Short
Kurelakan Jantung Itu untuk Adik Angkatku

Kurelakan Jantung Itu untuk Adik Angkatku

โดย:  Duduจบแล้ว
ภาษา: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
9บท
0views
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด

แชร์:  

รายงาน
ภาพรวม
แค็ตตาล็อก
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป

Setelah didiagnosis menderita gagal jantung, aku dan adik angkatku dirawat di rumah sakit pada waktu bersamaan. Namun, hanya ada satu donor jantung yang cocok. Demi memperebutkan kesempatan itu, kami berselisih selama 3 bulan penuh. Video saat aku mempertanyakan sikap pilih kasih orang tuaku di lorong rumah sakit bahkan tersebar di internet. Semua orang mencaciku sebagai perempuan egois dan kejam yang rela mengorbankan ikatan keluarga demi mempertahankan hidup. Sehari sebelum jadwal operasi ditetapkan, kakakku akhirnya datang menjengukku. Dia berdiri di ambang pintu dengan sorot mata penuh rasa tidak sabar. “Layla baru berusia 20 tahun. Hidupnya baru saja dimulai.” “Sejak kecil tubuhmu memang lemah. Kalaupun menjalani operasi, memangnya kamu masih bisa hidup berapa tahun lagi?” Aku bahkan belum sempat membuka mulut ketika ponselnya berdering. Dari seberang telepon, adik angkatku menangis sambil bertanya apakah diriku masih bersikeras tidak mau menyerahkan jatah itu padanya. Nada suara kakakku langsung melunak. Dengan sabar dia menenangkannya, “Jangan takut. Kakak ada di sini. Apa yang memang menjadi milikmu, tidak bisa direbut oleh siapa pun.” Saat kecil, ketika penyakit jantungku kambuh pertama kali, dialah yang menggendongku berlari sejauh 3 kilometer menuju rumah sakit. Waktu itu dia menggenggam tanganku sambil berkata, bahkan jika harus menukar nyawanya sendiri, dia akan tetap membuatku bertahan hidup. Namun kini, menatap wajah yang sangat akrab sekaligus terasa asing itu, tiba-tiba aku tidak ingin lagi memperebutkannya. Aku tersenyum tipis. “Baiklah, Kak. Jatah operasi itu ... aku tidak menginginkannya lagi.”

ดูเพิ่มเติม

บทที่ 1

Bab 1

Setelah aku melepaskan jatah donor itu, ruangannya menjadi sunyi selama beberapa saat.

Yang pertama bereaksi adalah kakakku.

Dia mengernyit menatapku, seolah sedang memastikan apakah aku hanya sedang bersandiwara lagi.

“Benarkah?”

Aku mengangguk, “Ya.”

Begitu kata-kataku terucap, Ibu yang sedari tadi menguping di ujung lorong bergegas masuk.

Matanya masih memerah, tetapi wajahnya tidak mampu menyembunyikan kelegaan yang terlihat jelas.

“Claire, Ibu tahu kamu memang anak yang pengertian.”

Dia duduk di tepi ranjang dan hendak menggenggam tanganku. Namun aku refleks menghindar.

Tangannya membeku di udara, raut wajahnya seketika berubah canggung.

Ayah berdeham pelan berusaha mencairkan suasana, “Kalau sudah memutuskan, jangan berubah pikiran lagi.”

“Dokter bilang kondisi Layla sudah tidak bisa menunggu lagi. Surat persetujuan donor sebaiknya ditandatangani hari ini.”

Ternyata mereka bahkan sudah menyiapkan semua dokumennya. Setumpuk berkas tebal pun diletakkan di hadapanku. Di halaman paling atas tertulis jelas ….

[Surat Pernyataan Sukarela Melepaskan Hak sebagai Kandidat Penerima Donor Jantung]

Aku refleks tersenyum getir menatap kata “sukarela” itu.

Selama 3 bulan terakhir, mereka bergantian datang membujukku.

Ibu berkata adik angkatku masih sangat muda, dan sebagai kakak aku seharusnya mengalah.

Ayah berkata, hanya demi 1 jatah donor keluarga kami sampai ribut seperti ini. Jika sampai tersebar ke luar, nama baik Keluarga Brown akan tercoreng.

Sedangkan kakakku ....

Dia menghentikan biaya pengobatanku, menarik perawat yang selama ini menjagaku, bahkan membiarkan orang-orang di internet percaya bahwa akulah yang tega merebut kesempatan hidup adik angkatku.

Kini, setelah akhirnya aku menyerah ... mereka terburu-buru ingin memastikan semuanya tidak bisa diubah lagi.

Aku mengambil pena dan menandatangani setiap lembar dokumen satu per satu.

Kakakku berdiri di samping sambil mengawasi. Setelah goresan tanda tangan terakhir selesai, wajahnya yang tegang akhirnya sedikit mengendur.

“Nah, seharusnya memang begini.”

Dia mengambil kembali semua berkas itu, lalu nada bicaranya menjadi sedikit lebih lembut.

“Setelah Layla selesai operasi, Kakak akan mencarikan rumah sakit di luar negeri untukmu.”

Aku menatap surat kondisi kritis di meja samping ranjang, lalu bertanya lirih, “Bagaimana jika aku tidak sempat menunggu sampai saat itu?”

Kakakku terdiam sesaat.

Belum sempat menjawab, ponselnya pun berdering. Suara adik angkatku yang lemah dan penuh tangis terdengar dari seberang.

“Kak... dadaku sakit sekali ....”

Wajah kakakku langsung berubah, dia berbalik dan bergegas keluar. Ayah dan Ibu pun menyusul di belakangnya dengan panik.

Tidak seorang pun menoleh kepadaku ….

Tidak seorang pun mendengar alarm monitor jantungku yang tiba-tiba berbunyi nyaring ….

Saat dokter jaga berlari masuk, aku sudah meringkuk di atas ranjang karena menahan nyeri yang luar biasa.

Usai tindakan darurat selesai, dokter berdiri di samping ranjangku dengan wajah muram.

“Nona Brown, fungsi jantung Anda sekarang justru lebih buruk daripada Layla. Jatah donor itu sebenarnya diberikan kepada Anda berdasarkan tingkat kegawatan kondisi. Begitu melepaskannya, tidak ada yang bisa menjamin kapan akan ada donor yang cocok lagi.”

Aku menatap langit-langit ruangan yang putih bersih, “Berapa lama lagi aku bisa bertahan?”

Dokter terdiam cukup lama, “Paling lama, sekitar satu bulan.”

Tiba-tiba terdengar sorak gembira dari luar ruangan.

Suara Ibu yang menangis haru terdengar jelas menembus dinding, “Layla, jatah donor itu sekarang milikmu! Kamu akan selamat!”

Aku memiringkan tubuh, lalu membenamkan wajah ke dalam bantal.

Hari ini adalah ulang tahunku yang ke-24.

Ayah, Ibu, bahkan Kakak juga lupa.

Namun tepat di hari ini ... mereka akhirnya mendapatkan hadiah yang paling mereka inginkan.

Ponselku tiba-tiba bergetar.

Layla mengirimkan sebuah foto. Di dalam foto itu, dia berdiri di tengah dikelilingi Ayah, Ibu, dan Kakak.

Wajahnya masih pucat, tetapi senyum kemenangan di bibirnya begitu jelas.

[Terima kasih sudah memberikan kesempatan hidupmu kepadaku, Kak ….]

แสดง
บทถัดไป
ดาวน์โหลด

บทล่าสุด

บทอื่นๆ

ถึงผู้อ่าน

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

ไม่มีความคิดเห็น
9
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status