مشاركة

Anggota yang Menyamar

مؤلف: Raden Arya
last update تاريخ النشر: 2026-06-27 21:58:39

Segala kenangan bersama ibu angkatnya pun melintas dengan jelas di pikirannya. Ia teringat sejak usia tiga tahun sudah diajari ilmu bela diri, bukan hanya satu aliran, melainkan tiga jenis aliran yang dikuasainya hingga mendekati kesempurnaan.

"Seandainya aku tidak memikirkan nasib kafe milik Tamara yang akan dirusak, mungkin saat itu sudah aku patahkan leher pemimpin geng itu," batin Raga sambil menatap kosong ke atas.

KREEEK!!!

Tiba‑tiba pintu ruangan terbuka perlahan, dan cahaya dari luar mu
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Sosok Perempuan Yang Sangat Ditakuti

    "Sebuah gelang yang dibuat khusus untuk keluarga Wicaksono oleh pengrajin gelang ternama di Kota Valora, tidak mungkin ada yang bisa menirunya karena bahan-bahan untuk membuatnya juga sangat khusus.""Sekarang coba tuan muda ceritakan selama dua puluh lima tahun ini tuan muda berada dimana?"Megi tentu merasa penasaran dengan lika-liku kehidupan yang dihadapi oleh Raga setelah kejadian pada malam itu."Seorang perempuan hebat yang tinggal di sekitar tempat pembuangan sampah Kota Valora, dia menemukanku di dalam sebuah karung yang terikat di tempat pembuangan sampah.""Awalnya dia mengira kalau karung itu berisi barang berharga yang bisa dijual dengan harga tinggi, tapi ternyata isinya adalah seorang anak berusia dua tahun dalam keadaan tidak sadarkan diri.""Perempuan itu lalu membawaku pulang ke rumahnya yang sangat-sangat sederhana, dia merawatku dengan tulus layaknya seperti seorang bayi yang terlahir dari rahimnya.""Dia mengajariku banyak hal mendidikku menjadi laki-laki tangguh

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Putra Seorang Penguasa yang Sangat Ditakuti

    Langit yang berada di atas Kota Valora begitu cerah berwarna biru terang berlukiskan awan putih yang menawan, sinar cahaya Matahari menyinari seluruh Kota Valora, terkecuali dunia bawah yang penuh dengan kejahatan.Di sebuah rumah yang cukup mewah namun tertutup, Raga dirawat oleh seorang perempuan tua bersama dengan anaknya.Megi merupakan seorang dokter yang dulunya menjadi dokter pribadi keluarga Darius Wicaksono, dulu Megi bekerja bersama dengan suaminya yang juga seorang dokter.Raga duduk di atas ranjang tanpa mengenakan baju, hanya memakai celana pendek, pada tubuhnya ada banyak sekali luka memar namun tidak sampai membuat organ dalamnya rusak."Jadi suami nyonya merupakan seorang dokter yang dulunya juga menangani keluarga Darius Wicaksono, sosok ketua mafia yang sangat dihormati di Kota Valora?" Raga mendapatkan sebuah fakta baru yang tentu saja membuatnya sangat terkejut."Kejadian pada malam itu terjadi dengan begitu cepat, langit tiba-tiba bergemuruh, kilatan petir terdeng

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Anggota yang Menyamar

    Segala kenangan bersama ibu angkatnya pun melintas dengan jelas di pikirannya. Ia teringat sejak usia tiga tahun sudah diajari ilmu bela diri, bukan hanya satu aliran, melainkan tiga jenis aliran yang dikuasainya hingga mendekati kesempurnaan."Seandainya aku tidak memikirkan nasib kafe milik Tamara yang akan dirusak, mungkin saat itu sudah aku patahkan leher pemimpin geng itu," batin Raga sambil menatap kosong ke atas.KREEEK!!!Tiba‑tiba pintu ruangan terbuka perlahan, dan cahaya dari luar mulai menerangi ruangan itu.Raga menyipitkan matanya, melihat sesosok laki‑laki berdiri di ambang pintu. Tubuhnya sedikit lebih tinggi dari Raga, rambutnya sudah banyak memutih, dan usianya diperkirakan lebih dari empat puluh tahun."Mau menyiksaku lagi? Dasar pengecut! Jika punya nyali, hadapi aku satu lawan satu secara adil!" tantang Raga.Namun laki‑laki itu bukannya menjawab, melainkan langsung berlutut dan bersujud di hadapan Raga."Tuan Muda! Ampunkan aku karena tidak bisa berbuat apa‑apa s

