Mag-log inBagaimana rasanya masuk ke dalam novel yang semua lembar pertama sudah kita buka dengan ucapan yang begitu menyakitkan. Mungkin sebuah karma bagi Alif. Gadis penyuka novel dengan mirisnya terdampar dalam novel romansa remaja berjudul "MOONLIGHT" Alif yang sejak awal memiliki karakter tomboi harus dibuat darah tinggi saat mengetahui ia masuk ke dalam tubuh gadis antagonis yang terkenal dengan image anggun. Setelah berhasil menguasai diri dan beradaptasi dengan keadaan sekitar. Ia mulai membuka pikiran mengingat kembali cerita juga tokoh dalam novel yang ia masuki saat ini. Menulis poin penting juga beberapa misi agar dapat kembali ke dunia nyata, ternyata tak semudah menghembuskan napas. Banyak hal yang membuat kegagalan dalam setiap misinya terlebih ia terjebak diantara kedua ketua geng dan terlibat masalah yang sepupunya rasakan. Akankah ia kembali kedalam dunianya atau justru terjebak dan mati mengenaskan seperti ending novel ini? Menjadi antagonis dengan ending yang mengenaskan membuat sebagain pembaca mungkin merasa bahagia. Berhasil menyingkirkan sang antagonis wanita lalu bersuka cita menyambut ending yang mengesankan bagi male dan female lead novel Moonlight.
view moreAlunan lagu milik Fourtwnty berjudul Zona Nyaman, mampu memberikan rasa nyaman di pagi yang dingin ini. Derasnya hujan terasa begitu indah dibumbui nikmatnya kopi panas yang tersedu dalam cangkir di tangannya. Perlahan bibirnya mulai menyeruput minuman berkafein tersebut.
Ia gadis penikmat segala macam kopi terlebih suasana yang sangat mendukung membuatnya terasa benar-benar bebas. Bergelung dalam selimut dengan tatapan fokus pada rintik hujan yang dapat ia lihat dari jendela kamarnya. Namun, hal nyaman itu tak bertahan lama saat suara langkah kaki tergesa memasuki kamarnya.
Pemuda tampan dengan napas ngos-ngosan berjalan menghampirinya kemudian dengan tak berdosanya melemparkan sebuah buku dengan sampul galaksi ke arahnya. Beruntung refleknya bagus sehingga ia bisa menghindari timpukan benda keras itu.
"Apaan?” tanyanya terkesan cuek. Tangannya menyimpan cangkir yang sejak tadi ia pegang, meletakan benda itu di samping kasurnya kemudian menatap buku bersampul galaksi yang ternyata sebuah novel berjudul 'Moonlight'
"Baca novel terbaru gue, setelah itu review hal yang menurut lo jelek dan alurnya gimana?” titahnya tak terbantahkan. Pemuda itu ikut berbaring di sampingnya, "gue bangun lo udah harus selesai." Lanjutnya mampu membuat rahang gadis itu jatuh.
"Mana bisa gitu, Bang? Ah, anjir lah," keluhnya kesal.
"Bisa, Lif. Coba dulu, gue mau tidur. Ingat! Itu novel perdana gue yang bakal disebarluaskan bulan depan. Jadi, jangan sampai lecet atau hilang." Mendengar suara pemuda yang ber-status sebagai Abang sepupunya itu berhasil membuat mood-nya buruk.
"Nyenyenye."
Tangannya mulai membuka lembar novel tersebut, mengabaikan dengkuran halus yang mengganggu pendengarannya saat itu. Bahkan derasnya hujan tak mampu meredam dengkuran dari Abang laknatnya itu.
"Apaan anjir. Masa halaman judul harus seramai ini." Ia mulai mengomentari hal-hal yang menurutnya ribet dan berhasil membuatnya sakit mata.
"Ini lagi, kenapa pemeran utama wanitanya gini banget, sih? Masih mending polos, lah? Ini, udah bego, penakut, sok baik lagi. Cih!" Ia menatap malas Abangnya itu. Merasa jengkel karena telah membuat female lead yang begitu biasa.
"Sumpah! Kenapa pemeran utama cowoknya begitu lebay. Mana plin-plan lagi. Harusnya kalau dari awal cuek dan dingin sampai ending juga harus gitu, jangan pas udah jatuh cinta sifatnya berubah jadi alay bin lebay gini." Kembali menyerukan pendapatnya dengan begitu menggebu bahkan mengigit bantal karena berhasil membuat adegan baper yang terasa sangat nyata baginya seolah ia melupakan beberapa pendapat buruknya tadi.
"Wah gila! Gak nyangka gue ternyata sahabatnya yang jadi penghianat. Ini lagi, antagonisnya keren banget sumpah. Gue suka gaya lo! Dia tahu apa yang harus di lakukan," celotehnya tersenyum sendiri.
Dua jam berlalu, Alif yang sejak tadi berkali-kali dibuat jengkel oleh novel buatan sang Abang secara tiba-tiba menggebrak meja membuat pemuda yang memejamkan matanya itu membuka mata secara tiba-tiba.
