Teilen

BAB 347 : Banyak Wajah

last update Veröffentlichungsdatum: 08.09.2026 23:56:53

Siang hari yang cerah di sekolah Syahdan. Saifanny duduk di kursi panjang menunggu Syahdan dan Mabelle menyelesaikan pelajarannya. Ia sudah menghubungi dr. Eliza untuk sesi terapi Mabelle hari ini juga. Ia tak mau mengambil resiko mempertemukan Mabelle dengan Marcus dulu, karena bisa saja pria itu memberikan doktrin dan skenario lain untuk dijalankan oleh putrinya.

Tringgg! Tringgg! Tringgg!

Bel sekolah pun berbunyi nyaring, menandakan proses pembelajaran hari itu telah selesai. Para murid lan
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel

Aktuellstes Kapitel

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 347 : Banyak Wajah

    Siang hari yang cerah di sekolah Syahdan. Saifanny duduk di kursi panjang menunggu Syahdan dan Mabelle menyelesaikan pelajarannya. Ia sudah menghubungi dr. Eliza untuk sesi terapi Mabelle hari ini juga. Ia tak mau mengambil resiko mempertemukan Mabelle dengan Marcus dulu, karena bisa saja pria itu memberikan doktrin dan skenario lain untuk dijalankan oleh putrinya.Tringgg! Tringgg! Tringgg! Bel sekolah pun berbunyi nyaring, menandakan proses pembelajaran hari itu telah selesai. Para murid langsung berhamburan keluar kelas, memenuhi halaman sekolah dari berbagai pintu kelas.Saifanny berdiri, matanya mengedar ke kelas 4 dimana kelas Syahdan berada, dan di kelas 5 dimana Mabelle berada.Syahdan berlari menghampirinya, sementara Mabelle mengedarkan pandangannya mencari ayahnya."Mabelle, kesini sayang" Ajak Saifanny dengan lambaian tangannya.Syahdan otomatis melirik ke arah Mabelle tanpa senyum di bibirnya."Syahie, mama pengen nganter Mabelle ketemu dokter Eliza sekarang, kamu inget

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 346 : Awal dari Sebuah Siasat

    ​Pagi hari menyapa kediaman Saifanny dengan hamparan cahaya hangat, namun atmosfer di dalam rumah masih dibalut sisa kecanggungan pasca-kepergian Adrian semalam.Di meja makan, Syahdan dan Saifanny duduk berseberangan, menikmati sarapan dalam keheningan yang tenang.​Saifanny menghentikan suapannya sejenak, lalu meraih ponsel yang tergeletak di samping piring. Jemarinya bergerak lincah menelusuri daftar kontak hingga menemukan nama Rizal—pengacara kepercayaannya sekaligus suami dari teman dekatnya.​"Rizal, sepertinya pembatalan kontrak kerja dengan Manggala Tech kita tunda dulu," ketik Saifanny dalam sebuah pesan singkat.​Hanya butuh jeda beberapa detik sebelum layar ponselnya kembali menyala menampakkan balasan dari Rizal.​"Oke, Sai. Boleh aku tahu kenapa kamu ingin menundanya?" Tanya Rizal dalam pesan balasannya.​Saifanny menatap barisan kalimat itu seraya menghela nafas tipis. Ia menimbang-nimbang batas informasi yang aman untuk disampaikan."Ada masalah pribadi, Zal. Aku belum

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 345 : Misi Tersembunyi

    Malam makin merambat larut tatkala Saifanny tiba di pekarangan rumahnya. Langkah kakinya terasa berat, seberat gelombang emosi dan misteri kelam yang baru saja membakar kepalanya sepanjang perjalanan dari rumah sakit. ​Tepat saat jemarinya menyentuh gagang pintu utama, sebuah mobil mewah berwarna hitam membelah kegelapan dan berhenti presisi di pelataran parkir. Saifanny refleks menoleh, mengenali kendaraan yang tak asing baginya itu. ​Pintu mobil terbuka. Syahdan dan Adrian melangkah keluar seraya membawa dua buah paperbag berukuran besar. ​"Mama...!" Teriak Syahdan penuh kegembiraan begitu mendapati ibunya berdiri di ambang pintu. Anak laki-laki itu berlari kencang memotong jarak. ​Ukiran senyum manis terbit di bibir Saifanny yang pucat. "Hati-hati, Sayang. Awas jatuh," ujar Saifanny lembut seraya bergegas mendorong pintu rumah lebih lebar demi menyambut putranya. ​Adrian menyusul dari belakang dengan langkah tenang, memegang erat kantong-kantong belanjaan di kedua tangannya.

