/ Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 148 Kabar Tentang Geya

공유

Bab 148 Kabar Tentang Geya

작가: Tristar
last update 게시일: 2026-01-14 19:41:26

Sampai di vila.

Erfan menggendong Nayla masuk ke dalam vila.

"Ibu..." sapa Nayla, sambil melambai-lambai kepada para wanita.

"Putri ibu pulang! sini, ibu mau gendong putri ibu," Dewi buru-buru mengambil Nayla dari gendongan Erfan.

Erfan meletakkan 1 plastik besar jajanan Nayla di meja.

"Sayang, kamu kebiasaan ihh! membelikan jajanan terlalu banyak!" tegur Bu Evi, dengan ekspresi serius.

"Gak apa-apa, lagi pula hanya jajan, yang penting Nayla senang!" balas Erfan, sambil tersenyum kon
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 448 Ternyata Sangat Liar

    Erfan menurunkan ritsleting celananya, lalu mengeluarkan senjata andalannya.Melihat benda besar itu, mata Kak Rita membelalak. Meskipun, dia sudah pernah melihat di video, tapi tetap saja dia merasa terkejut, saat melihatnya secara langsung."Kak, apa kakak yakin... gak mau mencicipi tusukan batangku?" tanya Erfan dengan nada main-main, sambil mengelus batangnya yang sudah tegak itu dengan tangannya."Fan... kamu!" Kak Rita buru-buru menarik pandangannya dari batang Erfan, lalu membuang wajahnya.Wajah Kak Rita semakin merah karena hasratnya yang terus meronta-ronta. Saat melihat langsung keperkasaan seperti itu, bahkan wanita sepertinya ~ sulit kalau tidak tergoda.Erfan meraih tangan Kak Rita, lalu dia meletakkan paksa telapak tangan wanita itu di batangnya.Merasakan batang besar itu secara langsung, membuat jantung Kak Rita semakin berdebar hebat. Matanya pun menjadi sayu, karena hasratnya yang sedikit demi sedikit menghapus akal sehatnya.Kak Rita menoleh ke arah Erfan."Fan, ka

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 447 Mulai Bertindak

    Kak Rita menghela nafas panjang, berusaha menekan gejolak hasratnya yang meronta-ronta. Setelah sedikit tenang, dia dengan mantap mengarahkan pandangannya kepada Erfan. "Oke... jadi gini Fan, kakak punya rencana membuka toko aksesoris sama toko pakaian di Mal yang kamu bangun," ucap Kak Rita dengan serius. Saat Erfan hendak menjawab, Kak Gisel terlebih dahulu berkata. "Kalian ngobrol dulu aja, yah... aku mau menghubungi seseorang dulu," Kak Gisel turun dari pangkuan Erfan, sambil merapikan pakaiannya. Setelah itu, dia melangkah pergi ke arah pintu keluar kamar. Melihat kakaknya yang pergi, Kak Rita menjadi sangat gugup. "Dia... dia pasti sengaja membiarkan aku berduaan sama Erfan," gumam Kak Rita di dalam hatinya. Erfan tak gugup seperti Kak Rita. Pria itu malah tampak santai seolah-olah tidak peduli. Setelah Kak Gisel keluar dari kamar, Erfan bergeser semakin dekat dengan Kak Rita. Melihat pergerakan Erfan, Kak Rita sangat bingung ~ antara berusaha menjauh, dan hanya patuh teta

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 446 Bermesraan Di Depan Kak Rita

    Kak Gisel terus menarik Kak Rita masuk ke dalam kamar. Setelah itu, dia mendudukkan Kak Rita di sofa yang ada di kamar itu.Erfan menutup pintu kamar, lalu dia buru-buru menghampiri kedua wanita itu."Katanya... mau... ketemu Erfan di desa, kenapa jadi di hotel?" tanya Kak Rita sambil menatap Kak Gisel dengan sorot mata serius."Hihi, kalau ke desa... aku agak malas, soalnya jauh. Ya sudah, aku suruh aja Erfan datang ke sini," balas Kak Gisel dengan nada main-main.Melihat gelagat kakaknya itu, berbagai tebakan terlintas di benak Kak Rita. "Apa dia sengaja mau jebak aku? Biar aku sama Erfan... kayak dia sama Erfan," gumam Kak Rita di dalam hati. Dia menggigit bibirnya, karena hatinya mulai kacau sekarang. Apalagi, bayangkan video Erfan dan Kak Gisel, terbayang kembali di benaknya. "Kalau benar, aku harus gimana?" Kak Gisel meraih tangan Erfan, "Sayang, sini duduk di samping aku!" ucapnya dengan nada genit.Tanpa sungkan Erfan duduk di samping Kak Gisel. Bahkan, dengan berani dia meli

