Beranda / Romansa / BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA / Bab 13 Kakak Ipar Yang Perhatian

Share

Bab 13 Kakak Ipar Yang Perhatian

Penulis: Endah Tanty
last update Tanggal publikasi: 2026-04-02 20:09:20

Lain hal dengan Nazha, setelah semalam ia di usir dari kamar oleh Reymon, wanita muda itu tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya, di pagi buta dia sudah berada di dapur membantu Mbok War menyiapkan sarapan.

“Mbok War..pernah ke vila yang di puncak?”

“Vila..yang di puncak?” War tampak berpikir.

“Vila kepunyaan Tuan Reymon,” tegas Nazha dengan nada pelan.

“Yang mbok ..tahu, tuan Reymon tak memliki vila.”

“Vila yang ada di kawasan hutan pinus ,” jawab Nazha.

Mbok War menggeleng.“Aku sudah b
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA   BAB 62 Perpisahan

    Deringan ponsel terdengar di ponsel Dimas. Seorang perawat memberitahukan jika Bu Salma sadar dari koma dan selalu menyebut nama Nazha.“Naz, ayo kita ke kamar Bu Salma, dia sudah sadar,”ajak Dimas menarik tangan NazhaKeduanya bergegas menuju ruang perawatan, untung di pagi itu Frans dan Daniel pulang ke rumah setelah semalam menunggui Salma di rumah sakit. Hal ini membuat Dimas sedikit lega.Nazha suduh memakai atribut untuk masuk ke kamar Salma. Ia tak dapat menyembunyikan kesedihanya,“Naz…Nazha..anakku,”ucap Salma lirih hampir tak terdengar“Ibu…”sahut Nazha mencium tangan Salma,air mata langsung tumpah keduanya diam dalam tangis.“Maafkan aku,”ucap Salma tangan bergerak, mengusap wajah Nazha.”Nazha hanya mengangguk meraih telapak tangan Salma, dan berkali-kali menciumnya, hingga telapak tangan itu terasa dingin diiringi napas yang berhenti, dan monitor memperlihatkan garis lurus menandakan jika Salma telah meninggal.“Ibu…”suara Nazha melemah hingga akhirnya tubuhya terjatuh

  • BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA   BAB 61 Kasih Ibu

    Nazha duduk di jok samping Devon yang tengah focus menyetir, tatapannya kosong ke jalanan, tak berkedip, manik mata cokelat tampak berkaca-kaca, memantulkan cahaya lampu kota, hatinya teramat sedih, dua puluh tahun tak pernah bertemu ibu kandungnya, haruskah pertemuan ini dilengkapi dengan tragedi.“Naz…jangan besedih, Bu Salma akan segera pulih,”hibur Devon ekor matanya melirik Nazha“Dia ..ibu kandungku, Bu Salma adalah ibu kandungku,”gumam Nazha pelan“Naz..kamu bicara apa,”Devon sekilas menatap Nazha karena mendengar Nazha berucap sesuatuMata berkaca-kaca itu akhirnya menumpahkan buliran bening ke pipinya, membuat Devon semakin cemas akan kesedihan Nazha,. Devon mempercepat laju mobilnya di jalanan yang lengang, dalam hitungan menit, ia telah sampai di aparteman, mobil jeebnya berhenti diare parkir, kemudian, membantu Nazha untuk masuk ke lift.“Kamu harus isrtirahat, badanmu demam,” ucap Devon ketika melangkahkan kaki masuk ke dalam kamar apartemen,Devon mengambilkan obat per

  • BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA   BAB 60 Balas dendam

    “Bu Salma!”teriak Nazha ketika melihat sebuah mobil menabrak tubuh Salma hingga terpentalKerumunan orang berusaha melihat keadaan Salma, beberapa orang ada yang segera menelepon ambulance, jalan sektika menjadi macet, Nazha yang masih bersimpuh di jalan karena kaki yang cidera tidak bisa berbuat apa-apa, dengan berusaha sekuat tenaga ia berjalan melihat keadaan Salma.“Bu Salma..”Nazha langsung berjongkok mengusap wajah wanita yang telihat terluka parah.Tidak lama terdengar suara sirene mobil polisi dan ambulance, dengan cepat tubuh Salma dibawa, Nazha mendampingi Salma sambil menangis“Apa Anda mengenal korban?”tanya dokter“Iya, saya mengenalnya, “jawab Nazha“Jika begitu hubungi keluarganya secepatnya, kemungkinan dia membutuhkan tindakkan,”suruh dokter“Baik.”Nazha menghubungi Dimas tangannya gemertar.“Ha..hallo Dimas..Bu Salma kecelakaan,”suara Nazha diiringi tangis“Kecelakaan, sekarang dibawa di rumah sakit mana?”“Rumah sakit Medika Internasional, kami segera sampai,t

  • BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA   BAB 59 Tragedi

    Hampir satu jam Daniel, memeriksa semua dokumen dan ia mulai putus asa, lalu tatapannya beralih pada laptop diatas meja, Daniel, mendekati ke arah meja dan membuka laptop lalu menyalakannya,tapi sayang laptop dikunci dengan nomer kombinasi.“Ahhh sial, bagaimana aku akan mencari tahu apa yang disembunyikan Ibu Salma, aku yakin Ibu Salma ada hubunganya dengan S’kontruksi,”Daniel menutup kembali laptop, lalu merapikan meja dan melangkah pergi meningalkan kantor, kini Daniel, sudah menyetir mobilnya, menembus jalanan ibu kota dan berhenti tepat di depan kantor S’kontruksi.“Siapa pemilik S’ kontruksi aku akan mencari tahu,”gumamnya lalu turun dari mobil, didepan kamtor ada satu security“Selam malam pak, ada yang bisa kami bantu?”tanya security“Aku ingin sekali bertemu pemilik S’kontruksi,apakah besok aku bisa menemuinya?”“Dulu pemilik S ‘kontrusi adalah pak Reymon, dan nanmanya R’ kontruksi dan beberapa bulan ini sudah diambil alih yang bertangung jawab semuanya adalah Pak Dimas,”je

  • BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA   BAB 58 Masih Tersembunyi

    Salma tertawa kecil,”Kamu tak pernah berubah, selalu ikut campur dengan rumah tanggaku,”jawab Salma“Benarkan dugaanku, waktu pertama kali kita bertemu di super market,aku bisa melihat matamu jika kamu ketakutan,”Laras pun ikut tertawa kecil“Lantas apa rencanamu, apa kamu akan memberitahukan suamiku tentang Nazha?”“Beri aku 100 juta, aku akan tutup mulut,”pinta Laras sambil terus mengunyah menu di piringnya“Heummm…”Salma bernapas panjang dan berat. lalu menatap Laras tajam“Bagaimana kamu setuju ‘kan?”tanya Laras“Oke, orang kepercayaanku, akan menghubungimu,”jawab Salma dengan tenangLaras tertawa puas, “Waktumu tiga hari mulai saat ini,”tegas Laras“Baik, “Salma berdiri dari duduknya, lalu menuju kasir resto membayar semua menu lalu pergi menuju mobilnya, di dalam mobil ia menghubungi Dimas“Hallo Dimas …seperti dugaanku, Laras memerasku, ia meminta 100 juta, untuk uang tutup mulutnya,”ucap Salma“Aku akan menanganinya Bu Salma, aku pastikan dia akan paham sekarang berhadapan d

  • BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA   BAB 57 Intimidasi

    Laras tampak melamun, wanita tengah baya yang badannya mulai kurus itu berpikir tentang Salma sahabatnya yang dikhianati itu kini memiliki kehidupan mapan dan sukses dua perusahan telah dimilikinya berbanding terbalik dengan dirinya, bahkan tempat tinggal pun sekarang tak dimilikinya.“Aku akan menemui Salma,”gumam LarasLaras menatap Sheren yang dengan lahap menikmati memu makanan yang dibawanya, senyum getir dibibir Laras sedih hatinya seperti tersayat pisau, masa depan putri kesayangan hancur.Setelah menghabiskan waktu bersama selama beberapa jam, Laras berpamitan pulang. Wajah lelah terlihat jelas tapi rasa penasarannya mengalahkan rasa lelahnya setelah beristirahat sejenak di rumah susun sederhana, ia melangkahkan kakinya menuju jalanan lalu menaiki ojek online. Montor melaju cepet menuju pemukiman elit tempat Salma tinggal, waktu sekitar jam delapan malam ketika Laras sampai di rumah Salma, dua mobil mewah terparkir dihalaman rumah. Setelah memberi intruksi pada tukang ojek

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status