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 344 : Konspirasi dan Kenekatan

    Ketegangan di dalam ruang rawat Bima perlahan-lahan mulai mereda, namun riak-riak keterkejutan di benak Saifanny belum sepenuhnya hilang.Batinnya masih diliputi oleh deretan tanda tanya besar serta ketidakpercayaan yang membakar dada.​Saifanny paham betul bahwa Marcus adalah sosok narsitik berdarah dingin dan seorang sosiopat ulung.Namun, hal yang paling sulit ia terima adalah kenyataan bahwasanya pria itu mendidik putrinya sendiri dengan pola manipulatif yang persis sama seperti bagaimana klan Manggala mendidiknya dulu.​Di lubuk hatinya yang terdalam, Saifanny merasa iba pada nasib Mabelle. Sebuah bisikan empati menyusup di dadanya; ia sangat berharap andai saja ibu kandung gadis cilik itu masih hidup untuk menyelamatkannya dari cengkeraman psikologis Marcus.​Saifanny berdeham singkat, mencoba meredam getar kecemasan di tenggorokannya."Bima... Apa Adrian tahu mengenai semua ini? Tentang Marcus yang adalah pelaku utama pembullyannya dulu?" Tanya Saifanny dengan intonasi setengah

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 343 : Motif Kebencian dan Alihan Sang Target

    Suasana di dalam ruang rawat inap Bima masih dibalut ketegangan yang pekat. Penyelidikan mendalam yang pernah dilakukan Bima sejak masa perkuliahan Marcus kini kembali berlanjut, membedah helai demi helai benang kusut yang menghubungkan masa lalu mereka. ​Saifanny menghembuskan napas lelah. Ia kembali membuka suara, menyuarakan keheranan yang terus merayapi benaknya. ​"Tapi kenapa Marcus begitu membenci Adrian? Mereka kan berkuliah di tempat yang berbeda?" Tanya Saifanny dengan kerutan heran di dahinya. ​Bima menggerakkan bahunya singkat, menata posisi duduknya di atas ranjang. "Aku juga awalnya tidak mengerti. Tapi... Sepertinya Marcus selalu berusaha menyingkirkan orang-orang yang menurutnya menyebalkan atau menghalangi jalannya," kata Bima mantap. ​"Entah hal spesifik apa yang membuat Marcus begitu membenci Adrian, yang pasti dia tidak akan pernah segan untuk menyingkirkannya," lanjut Bima dengan intonasi rendah yang sarat akan peringatan. ​Saifanny terpaku sejenak. Pikirannya

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 342 : Bayang Kelam Sang Pengatur Skenario

    Malam mulai merambat turun memeluk kediaman Saifanny, namun belum ada tanda-tanda kehadiran Adrian yang seharusnya mengantar Syahdan pulang ke rumah.Saifanny menghembuskan napas lelah yang sarat akan kecemasan. Rentetan pesan singkat yang ia layangkan ke ponsel Syahdan sejak petang sama sekali belum membuahkan balasan dari putranya itu.​Didesak rasa khawatir yang makin membuncah, Saifanny kembali meraih ponselnya. Kali ini, jarinya menekan nomor kontak Adrian.​Tringgg! Tringgg! Tringgg!​Klik!​Sambungan telepon akhirnya terhubung, menghantarkan deru halus suara mesin dan hiruk-pikuk samar lalu lintas di seberang sana.​"Halo..." Jawab suara Adrian yang terdengar tenang di balik kemudi.​"Kalian di mana? Kamu akan mengantar Syahdan pulang ke sini, kan?" Tanya Saifanny tanpa basa-basi.​Adrian berdeham singkat, menguasai irama bicaranya."Iya, pasti aku akan mengantar Syahdan pulang ke sana. Kami baru saja dari rumah sakit, sekarang mau mampir ke mall sebentar," terang Adrian diplom

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 1 : Terungkapnya Perselingkuhan

    Lantai 3 Hotel Anggrek. Aroma pengharum ruangan khas hotel terasa menyengat di hidung Saifanny. Ia berdiri di depan kamar 308, menggenggam sebuah kunci yang didapatkannya setelah mengelabui seorang resepsionis dengan alasan telah kehilangan kuncinya. Begitu memasuki kamar, Saifanny membeku. Suamin

  • Cara Menangani Perselingkuhan   Bab 5

    Saifanny sebenarnya tidak peduli jika Adrian tahu ia datang ke kantor secara diam-diam. Ia menyadari dirinya memang terlihat seperti pencuri saat itu, mengendap-ngendap dan mengintai suaminya sendiri. Namun bagi Saifanny, mencari kebenaran bukanlah sebuah kejahatan. Adrian mengirim pesan lagi. Pri

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 4

    Hari telah berlalu dan Saifanny terus memandangi ponselnya. Belum ada pesan masuk dari wanita itu. Ia sempat berpikir, apa mungkin Ranaya melapor kepada suaminya? Namun, jika wanita itu melapor, ia tidak mungkin memberikan nomor teleponnya sejak awal. Saifanny mencoba mengalihkan perhatiannya pada

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 2

    Saifanny menjalankan sepeda motornya menuju kantor Zain. Ia ingin melihat dengan mata kepalanya sendiri wujud dari wanita itu. Dengan perasaan campur aduk, ia memarkirkan motornya. Sudah lama ia tidak menginjakkan kaki di kantor ini, mungkin sejak ia mengumumkan akan mengundurkan diri untuk menikah

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status