مشاركة

Bab 135

مؤلف: Lalapoo
last update تاريخ النشر: 2026-07-07 22:33:41

Kalimat itu meluncur begitu saja dengan pelan dan lembut. Tanpa sedikit pun nada meninggi, tapi karena disampaikan dengan begitu tenang, seluruh isi rumah kaca seakan kehilangan suara.

Tangan Pricilla yang semula bertumpu di atas meja perlahan menegang. Senyumnya menghilang dan wajahnya yang semula merona kini berubah pucat sedikit demi sedikit. Ia tentu mengerti jika Laticia tidak sedang berbicara tentang sepotong steik. Wanita itu sedang berbicara tentang Carsein.

Ema yang berdiri di belakang
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق
تعليقات (3)
goodnovel comment avatar
Rina Damayanti
kaisar arogan jasmani rohani
goodnovel comment avatar
Tati S
thooor ip lagi dooong
goodnovel comment avatar
Tati S
kaisar gebleg bisanya cuman nyakitin lati
عرض جميع التعليقات

أحدث فصل

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 179

    Kebakaran Lumbung Barat membuat seluruh ibu kota berada dalam keadaan siaga. Sejak pagi, para pejabat keluar masuk istana tanpa henti membawa laporan dari berbagai wilayah. Gudang-gudang penyimpanan diperiksa satu per satu, jumlah persediaan dihitung ulang, sementara para utusan berkuda terus dikirim ke berbagai daerah untuk memastikan cadangan pangan yang masih tersisa.Tidak seorang pun berani meremehkan keadaan itu. Musim panen telah lama berakhir, sedangkan pergantian musim tinggal menghitung minggu. Seharusnya seluruh lumbung kekaisaran sudah penuh sejak beberapa bulan sebelumnya untuk menghadapi musim berikutnya. Kini, setelah Lumbung Barat musnah, semua orang akhirnya menyadari betapa rapuhnya keadaan pangan kekaisaran.Namun laporan yang datang justru semakin memperburuk keadaan. Sebagian besar wilayah hanya memiliki persediaan yang cukup untuk rakyat mereka sendiri. Tidak ada yang berani mengirim bantuan dalam jumlah besar karena mereka juga harus bersiap menghadapi musim yan

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 178

    "Tidak!""Tolong, Yang Mulia!""Itu tidak adil!"Jeritan memenuhi halaman istana. Beberapa orang menangis histeris, sementara yang lain berusaha melepaskan diri dari cengkeraman para kesatria.Di sisi lain, Laticia hanya berdiri dalam diam. Wajahnya tetap tenang, tanpa sedikit pun menunjukkan kepuasan ataupun belas kasihan. Bagi seorang penguasa setiap keputusan memiliki harga. Dan hari itu, Carsein telah memilih membayar harga dari keputusannya sendiri.Sementara Pricilla berdiri membeku di tempatnya. Jemarinya mengepal erat di balik lengan gaunnya. Ia tidak menyangka Carsein akan mengambil keputusan yang jauh lebih kejam daripada usulan yang disampaikan Laticia.Ia menyadari bahwa di hadapan urusan takhta, bahkan suaranya pun tidak selalu mampu mengubah keputusan sang kaisar.Jeritan para terpidana perlahan menghilang. Para kesatria menyeret mereka satu per satu menuju ruang tahanan, sementara keluarga mereka menangis dan memohon belas kasihan. Namun pagi itu, tidak ada seorang pun

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 177

    Carsein terdiam. Tatapannya masih tertuju pada para bangsawan yang berlutut di hadapannya, tetapi pikirannya sudah melayang jauh ke masa lalu. Tanpa ia sadari, Laticia baru saja menyeretnya kembali pada keputusan-keputusan yang pernah ia buat dengan tangannya sendiri.Dahulu, seorang bangsawan pernah dijatuhi hukuman mati hanya karena terbukti melakukan korupsi terhadap kas kekaisaran. Begitu pula keluarga Valcren yang dihukum atas tuduhan pengkhianatan. Saat itu Carsein tidak pernah ragu menghunus pedang keadilan.Laticia melihat perubahan di wajahnya, tetapi ia tidak memberi kesempatan sedikit pun bagi Carsein untuk tenggelam dalam keraguannya."Kalau begitu..." ucapnya pelan, "Hukum mati mereka semua."Suara itu tidak keras. Namun setiap kata yang keluar dari bibirnya membuat seluruh halaman istana seolah membeku.Para bangsawan yang berlutut langsung memucat. Beberapa di antara mereka bahkan jatuh bersimpuh sambil memohon ampun. Para pejabat saling berpandangan dengan wajah tegang

