共有

Bab 120

作者: Delf
last update 公開日: 2026-08-30 12:58:07
Anna membuka pintu kamar dan terkejut ketika mendapati Steffany dan yang lainnya telah kembali dan sedang berjalan masuk ke ruang tengah.

“Uda balik?” jelas itu bukan suara Anna yang bertanya, tapi suara lelaki yang muncul di belakangnya sambil tangannya tiba-tiba merangkul pundak Anna.

Bukannya menjawab pertanyaan Calvin, Steffany membulatkan mata, “Kalian tidur sekamar?”

Calvin mengangguk ringan sambil menyunggingkan senyumnya.

“A.. aku cuma temani..” Anna berusaha menjelaskan.

“Sekasur juga?”
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Antidote   Bab 139

    Ciuman yang awalnya bertujuan untuk menghentikan ucapan Calvin malah kini membangkitkan gairah keduanya. Anna mengalungkan tangannya pada leher Calvin seolah memasrahkan diri ketika lidah mereka saling bertaut. Murahan banget sih kamu, Na! Kutuknya dalam hati, namun nyatanya tubuhnya mengkhianatinya. Anna dengan serta merta membalas semua lumatan bibir Calvin. Sepertinya memang Anna sudah semakin ahli dan tau harus bagaimana merespon segala gerakan bibir pria itu.Kini bahkan keduanya sudah berbaring di atas sofa dengan tubuh Calvin menindih Anna dan tangan nakal pria itu mulai bergerilya di tubuh gadis itu. Anna mendesah, kali ini dia bahkan merasa bahwa urat malunya sudah terputus.Walau sudah beberapa kali berciuman dengan Anna, namun kali ini baik Calvin maupun Anna merasakan sensasi yang berbeda, mereka melakukannya dengan gerakan lembut dan tidak tergesa-gesa, seolah menikmati setiap detik moment yang mereka lewati.Cumbuan bibir Calvin sekarang telah merambah turun ke leher jen

  • Antidote   Bab 138

    Untung saja Anna sedang dalam posisi duduk di sofa, jika tidak sudah dipastikan bahwa tubuhnya akan oleng. Walau sudah mendengar dari mantan suami Olivia, namun ketika mendengar pengakuan langsung dari Calvin rasanya benar-benar berlipat-lipat kali rasa sakitnya. Bahkan kini Anna bisa merasakan dadanya terasa sesak.Calvin yang melihat wajah Anna menjadi tegang dan sekaligus pucat langsung memeluk Anna. “Anak baptis, bukan anak kandung.” Lanjut Calvin kemudian dan entah mengapa tangis Anna tiba-tiba pecah dalam pelukan pria itu. Apakah itu tangis kelegaan dan kebahagiaan?Calvin menghela nafas panjang. “Olivia menikah dengan Randy karena mereka dijodohkan, walau Olivia tau bahwa Randy adalah cowok brengsek. Randy sering main perempuan dan juga berlaku kasar pada Olivia, baik secara verbal, fisik, maupun seksual. Olivia berusaha bertahan karena janjinya pada almarhumah sang ibu. Randy tidak pernah menganggap Dariel sebagai anaknya karena dia merasa Dariel tidak mirip dengannya. Sampai

  • Antidote   Bab 137

    “Kamu apa-apaan sih?” cecar Anna ketika dia sudah menaiki mobil Calvin. Setelah akhirnya mereka berdua, Anna bisa mengungkapkan kedongkolannya dan juga kebingungannya atas sikap Calvin.“Hmm? Maksudnya?” Calvin menstater mobilnya.Anna memandang keluar jendela sambil bersedekap, jantungnya belum bisa berdetak normal.Calvin menoleh sekilas ke arah Anna, wajar saja gadis itu merasa kesal padanya.“Kita ngomong setelah ini ya.” Ucap Calvin yang kemudian melajukan mobilnya bergabung dengan kepadatan ibu kota.Ini keterkejutan Anna ketiga kalinya dalam setengah hari ini, setelah menemukan Calvin yang tertidur di depan rumah sepupunya, lalu diajak ke rumahnya dan diperkenalkan sebagai calon istrinya, dan kini...“Ini di mana?” tanya Anna ketika Calvin memarkirkan mobilnya di basement.“Ini apartemen baruku.”“Kita mau ngapain?” tanya Anna awas.“Kan kita mau bicara.”“Bisa di sini aja, nggak harus ke apartemen kamu.”“Di sini pengap, Na. Basement loh.”“Ta.. tapi kata Om.. kita nggak boleh