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 445 Jebakan Kak Gisel

    Beberapa saat kemudian, terlihat mobil Erfan melaju meninggalkan hutan tersebut. Masuk ke jalan raya, mobil itu melaju ke arah kedatangannya tadi. Setelah mengantarkan Bu Nana ke tempat penjemputan awal, Erfan pun melajukan mobilnya menuju ke arah pulang. Setibanya di vila, Erfan langsung memberi tahu para wanitanya, kalau dia ada urusan di kota. Dia pun memberi tahu, kalau dia kemungkinan tidak pulang nanti malam. Tanpa banyak bertanya, para wanita Erfan langsung mengangguk mengijinkan. Mereka hanya berpesan, supaya Erfan berhati-hati di jalan. Karena kebetulan, di vila hanya ada para wanita yang tidak pernah banyak bertanya. Kalau di sana ada para gadis muda, seperti Shara, Diva, dan yang kainnya, mungkin para gadis itu mewawancarai Erfan terlebih dahulu. Setelah membersihkan diri, Erfan pun pergi dari vila. Kini dia mengendarai mobil Lamborghini Veneno Roadster nya, untuk pergi ke kota. === Setibanya di Kota, hari sudah menunjukkan sore hari. Erfan langsung pergi ke salah sat

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 444 Kak Gisel Ngajak Bertemu

    Erfan meraih celananya yang tergeletak di bawah, lalu mengeluarkan ponselnya yang ada di dalam kantung celana tersebut.Saat dia melihat layar ponsel, ternyata yang menelepon adalah kakak iparnya yang menggoda itu. Siapa lagi kalau bukan, Kak Gisel.Erfan melirik Bu Nana. "Kamu lanjutin goyang aja!" perintahnya."Tuan Muda gak angkat dulu telepon?" tanya Bu Nana."Aku angkat kok, ini wanitaku, gak masalah kalau menelepon sambil bercinta," balas Erfan dengan nada main-main."Emang... gak masalah? Gimana kalau wanita Tuan Muda tau?" tanya Bu Nana dengan ragu."Mereka udah terbiasa, jadi gak masalah," balas Erfan, lalu dia mengangkat telepon itu.Setelah mendengar perkataan Erfan, Bu Nana pun tak banyak berpikir lagi. Dia langsung melanjutkan goyangannya yang sempat terhenti. Namun, dia bergoyang tidak seliar sebelumnya, dan juga dia menahan desahannya.•••"Halo, sayang," terdengar suara sapaan genit Kak Gisel di seberang telepon."Halo, sayang... ada apa?" tanya Erfan."Sayang, kamu la

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 443 Kasih Tau Aku, Kalau Kamu Kesepian

    Bu Nana mengambil ponselnya yang ada di tasnya. Kemudian, dia melihat siapa yang meneleponnya. Setelah melihatnya, ternyata itu adalah panggilan video dari suaminya. Tanpa ada rasa takut ataupun khawatir, Bu Nana menyingkirkan ponselnya, tidak ada niat untuk mengangkat panggilan video tersebut. "Siapa? Kenapa kamu gak mengangkatnya?" tanya Erfan sambil mengangkat alisnya. "Suamiku!" balas Bu Nana dengan nada santai, sambil kembali berbaring, dan membuka lebar kakinya. Erfan berlutut di antar kakinya, lalu menempelkan batangnya di apem wanita itu. "Kenapa kamu gak mengangkatnya?" tanya Erfan. "Kalau mau angkat, angkat saja ~ gak apa-apa, Aku nanti ngumpat di depan," lanjutnya. "Aku malas! Dia pasti cuma mau teleponan sama aku! Kalau di angkat, pasti gak akan boleh di matikan sampai dia puas," balas Bu Nana. "Puas? Maksudmu..." kata puas yang di maksud Bu Nana, membuat pikiran Erfan mengarah ke hal-hal nakal. Bu Nana seakan tahu, apa yang sedang di pikirkan oleh Erfan. "

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 75 Hasrat Liar Serina

    Di dalam kamar, Serina langsung mendorong Erfan ke atas tempat tidur. Wanita itu langsung naik ke atas tubuh Erfan, menekan Erfan di bawah."Sayang, main dulu yu! aku pengen nih," pinta Serina dengan nada menggoda, sambil menatap Erfan dengan tatapan penuh hasrat.Erfan menyeringai nakal, lalu berk

    last update최신 업데이트 : 2026-03-21
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 84 Mengecek Lokasi

    Sampai di sebuah jalan yang sangat jelek, Pak RW menyarankan untuk menyimpan mobil di tempat jalan tersebut saja. "Tuan muda, mobil nya simpan saja di sini! soalnya jalan ke depan sangat rusak, dan sulit untuk parkir tuan muda," ucap Pak RW."Baiklah," jawab Erfan, lalu menghentikan mobilnya.Mere

    last update최신 업데이트 : 2026-03-21
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 83 Pergi Ke Kampung Mawar

    Erfan kembali ke vila terlebih dahulu. Sampai di vila, Erfan langsung berganti pakaian, lalu pergi ke perusahaan. Erfan tidak mampir untuk sarapan di warung Bu Susan, karena dia sudah sarapan tadi bersama Dewi.Sampai di perusahaan, Erfan seperti biasa saling sapa dengan para karyawan perusahaan.

    last update최신 업데이트 : 2026-03-21
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 74 Hukuman Wandi

    Tiba-tiba di luar, terdengar Sirene mobil polisi. Beberapa polisi langsung menyerbu masuk ke dalam rumah Wandi yang semakin membuat ketakutan Lusi.Para warga kampung tersebut, berdatangan, termasuk keluarga Lusi, karena mereka di beri tahu oleh warga, ada polisi yang mencari Wandi. "Sialan, lepas

    last update최신 업데이트 : 2026-03-21
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status