"Apaan sih, anjir? Gue kaget, bego!" umpatnya kesal. Ia menduduki dirinya di samping Alif. Memperhatikan sang adik yang kembali fokus pada bacaannya menghiraukan pria yang berdecak kesal di sampingnya.
"Gimana ceritanya?”
Mendengar pertanyaan yang terlontar dari Abangnya membuat Alif menoleh sebal ke arahnya. Beruntung ia telah menyelesaikan bacaannya. Menarik napas panjang sebelum mengungkapkan hal-hal yang menurutnya tak masuk akal juga menyelaraskan kata dan kalimat yang tak tepat menurutnya.
Sang Abang hanya bisa mendengarkan sambil mengangguk meski ia sedikit jengkel pada adiknya itu. Matanya melotot saat mendengar ucapan Alif yang mengatakan bahwa karakteristik tokoh juga latar belakangnya kurang kuat. Hei! Apakah gadis itu tak tahu jika ia sudah berulang kali riset pada beberapa temannya tentang masa remaja mereka.
"Gue masukin lo ke dalam novel, mampus!" gumamnya menatap penuh dendam gadis itu.
•Bad Antagonist•-Jurus Menghindar ala Kaylofia-2 Mei 2024Biarkan semesta menata alurnya-Bad Antagonist-Brakk!Seseorang membanting tubuhnya ke tengah jalanan. Ujung jalan yang terasa gelap dan mencekam membuat bulu halus gadis itu berenang. Menatap sekitar dengan perasaan resah dan takut sebelum akhirnya menatap sepasang kaki yang berdiri kokoh di depannya.Ia mendongakkan kepalanya guna melihat siapa sosok yang ia yakini adalah seorang lelaki. Sialnya cahanya bulan yang begitu terang menutupi pandangannya. Sosok itu terus melangkah maju membuatnya meringsek mundur."Tolong! Tolong!" teriaknya sekuat tenaga berharap ada seseorang yang datang menolongnya meski ia tahu apa pun yang ia lakukan akan sia-sia karena dunia tidak akan berpihak pada tokoh antagonis sepertinya.Mencengkram lehernya erat hingga membuatnya sulit bernapas. Seringai tipis penuh kepuasan terlihat jelas dari mata penuh bulir gadis itu. Tubuhnya sakit disertai gemetar hebat saat telinganya mendengar suara segerom
•Bad Antagonist•-Sedikit Berubah-29 April 2024Berubah itu hal yang wajar. Yang gak wajar itu alasan dari perubahan itu sendiri-Bad Antagonist-Angin malam berembus bersamaan dengan beberapa motor yang melaju kencang. Memiliki tujuan yang sama untuk beristirahat sekaligus mengobati beberapa luka yang melekat pada tubuh mereka. Jarak sepuluh meter dari arah tujuan mereka memilih untuk mematikan motor mereka bertujuan agar tak membangunkan satu-satunya penghuni rumah yang kini sudah terlelap bersama mimpi indahnya.Setelah memarkir motor tepat di dalam garasi, keempat pemuda itu memilih berjalan dari arah dapat belakang yang langsung menghubungkan ke ruang keluarga. Memilih merebahkan punggung yang kaku sebelum kembali berkutat dengan obat-obatan.Lampu temaram membuat beberapa dari mereka menyalakan lampu senter di ponsel masing-masing agar dapat dengan jelas mengobati luka tanpa takut salah tempat atau salah obat. Gak lucu jika obat lebam kita kasih balsem, malah tambah panas buka
•Bad Antagonist• -9 cara menghindari malaikat maut- August 2021 Seberapa jauh kau melangkah, jika tempat pulangmu aku. Percuma! -o0o- Dalam gelapnya malam seorang gadi sedang merenung memikirkan nasib baik untuk kedepannya. Di depan meja belajar kepalanya menengadah menatap hamparan langit malam tanpa bintang seperti malam sebelumnya. Menghela napas berat tangannya mulai menggores tinta di atas kertas putih yang entah sudah lembar keberapa ia coret. Puluhan gumpalan kertas berserakan hampir memenuhi kamar minimalis miliknya. Ia sedang sendirian di rumah milik sepupunya ini sehingga membuatnya harus berpikir matang tentang rencana menyelamatkan hidupnya kelak. 1. Menghindari dari tokoh utama 2. Menjauh dari alur novel yang sebenarnya. 3. Memiliki misi untuk memisahkan dua tokoh utama dengan tujuan agar ia bisa hidup di akhir cerita. 4. Bersekutu dengan antagonis lain untuk memisahkan dua tokoh utama. 5. Menjauh dari male lead setelah misi ketiga dan keempat berhasil. 6.
•Bad Antagonist• -Kena Prank?-August 2k21"Mau seberapa keras kamu merubah takdir, jika sudah jalan keadaan pun tetap sama."-o0o-Markas SEKTA terlihat lebih ramai dari biasanya. Sore ini mereka mendapat tantangan dari musuh abadi mereka yakni BRAPTA. kabar yang Faros dapatkan dari adik kelasnya tentang penyerangan yang dilakukan geng tersebut di sekolahnya akan dituntaskan sore ini juga."SEKTA!""DEKAT. KUAT. SEMANGAT!" seruan pa
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.