan, secara pribadi menyambut seorang gadis bergaun tradisional di depan pintu. Begitu keluar dari mobil, gadis itu langsung menghampiri Zaidan dan merangkul lengannya. Dia tidak mendorong gadis itu menjauh.

Ketiganya masuk ke rumah sambil mengobrol gembira. Gerbang rumah tertutup di depanku.

Ponselku masih menyala. Pesan terakhir di layar masih menampilkan kata "tunggu sebentar lagi".

Dua puluh menit kemudian, kepala pelayan mengetuk jendela mobil.

"Kamu Kiara, 'kan? Nyonya Peggy suruh kamu masuk dan membantu. Dapur lagi kurang orang."

"Bagaimana Nyonya Peggy tahu tentang aku?"

"Tuan Zaidan yang beri tahu dia. Katanya, kamu juga cuma duduk menunggu di luar."

Aku mengikuti kepala pelayan ke dapur melalui pintu samping. Dia memberiku satu set peralatan makan dan menunjuk ke sebuah meja di sudut ruangan.

"Meja itu masih kurang satu set peralatan makan. Setelah taruh ini di sana, bantu bawa hidangan dari dapur."

Aku membawa satu set peralatan makan itu ke ruang perjamuan. Saat melewati sebuah cermin, aku melihat diriku yang mengenakan gaun dan berdiri di koridor remang-remang. Aku terlihat sangat tidak cocok dengan suasana di tempat ini.

Tawa memenuhi ruang perjamuan. Aku meletakkan peralatan makan itu di meja sudut, lalu mendongak.

Peggy sedang berdiri di samping meja utama sambil memegang tangan Zafira.

"Hari ini, aku sangat bahagia dan punya kabar baik untuk dibagikan. Pernikahan Zafira dan Zaidan sudah ditetapkan dan akan diadakan saat Festival Pertengahan Musim Gugur."

Semua orang di dalam ruangan bertepuk tangan. Bahkan ada yang bersorak dan menyuruh mereka berciuman.

Zafira berjinjit dan mencium pipi Zaidan. Zaidan hanya tersenyum dan tidak menghindar.

Aku berdiri di sudut ruangan, tetapi pria itu tidak pernah melirik ke arahku. Aku meletakkan peralatan makan itu, lalu keluar melalui pintu samping.

Ketika aku sampai di halaman, Peggy berjalan keluar. Dia berdiri di tangga dan mengamatiku dari atas ke bawah.

"Kamu Kiara? Zaidan pernah cerita soal kamu kepadaku. Katanya, kamu itu gadis yang bijaksana dan nggak akan buat keributan."

Peggy tersenyum, lalu berjalan mendekat dan menepuk-nepuk punggung tanganku. "Kamu juga sudah lihat apa yang terjadi hari ini. Zafira adalah menantu perempuan kami. Zaidan nggak tega kasih tahu kamu secara langsung, jadi aku yang wakili dia untuk melakukannya. Pergilah. Jangan pernah datang lagi."

Seusai berbicara, Peggy berbalik dan masuk ke rumah.

Saat aku tiba di gerbang, layar ponselku menyala.

[ Tunggu aku, aku akan mengurusnya. ]

Aku hanya membalas sepatah kata.

[ Selamat. ]

Kemudian, aku memesan taksi online dan meninggalkan rumah Zaidan.

Saat mobil berbelok keluar dari gang, aku melirik jendela lantai dua kediaman lama Keluarga Pangestu melalui kaca spion. Zafira berdiri di dekat jendela sambil memegang gelas anggur. Dia mengangkat gelas anggur itu ke arahku.

Kemudian, aku menerima kiriman foto dari nomor tak dikenal. Itu adalah foto Zaidan dan Zafira. Zafira bersandar di bahu Zaidan, sedangkan Zaidan tersenyum ke arah kamera. Di bawah foto itu, ada sebaris pesan.

[ Dia bilang kamu cuma seorang asisten. ]

Aku menatap foto itu lama sekali. Kemudian, aku meletakkan ponselku menghadap ke bawah di pangkuanku.

Tiba-tiba, aku teringat bagaimana sebelum meninggal, ibuku menggenggam tanganku sambil berkata, "Kiara, jangan cari pasangan yang buat kamu menunggu. Ayahmu juga buat aku menunggu sepuluh tahun. Pada akhirnya, dia pergi dengan wanita itu. Aku nggak mau kamu mengalami hal yang sama."

Saat itu, aku menggenggam tangannya dan mengiakannya. Sekarang, aku duduk di kursi belakang taksi, tetapi bahkan tidak tahu harus pergi ke mana.

Ketika sampai di rumah, aku membuka lemari. Di dalamnya tergantung gaun pertama yang Zaidan berikan kepadaku. Aku telah memakainya selama tiga tahun dan tidak tega membuangnya. Aku melipat gaun itu dan memasukkannya ke dalam kantong.

Kemudian, aku mengeluarkan sepasang anting mutiara dari laci. Anting itu dibelinya dengan bonus pertama yang diterimanya. Saat itu, dia mengatakan akan memberiku sebuah perhiasan setiap hari jadi kami. Sekarang, kami sudah bersama selama tiga tahun. Namun, anting itu masih adalah satu-satunya hadiah yang pernah kuterima.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

reviews

M--G
M--G
pergi dr awal harusnya lebih baik
2026-09-09 22:19:24
0
0
10 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status