Billionare Wife

Billionare Wife

last updateLast Updated : 2026-10-06
By:  KarlinanoviUpdated just now
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Not enough ratings
12Chapters
14views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Senandung di khianati oleh dua orang yang paling ia sayangi, yaitu kekasih dan sahabatnya. Ia menyaksikan bagaimana mereka berbagi peluh. Malam itu, Senandung pun pergi dari rumah. Dan ia melakukan one night stand dengan seorang pria misterius.

View More

Chapter 1

Bab 1

Bab 1

"Ahh."

Suara desahan menggema di sebuah ruangan. Seorang pria bergerak liar di atas tubuh seorang perempuan. Tubuh mereka bergerak seirama, peluh membasahi keduanya.

Sesekali teriakan kenikmatan terdengar keluar dari mulut perempuan itu. Lelaki itu menundukkan kepalanya lalu meraup habis bibir sexy si perempuan.

"Sayang, lebih dalam lagi," jerit perempuan itu tertahan.

"Sesuai maumu, sayang," jawabnya.

Keduanya terus saling memompa tubuh mereka masing-masing sampai mereka mencapai kenikmatan.

Di sisi lain, seorang gadis berjalan dengan semangat dan ceria. Ia membawa beberapa kantong makanan.

"Adrian pasti sudah sangat lapar, kasian dia," gumamnya di sela langkah kakinya.

Sesekali gadis itu bersenandung lirih, ia menyapa setiap orang yang ia temui. Senyum tak lepas dari bibir mungilnya.

Tak berselang lama, ia pun sampai di rumah yang ia kontrakan untuk Adrian. Ya, kekasihnya itu bisa tinggal di rumah itu, karena sang pacar yang menyewakannya.

Ia hendak mengambil kunci untuk membuka pintu.

"Tidak di kunci," lirihnya lalu perlahan membuka handle pintu.

Langkah kakinya perlahan masuk, hening, Senandung mengedarkan pandangannya mencari sang kekasih.

"Dimana dia?" gumamnya.

Senandung bergerak menuju dapur, menyimpan barang belanjaannya.

"Apa Adrian sedang di kamar ya?" gumamnya bertanya-tanya.

Senandung pun bergerak perlahan menuju kamarnya yang berada di lantai atas. Satu persatu tangga ia naiki, begitu sampai di lantai atas ia pun tertegun.

"Celana dalam?" gumamnya kala melihat celana dalam wanita yang berwarna merah terang tergeletak begitu saja.

Senandung menunduk, mengambil celana itu. Melihatnya.

"Bukan milikku," gumamnya.

Senandung terdiam, pikirannya langsung kosong. Samar, Senandung mendengar suara desahan.

Pintu kamar terbuka sedikit, gadis itu mematung. Perlahan ia berjalan, menuju kamar tersebut .

"Ahh, ahh." Suara desahan itu menggema di dalam kamar. Kamar yang seharusnya akan menjadi tempat malam pertamanya kelak ketika ia menikah dengan sang kekasih.

Dengan tangan bergetar, ia perlahan membuka pintu kamarnya. Senandung membeku kala ia melihat dua siluet tubuh berada di atas ranjangnya. Nafasnya tercekat, kedua matanya berkaca-kaca.

Ia begitu mengenali siapa pemilik tubuh itu.

"Adrian," gumamnya dengan suara bergetar menahan tangis.

Kedua tangannya menutup mulutnya, ia benar-benar tidak menyangka jika hari ini ia akan melihat perselingkuhan pria paling ia cintai.

Tubuhnya bergetar menahan tangis, sementara kedua orang itu masih asyik bergelut.

"Ahh, Allora tubuhmu candu sekali."

Deg

"A-llora?"

Dunia Senandung terasa begitu hancur. Allora, perempuan itu adalah sahabatnya, bagaimana bisa ia melakukan hal sehina itu.

"Kapan kamu akan memutuskan Senandung? Aku bisa memberikan apa yang tidak bisa perempuan itu berikan," ucap Allora yang masih berada tepat di bawah tubuh besar Adrian.

Lelaki itu menyeringai, mengusap peluh yang ada di kening Allora. "Aku tidak bisa, Sayang. Kau tahu sendiri jika Senandung adalah mesin uangku. Aku masih sangat membutuhkannya, jika kerjasamaku dengan perusahaan Zaderta lolos maka aku akan segera meninggalkan dirinya untukmu."

Senandung memundurkan langkah kakinya, ia benar-benar tidak menyangka jika ia akan mengetahui fakta yang begitu sangat menyakitkan hatinya.

Prang

Karena ia tak melihat langkah kakinya, Senandung tak sadar jika ia menabrak meja di belakangnya. Vas bunga tersebut terjatuh membuat Adrian dan Allora seketika terkesiap kaget.

Adrian langsung berdiri, dan memakai celana pendeknya. Senandung langsung bersembunyi, menyembunyikan tubuh mungilnya di balik lemari. Senandung menutup mulutnya, menahan isak tangisnya.

"Jahat."

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
12 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status