LOGIN"Mas, kamu selalu mengatakan aku wanita kampung yang selalu menumpang hidup denganmu. Tidak ingatkah kau, siapa yang membiayai pengobatan dan kehidupanmu saat kau hampir cacat dan menjadi seorang pengangguran?" jerit Ara menatap tajam suaminya, Dimas. Ara selalu di katai wanita kampung dan miskin oleh suami dan keluarga mertuanya, namun ternyata.... Selama berumah tangga bersama dengan suaminya, Ara selalu mengalah saat di tindas oleh suami dan mertuanya sendiri. Namun, di saat dia menemukan kesalahan suami dan ibu mertuanya yang tidak termaafkan, di saat itu dia menyerah dan memulai rencana balas dendamnya.
View MoreHari keputusan sidang cerai tiba. Ara datang didampingi bersama dengan Reno dan Bima. Sedangkan Dimas juga datang bersama dengan anggota keluarganya secara lengkap. Pak Doni, Bu Salamah dan Shinta datang bukan hanya untuk memberi dukungan kepada Dimas, tapi juga untuk menyelesaikan ganjalan hati yang ada. Dimas dan Ara akhirnya secara sah bercerai. Masalah harta gono-gini pun diselesaikan tanpa banyak perdebatan. Dimas dan keluarganya mencoba mengikhlaskan apa yang menjadi milik Ara. Mereka pun sadar tidak memiliki hak atas itu. “Ara!” panggil Dimas kepada Ara setelah selesai keluar dari ruang sidang. Ara menoleh. Ia menatap Dimas yang mendekat dengan ragu, apa dia harus membalas sapaan itu atau tidak. Reno dan Bima berdiri di sisi kiri dan kanan Ara untuk melindungi saudara perempuan mereka itu dari Dimas. Dimas menatap Ara. Setelah berpisah dengannya, Ara justru makin terlihat cantik. Seketika ia menyesal. Bukankah Ara harusnya bisa secantik ini jika ia bisa mengurus dan me
“Jadi anak yang ada di dalam kandungan Cika itu bukan anak kamu! Bukan cucu Ibu!” teriak Bu Salamah marah. Jika tubuhnya tidak ditahan suaminya, ia sudah menerjang Cika. Dimas mengangguk lesu dan menunduk. “Iya, Bu! Lont* ini sudah nipu aku habis-habisan!” Dimas lalu menceritakan semua pengakuan Cika sebelumnya. Wajah Pak Doni menggelap. Tatapannya tajam mengarah ke Cika. Cika makin menciut dalam pelukan Alex. “A-aku enggak maksud nipu. Dimas sendiri yang kepincut sama aku. Dia juga yang sukarela nikahin aku. Aku cuma bilang anak ini anaknya, dia yang percaya” bela Cika. Wajah orang-orang berubah. Terutama Dimas dan keluarganya yang menatap Cika dengan amarah terbuka. Simpati yang semula mengarah pada Cika perlahan bergeser ke Dimas. Meski begitu, tindakan Dimas yang sempat hampir mencelakai Cika tetap tidak bisa diabaikan. Bu Salamah tak lagi mampu menahan diri. Ia menerjang Cika. Keributan kembali pecah. “Dasar lont*! Beraninya kamu bohongin anak saya! Gara-gara kamu rumah t
Dimas sungguh tidak percaya dengan apa yang didengarnya. Ia sudah mempertaruhkan segalanya demi menikahi Cika. Nama baiknya di mata keluarga hancur karena ia menikahi perempuan yang reputasinya tidak baik. Ia terpaksa membohongi Ara dan bermain di belakang istrinya demi bersama istri keduanya. Yang paling menyakitkan, anak yang selama ini ia tunggu kelahirannya dari rahim Cika, yang ia kira darah dagingnya sendiri, ternyata milik pria lain. Walaupun Cika dikenal tidak baik, demi anak dalam kandungannya yang ia yakini sebagai anaknya, Dimas tetap menyambut kehadiran itu dengan bahagia. Bukan hanya dirinya yang menunggu kelahiran anak itu, tapi juga ibu dan keluarganya. Namun semua harapan itu ternyata hanya tipuan. Karena Cika pula, ia kehilangan Ara. Mata Cika melotot saat lehernya terce*k oleh tangan Dimas. Ia memukul tangan pria itu berusaha melepaskan cekikan. “M-Mas lepas! K-Kamu gila! Kamu mau bun*h aku!” ucap Cika tersendat, nyaris kehabisan napas. Alih-alih melepaskan, cen
"Kata pengacara, mereka yakin sebentar lagi perceraian kamu sama Dimas bukan cuma mimpi, tapi juga akan dikabulin secepatnya. Saksi dan bukti kita kuat. Kita cuma perlu nunggu putusan sidang selanjutnya" "Bukan cuma itu. Selain bercerai, mas akan pastiin kamu dapat hak kamu yaitu pembagian harta gono-gini. Mas masih ingat kamu dapat mahar cukup besar dari pihak keluarga Dimas, terutama mahar jaminan dari pihak kakek Dimas yang dijanjikan akan menjadi milikmu setelah kau menikah dengan anggota keluarga mereka" ujar Reno kepada Ara. Ara awalnya hanya ingin bercerai dan tidak memikirkan apapun selain itu, termasuk harta gono gini. Mengingat tabiat suaminya yang sebentar lagi akan jadi mantan serta tabiat ibu mertuanya, ia tidak yakin mereka akan memberikan hak itu. Ia bahkan takut perceraiannya dipersulit jika ingin meminta lebih walau itu adalah haknya sendiri. Namun dengan dukungan dan pengertian kakak sulungnya, ia setuju untuk memperjuangkan itu. Toh yang diperjuangkan itu adala
"Ara memang keterlaluan! Begitu juga dengan keluarganya! Apa maksud mereka tidak memberitahu kita tentang kematian ibu Widya? Apa mereka sengaja ingin mempermalukan kita dan membuat kita seperti orang bodoh di mata orang lain?!Dimas itu masih suami Ara. Mereka benar-benar tidak memberi wajah kepad
"Mas Dimas sudah pulang? Ibu turut berduka cita atas meninggalnya ibu mertua, Mas. Bagaimana dengan Mbak Ara? Apa beliau masih di kampung halaman? Tolong sampaikan salam ibu jika Mas Dimas berkomunikasi atau bertemu dengan Mbak Ara" ujar Bu Siti, tetangga Dimas yang pernah membantu Ara saat ia meni
Bu Dewi dan Pak Salim terdiam, saling menatap satu sama lain ketika mendengar ucapan putra mereka. Bu Dewi menatap putranya yang kini terdiam setelah mengajukan pertanyaan kepada dia dan suaminya. "Kalau kamu tanya Ibu, Ibu tidak keberatan jika menantu Ibu seorang janda atau bukan. Rumah tangga i
"Dimas enggak nyangka kalau Papa sama Shinta bakalan tega beneran tinggalin kita berdua di sini. Terus abis ini nasib rumah tanggaku sama Ara gimana Ma?" tanya Dimas kepada Bu Salamah.Kini dia dan ibunya sudah sampai dikediaman Ara yang ada dikampung, tempat mobilnya masih terparkir di sana. Tadi












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.