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Mengalah Karena Terpaksa

    Malam yang dingin di Kota Valora membuat suasana semakin sunyi, hanya ada beberapa mobil yang lalu lalang di jalan raya.Orang-orang yang kebetulan melintas di depan kafe milik Tamara langsung berhenti untuk menyaksikan pertarungan antara seorang pemuda tampan melawan kelompok gengster Taring Emas.Beberapa dari mereka yang sedang menyaksikan pertarungan langsung mengambil gambar dan mengunggahnya di akun media sosial mereka.Sesuatu hal yang sudah masuk ke media sosial tentu akan menyebar dengan cepat.Tanpa diketahui oleh Raga, tiga ratus empat puluh anggota kelompok gengster Taring Emas sedang menuju ke kafe milik Tamara.Semua kendaraan yang sedang melintas langsung menyingkir ketika melihat iring-iringan sepeda motor kelompok gengster Taring Emas yang memenuhi jalan.Suara bising dari kenalpot motor anggota kelompok gengster Taring Emas menggetarkan setiap bangunan yang dilewati oleh mereka, para penduduk langsung mengunci pintu rumah dan jendela rapat-rapat.Dari radius ratusan

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Bukan Tandingan Bagi Raga

    Albert melayangkan tendangan kaki kirinya ke arah perut Raga.Namun Albert justru terdorong ke belakang dan hampir membuatnya kehilangan keseimbangan.Bagaikan menendang sebuah dinding yang sangat kokoh.Raga tidak bergeming sedikitpun walaupun tapak sepatu Albert membekas pada bajunya."Kuat sekali!" Ucap pelan Anggun melotot ke arah Raga.Genta dan teman-temannya langsung tertegun, keberanian mereka langsung menjadi goyah."Pemuda bertubuh kurus sepertimu ternyata kuat juga, mampu menahan tendangan kaki kiriku secara langsung, kalau begitu ayo kita buktikan apakah kau mampu menahan kerasnya tongkat bisbol!"Albert langsung memberikan kode dengan jarinya kepada anak buahnya, sebuah kode untuk menyerang Raga."Tamara, Galih, Anggun, mundurlah." Ucap Raga sambil membuka kancing bajunya.Setelah melepas rompi hitam bermodel jas, Raga langsung melipat lengan baju kemeja putihnya.PANGGG!!!SETSET!!!Dengan sangat cepat Raga menghindari tongkat-tongkat bisbol yang mengarah kepada dirinya.

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Balas Dendam, Raga Dikeroyok

    Pukul sebelas malam, Tamara datang kembali ke kafenya.Tamara meminta kepada ketiga pegawainya supaya tutup lebih awal karena ia ingin mengajak Raga ke sebuah tempat hiburan malam.Namun baru saja kafe milik Tamara tutup, sekelompok gengster justru mendatangi tempat tersebut.Tamara yang sedang berdiri di depan kafenya bersama dengan Raga, Galih, dan Anggun merasa cukup terkejut dengan kedatangan sepuluh anggota kelompok gengster Taring Emas yang diketuai oleh Albert."Dasar laki-laki sialan, kenapa dia datang kesini bersama dengan anggota gengnya yang lain?" Umpat Tamara menatap kesal ke arah Genta, namun Tamara tidak bisa marah secara langsung karena takut dengan kelompok gengster Taring Emas."Ra! Aku mempunyai firasat yang buruk terhadap dirimu." Bisik Galih."Santai saja," Jawab Raga tidak merasa takut sedikitpun.Albert melontarkan sebuah senyuman ke arah Tamara."Hahaha..... Tamara sayang, semakin cantik saja dirimu!" Ucap Albert menggoda."Heheee, Albert! Kenapa kamu tiba-tiba

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Membangunkan Serigala Yang Tertidur

    Draxen Varga berdiri angkuh di hadapan warga yang sudah berkumpul. Matanya menatap tajam ke sekeliling, membuat siapa saja yang bertemu pandang dengannya langsung menunduk ketakutan. "Tadi siang, dua orang anak buahku terluka parah! Mereka pulang dengan kondisi hancur karena dipukuli habis-habisa

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Mencari Angin Segar

    Pukul 21.00 malam.Udara malam yang sejuk menyapa wajah mereka. Raga dan Jaka berkeliling di pinggiran kota dengan mengendarai sebuah sepeda motor tua yang sudah agak penyok, tanpa pelat nomor, dan tentu saja tanpa helm—sesuai kebiasaan anak-anak jalanan di sana. Jaka duduk di bagian depan sebagai

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Amarah Yang Meledak

    Leo melangkah maju, menatap keduanya dengan pandangan yang seolah ingin membunuh. "Diam saja kalau tidak mau celaka. Lebih baik kalian pergi dari sini sebelum kami patahkan leher kalian satu per satu!" Namun, Raga sama sekali tidak bergeming. Seolah tak mendengar ancaman mengerikan itu, ia berjala

  • Balas Dendam Putra Mafia Terkuat   Mimpi Buruk

    Kilatan petir menyambar tiada henti, menerangi langit kelam seolah sedang meluapkan kemarahan. Hujan rintik-rintik membasahi bumi, seakan alam pun turut mengutuk peristiwa mengerikan yang baru saja terjadi. Di dalam sebuah rumah mewah yang megah, lantai marmer yang mengilap kini berubah menjadi lau

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status