หน้าหลัก / Romansa / Hasrat Wanita Desa / Bab 103 Mencicipi Anaknya Di Depan Ibunya

แชร์

Bab 103 Mencicipi Anaknya Di Depan Ibunya

ผู้เขียน: Tristar
last update ปรับปรุงล่าสุด: 2026-01-01 20:25:57
Pagi hari.

Erfan terbangun dari tidurnya, dia tidak melihat Dewi di kamarnya, dia menyangka jika Dewi sudah kembali ke rumahnya. Erfan pun bangkit pergi ke kamar mandi, dia mandi, berganti pakaian menggunakan menggunakan pakaian santai, lalu keluar dari kamar.

Saat Erfan turun ke bawah, dia mendengar suara orang memasak. Ternyata Dewi lah yang sedang memasak.

"Aku kira kamu sudah pulang," ucap Erfan, sambil berjalan menghampiri Dewi.

Dewi menatap Erfan dengan tatapan lembut,

"Tentu tidak! masa aku pulang sebelum melayanimu," balas Dewi.

"Melayani apa nih?" tanya Erfan, sambil memeluk Dewi dari belakang, lalu mengecup lehernya.

"Tentu melayani makannya! emangnya kamu berpikir apa dasar mesum!" jawab Dewi, sambil tertawa kecil.

"Aku kira melayani ini!" ucap Erfan, sambil menyentuh area gua Dewi, yang membuat wanita itu seketika mendesah.

"Ahh..sayang! jangan nakal oke! aku lagi masak nih," ucap Dewi, sambil menoleh ke belakang sedikit.

Erfan terkekeh, dia tidak melanj
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 141 Wanita Di Kegelapan

    Erfan kembali ke sisi Shara. Shara langsung melingkarkan tangannya di leher Erfan dengan tingkah manja."Sayang, kamu sangat hebat," ucap Shara, dengan nada ceria, penuh kekaguman.Erfan tersenyum, lalu mengecup kening wanita itu.Selanjutnya adalah acara pembagian hadiah, untuk pemenang lomba modifikasi terbaik.Erfan memanggil Jek. Jek dengan patuh langsung menghampirinya."Ada apa tuan muda?" tanya Jek, dengan sopan."Aku ingin menambahkan hadiah untuk juara modifikasi. Anggap saja ini rasa kasih saya, untuk kalian semua!" ucap Erfan, sambil tersenyum."Benarkah?" Jek sangat antusias."Tentu saja! ada berapa kelas modifikasi yang berlomba?" tanya Erfan."Ada 3 kelas," balas Jek."Oke, aku akan memberi juara pertama sebesar 1 miliar, juara dua 750 juta, juara tiga 500 juta," ucap Erfan dengan santai.Mendengar nilai uang yang besar itu, membuat Jek mematung sesaat, lalu dia kembali sadar, kemudian berkata dengan kaku."Tuan...tuan muda, itu...terlalu banyak!" "Iya sayang, itu terla

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 140 Erfan Naik Ke Atas Panggung

    Erfan dan Shara di beri tempat duduk khusus, di depan panggung. Acara dimulai. Acara demi acara di lakukan. Seperti sambutan dari pada tokoh otomotif yang terkenal di kota zau. Erfan dan Shara hanya menonton dengan tenang, sambil menikmati hadapannya yang tersedia. Beberapa saat kemudian, Masuk ke sesi tanya jawab, yang sangat di nantikan para peserta acara. Mc Acara memanggil nama Erfan dengan nada menggelegar. "Pada sesi tanya jawab kali ini, saya akan mengundang Tuan Muda Erfan, dari komunitas Tristar ibu kota! beri tepuk tangan!" Prok Prok Prok Suara tepuk tangan memenuhi area tersebut. Erfan dengan langkah santai, naik ke atas panggung. Semua orang yang tahu Erfan menatapnya dengan tatapan antusias, yang tidak tahu mereka sangat penasaran.Di atas panggung tersedia sofa, Erfan pun duduk di sofa tersebut. Mc Memberikan mic kepada nya."Halo, teman semuanya, di sini saya akan menjawab pertanyaan kalian, dalam hal apapun! jadi tidak hanya menyangkut tentang otomotif," ucap E