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 176

    Fajar baru saja menyingsing di atas ibu kota. Kabut tipis masih menyelimuti halaman Istana Kekaisaran, sementara sebagian besar pelayan bahkan belum memulai pekerjaan mereka. Keheningan pagi itu mendadak pecah oleh derap langkah puluhan kesatria yang memasuki gerbang utama dengan tergesa-gesa.Di tengah barisan itu, beberapa orang diseret dengan kedua tangan terikat ke belakang. Wajah mereka pucat, pakaian mereka berantakan, dan sebagian bahkan nyaris tidak mampu berdiri. Mereka adalah bangsawan yang bertanggung jawab atas Lumbung Barat beserta beberapa pejabat yang selama bertahun-tahun mengelola persediaan pangan kekaisaran.Keributan itu dengan cepat menarik perhatian seluruh penghuni istana.Pintu Istana Ratu terbuka.Laticia melangkah keluar dengan mantel panjang berwarna gelap yang menutupi gaun tidurnya. Rambutnya belum dihias rumit seperti biasanya, hanya diikat sederhana di belakang kepala. Meski baru saja terbangun, sorot matanya tetap tenang, seolah sudah menduga pagi itu t

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 175

    Jawaban itu terdengar dingin, tetapi tidak sepenuhnya salah. Dulu, setiap kali Carsein kebingungan, Laticialah yang diam-diam menyusun jalan keluarnya. Ia memberi saran, memperbaiki kesalahan para menteri, bahkan menyelesaikan masalah sebelum sampai ke telinga sang kaisar.Namun perempuan itu telah memutuskan untuk berhenti melakukan semua itu. Jika Carsein ingin menjadi seorang kaisar maka sudah waktunya ia belajar mencari jawabannya sendiri.Laticia sama sekali tidak berniat membantu Carsein lebih dari yang menjadi kewajibannya sebagai ratu.Selama bertahun-tahun, dialah yang diam-diam menjaga kekaisaran tetap berdiri. Setiap krisis diselesaikannya sebelum membesar, setiap kesalahan para pejabat ditutupinya, dan setiap keputusan yang menyelamatkan pemerintahan selalu lahir dari kerja kerasnya. Namun semua pujian jatuh kepada Carsein.Kini semuanya telah berakhir.Carsein menginginkan takhta, tetapi tidak pernah benar-benar belajar bagaimana mempertahankannya. Ia haus akan kekuasaan,

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 174

    Tidak sampai setengah jam kemudian, iring-iringan kereta kerajaan berhenti di depan Lumbung Barat.Bau kayu hangus langsung memenuhi udara. Asap tipis masih mengepul dari sisa-sisa bangunan yang menghitam. Para prajurit dan pekerja terlihat mondar-mandir membawa ember berisi air untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala.Begitu turun dari kereta, langkah Laticia terhenti. Tatapannya tertuju pada bangunan besar yang kini hanya menyisakan tiang-tiang kayu yang gosong.Atapnya telah runtuh. Dinding-dinding penyimpanan ambruk menjadi puing. Karung-karung gandum yang seharusnya memenuhi gudang kini berubah menjadi abu hitam yang bercampur dengan sisa kayu terbakar.Tidak ada yang tersisa. Beberapa pejabat yang lebih dulu tiba segera menghampirinya dengan wajah panik."Yang Mulia...""Semuanya terjadi terlalu cepat.""Kami tidak sempat menyelamatkan isi gudang."Laticia tidak langsung menjawab. Ia melangkah perlahan memasuki area lumbung yang telah dipenuhi puing-puing. Sepatu kul

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 3

    “Apa kau kerasukan setan?”Laticia tertegun sebelum perlahan menghela napas, ekspresinya tetap tenang.“Yang Mulia,” ucapnya pelan, “saya serius.”Tatapan Carsein langsung berubah tajam. Ia melepaskan tangannya dari bahu Pricilla lalu berjalan mendekati Laticia perlahan.Langkahnya berhenti tepat di

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 2

    Langkah kaki Carsein menjauh tanpa ragu, gema sepatunya perlahan menghilang di balik lorong istana. Pintu ruang makan tertutup, menyisakan keheningan yang terasa begitu berat.Laticia tetap duduk di kursinya, punggungnya masih tegak seperti seorang ratu, namun napasnya perlahan terlepas. Ia memejamk

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 1

    “Aku setuju bercerai.”Suara itu memecah keheningan ruang makan yang luas, menggema di antara dinding marmer dan langit-langit tinggi yang biasanya terasa begitu megah.Laticia Valcren de Ascham, Ratu Kekaisaran Ascham, duduk dengan punggung lurus. Tatapannya terarah lurus ke depan, pada suaminya—Ka

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 37

    Suasana di sekitar mereka langsung berubah canggung begitu nama Grand Duke Lereg disebutkan.Beberapa bangsawan yang berdiri tidak jauh dari sana saling melirik kecil sambil berpura-pura tetap melanjutkan percakapan masing-masing. Bahkan seorang viscount tua buru-buru meneguk wine-nya terlalu cepat

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status