  • Antidote   Bab 136

    “Sa.. saya..” Anna ingin membantah ucapan Calvin namun kalimatnya terhenti ketika Calvin tiba-tiba mengecup pelipis kanannya dengan cepat.“Aku mandi dulu ya, Sayang. Kamu ngobrol dulu sama papa mama.” Ucap Calvin langsung melangkah menaiki tangga meninggalkan Anna yang masih bergeming belum hilang kesadarannya.Anna ingin mengumpat dalam hati, bisa-bisanya pria ini menjebaknya seperti ini. Kini dia harus berbicara apa kepada kedua orangtua Calvin?“Duduk dulu, Na.” Ucap Jessica sambil menarik gadis itu menuju breakfast bar, membuat Anna cukup terkejut dengan perlakuan yang diterimanya dari ibu Calvin.“Tante, saya bantu...” ucap Anna hendak turun dari bar stool ketika melihat Jessica menyiapkan beberapa hidangan di kitchen island.“Nggak usah, Na. Tante udah selesai kok, tinggal plating aja. Eh tante boleh kan manggil kamu Anna?”“Bo.. boleh, Tante. Anna bantu bawa ke meja makan kalau gitu ya.” Anna tetap turun dari kursi tingginya. Bagaimanapun dia tetap harus membantu walaupun mama

  • Antidote   Bab 135

    “Ngapain sih harus sekarang? Kan kita ngobrolnya bisa nanti siang atau malam.” Anna menggerutu setelah Calvin mendorongnya naik ke atas mobil Calvin, kemudian pria itu langsung memasangkannya seatbelt. Pantas saja kemarin malam Anna tidak menyadari keberadaan Calvin, rupanya pria itu memarkir mobilnya cukup jauh dari rumah Vino sehingga Anna tidak curiga.“Enggak, aku nggak mau kamu kabur lagi.” Pria itu menstater mobilnya.“Ck.. aku nggak kabur.”“Tapi kamu blokir nomorku dan minggat dari rumah orangtuamu.”Anna berdecak, “Tapi kamu nggak nyari aku ke rumah sakit.” Kemudian gadis itu menutup mulutnya segera, menyadari kalimat tak terkontrol yang keluar dari bibir mungilnya.Calvin tersenyum, “Mama kamu bilang kamu ke luar kota ada seminar, kamu pasti nggak ada di rumah sakit kan?” ucap pria tersebut dengan nada menyindir.Anna berdehem. Astaga, kenapa dia terjebak dengan ucapannya sendiri. Anna memilih untuk memandang keluar jendela, semoga saja Calvin tidak menyadari wajahnya yang te

  • Antidote   Bab 134

    Anna terkesiap melihat kemunculan sepupunya dari balik ruang keluarga, apakah sepupunya tersebut mendengar semua ucapannya? Mata Anna kemudian menatap April dengan tatapan protes, kakak iparnya ini telah membohonginya.Namun keterkejutannya melihat Vino bukanlah apa-apa karena sosok yang muncul berikutnya adalah Calvin.“Calvin? Ka.. kamu kok ada di sini?” Anna mencoba mencerna apa yang sedang terjadi, bagaimana dua pria yang paling dihindarinya saat ini bisa muncul bersamaan di tempat ini?“Tadi lagi ngobrol dengan dokter Vino.” ucap Calvin santai.“Ck.. di luar rumah sakit nggak usah sebut-sebut dokter. Jangan-jangan kamu masih manggil Anna suster lagi?” decak Vino.Calvin terbahak, “Sometimes.”“Aku capek nih habis dari luar kota. Yang, tidur yuk.” Ucap Vino kemudian ke April.“Terus mereka berdua gimana?”“Usir aja berdua, daripada bikin keributan di rumah kita.”“Ntar jangan lupa kunci pintu ya, Na.” Ucap April terkekeh sambil mengekori suaminya masuk ke kamar.“Kak Vino, Kak Apr

  • Antidote   Bab 5

    “Oxymeter.” Vino segera menjepit alat tersebut ke jari Calvin begitu diterimanya dari Anna. “Sus, tolong siapkan tabung oksigen.”Anna mengangguk dengan wajah panik dan segera menghubungi bagian persediaan alat rumah sakit. Kemudian dia menyerahkan jarum suntik yang telah berisi obat anti kejang pa

  • Antidote   Bab 4

    Knock..knock..“Permisi, Saya mau mengantarkan obat untuk pasien.” Ucap Anna ketika membuka pintu kamar pasien dan ternyata terdapat pengunjung lain di dalamnya.Anna melangkah masuk setelah mendapat anggukan dari pengunjung tersebut. Diletakkannya nampan berisi kantong bius dan juga beberapa butir

  • Antidote   Bab 3

    “Thanks ya, kok kamu bisa tau sih aku suka baca novel?” suara Sherly terdengar dari balik pintu ruangan Victor yang tidak tertutup rapat.“Aku hanya menebak saja, syukurlah kalau kamu suka.” Suara bas terdengar membalas perkataan si dokter koas tersebut.“Kamu yang milih novel ini?”“Ya iya dong, t

  • Antidote   Bab 2

    Hari ini adalah jadwal libur Anna, dan gadis imut itu memilih untuk berjalan-jalan ke mall seorang diri dan berencana ke toko buku untuk membeli buku sketsa. Sebenarnya Anna ingin menjadi seorang design grafis, dan keluarganya sudah mendukung karena bakat menggambarnya memang sudah terlihat sedari

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status