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 139 Mantan Shara Arogan

    Sudah waktunya acara di mulai. Para peserta pergi ke tempat panggung acara berada termasuk Erfan dan Shara. Saat Erfan, Shara, dan beberapa panitia termasuk Jek sedang berjalan menuju panggung, tiba-tiba teriak penuh amarah seorang pria terdengar dari arah depan mereka. "Shara, jadi ini pacar baru mu!" terlihat seorang pria muda pemilik suara itu, berjalan dari arah depan di ikuti beberapa pria dan wanita. Melihat siapa yang berteriak itu, wajah Shara menjadi gelap, sementara Erfan mengerutkan keningnya. Jek berbisik di telinga Erfan. "Tuan muda, dia mantan pacar Shara. Orangnya sangat arogan," "Apa dia memiliki latar belakang besar?" tanya Erfan, dengan santai. "Iya, dia berasal dari keluarga besar dari kota zau, dan dia juga pemimpin salah satu komunitas mobil yang ada di kota zau. Tapi jika dibandingkan dengan tuan muda, dia tidak ada apa-apanya," balas Jek. Di akhir perkataannya, dia berbicara dengan nada mengejek. Erfan mengangguk mengerti. Semua peserta yang berjala

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 138 Acara Komunitas Mobil

    Mobil Lamborghini melesat di jalanan kota, dengan suara raungan mesin yang menggelegar."Sayang, seru banget yah, naik mobil kayak gini," ucap Shara, dengan antusias."Kalo menyetirnya sendiri lebih seru loh," balas Erfan, sambil tersenyum."Kalo gitu nanti ajarin aku yah!" pinta Shara, ekspresinya terlihat memohon."Oke, nanti aku ajarin," balas Erfan.Shara terlihat senang, dia mengucup pipi Erfan, lalu memeluk satu lengan Erfan dengan manja."Oh iya, kamu gak ngajak Geya? terus Zihan ke mana? kan dia anak komunitas juga," tanya Erfan, dengan nada santai."Geya lagi sibuk sayang, kalo gak percaya tanya saja! kalo Zihan di larang sama keluarga, gara-gara dulu tuh pas kita menginap di hotel sama kamu," balas Shara."Zihan di hukum, gara-gara itu?" Erfan merasa tidak enak."Iya sayang, keluarga nya hanya membolehkan dia keluar sampai sore saja, tidak boleh keluar malam," balas Shara dengan nada sedih."Aku harus berbicara sama keluarga kalo gitu," balas Erfan, dengan serius. Karena dia

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 137 Pergi Ke Rumah Shara

    Shara baru membalas pesan Erfan setelah 2 jam pesan dari Erfan di kirim. Shara memberi tahu, jika acaranya di adakan malam hari. Erfan membalas, jika dia akan berangkat ke kota untuk menghadiri acara tersebut. Shara sangat senang, dia pun ingin Erfan menjemputnya, dia rumahnya nanti. Erfan tentu saja setuju, dengan permintaan Shara.===Sore hari tiba, Erfan melajukan mobilnya keluar dari Kampung Mawar. Erfan memakai mobil Lamborghini Veneno Roadster nya yang sudah lama tida dia pakai, semenjak memiliki mobil Lamborghini Urus.Karena Erfan menggunakan mobil sport nya itu, dia sampai di kota memakan waktu lebih lama.Sampai di kota, Erfan langsung pergi menuju rumah Shara, karena Shara mengirim lokasinya.Mobil Erfan masuk ke dalam sebuah kompleks, yang cukup mewah. Mungkin saja kompleks tersebut, adalah kompleks tempat orang kaya dari kota zau tinggal.Masuknya mobil sport mewah, menjadi pusat perhatian penghuni kompleks."Wow, ada Lamborghini masuk ke sini! apa ada yang memiliki

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 136 Kembali Ke Kampung Mawar

    Saat di perjalanan pulang ke hotel, Erfan teringat jika dia memiliki janji ingin membelikan mobil untuk Geya, dan Erfan juga janji kepada Anne akan memberikan hadiah, Karena Anne sudah mengurus proyek pembangunan cabang perusahaan.Erfan pun pergi ke deler mobil tempat dia membeli mobil Lamborghini urus waktu itu.Sampai di sana, Erfan langsung di sambit oleh sales cantik, bernama Sania yang melayaninya dulu."Tuan muda, kita bertemu lagi," ucap Sania, nada bicara sangat genit."Iya nona, aku ingin membeli beberapa unit mobil," balas Erfan, sambil menyeringai nakal.Sania berdiri di hadapan Erfan, dia bertanya dengan nada menggoda."Mobil apa yang tuan muda inginkan?" "1 unit mobil BMW M2, 3 unit mobil BMW M4," balas Erfan. Erfan membeli BMW M2 untuk Geya, dan BMW M4, 1 unit untuk Anne, dan yang dua unit lagi untuk di pakai wanita lainnya, jika mereka ingin pergi menggunakan mobil.Mendengar itu Sania terkejut, tapi tidak lama ekspresinya berubah menjadi senang."Tuan muda, apa kamu

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status