MasukFanya yang merupakan gadis berumur 25 tahun, harus merelakan kehidupannya saat Atmaja mengirimnya sebagai tumbal. Hidup di tengah-tengah pria mengerikan, yang akan siap mengunyahnya hidup-hidup. Hingga kata kabur, terasa begitu indah saat itu terucap dari mulutnya. Tapi ternyata tidak, takdir membawanya masuk lebih dalam lagi. Lagi, dan lagi. Ternoda dengan sebuah ikatan suci. Membutakan matanya, saat orang yang berstatus sebagai suami, menjeratnya dengan rantai tak kasat mata. Hidup dengan segala tekanan yang membuatnya kebal dengan semua itu. Sampai Fanya menemukan titik lelah, dan melepaskan segalanya. Dan seorang Regan Erlando, tidak akan mengerti arti kata pertemuan, sebelum menyadari kata perpisahan.
Lihat lebih banyakSeiring waktu, semua permasalahan yang mereka lalui terlupakan. Kehidupan terus berjalan dan seolah memberikan dunia baru untuk mereka. Tiba di saat hari yang mereka tunggu, Anya melahirkan dan dia melakukannya secara normal.Regan tidak pernah meninggalkan istrinya, bahkan dia yang menangis saat Anya mengeluh sakit yang luar biasa. Namun, menit kemudian, tangisnya berubah senyum lebar mendengar suara tangisan bayi.“Pak Regan, anak anda laki-laki.” Dokter itu memberikan anak mereka padanya. Dia sangat tampan, tapi wajah Anya mendominasi hingga dia terlihat tampan sekaligus imut di waktu yang sama.Anya menangis bahagia setelah beberapa jam menangis kesakitan. Setelah dibersihkan, mereka pindah ke ruang inap dan bayi itu tidak juga turun dari gendongan Regan. Kaisar yang ingin menggendongnya pun tidak memiliki kesempatan.Di saat itu, pintu ruangan terbuka, Sarah masuk dengan wajah memelas. Sejak dia mendengar jika Anya akan melahirkan, dia se
Jihan membeku, dia merasa sangat kecil di sana. Perlahan, hinaan dari Padmana yang selama ini hanya dia telan bulat-bulat, seolah doa yang menjadi kenyataan. Dia merasa senang sekaligus menangisi dirinya sendri. Bahkan dia tidak pernah merasakan kasih sayang yang seperti itu.Kaisar hanya memandangnya, semakin dilihat Jihan semakin menyedihkan. Jihan memang tidak mengatakan apa pun, tapi kedua mata yang menyorotkan kekosongan di hatinya itu terlihat sangat jelas. Kaisar menjadi gelisah, entah karena apa.Pria itu menyahut botol minum dan meskipun dia menegaknya hingga tersisa setengah, perasaannya masih gelisah. Tubuhnya tergerak untuk mendekat, lalu tiba-tiba mencium bibir Jihan dengan cepat hingga membuat wanita itu terkejut dengan responnya.“Kau hanya membuatku takut dengan ekspresimu yang diam saja. Makanlah, aku akan menyusul Tuan Regan.”Jihan tercengang, sampai Kaisar keluar dari ruangan pun dia masih tidak berkedip.“Kamu
“Aku tidak akan pergi dan aku akan tidur di sini.” Jihan melengos dan masuk ke kamar mandinya. Selesai mandi, dia terlihat sangat segar dengan rambut yang masih basah.Kemeja yang dia pakai pun sangat longgar dan kebesaran, tapi panjangnya hanya sampai paha dan itu sangat minim. Jika dia mengangkat kedua tangan, maka dia akan mengekspose pahanya yang mulus itu membuat Kaisar berkali-kali memalingkan pandangan.“Kau hanya boleh tidur di sofa.”“Tidak masalah, selagi aku tidak sendri.”Kaisar melempar selimut ke arahnya, dan dia memejamkan mata terlebih dulu. Saat dia pikir Jihan pun sudah mulai tertidur, mendadak kasur yang berada di sisinya tenggelam seperti ada seseorang yang meniduri.“Mau apa kau?” teriak Kaisar, yang mendapati Jihan merayap di sisinya.“Tidakkah kau merasa di sini seram? Mira pasti pernah tinggal di sini. Aku tidak berani di sofa sendirian. Kalau kau tidak menahanku p
“Si- siapa ini?”“Kaisar. Mulai saat ini, jika kau berani mendekati Jihan lagi, aku tidak akan ragu untuk mematahkan semua tulangmu.”“Jihan adalah tunanganku dan apa yang aku perbuat padanya, sama sekali tidak ada hubungan apa pun denganmu.”“Dia bukan milikmu lagi dan sebaiknya kau enyah dari kota ini sebelum aku menyeretmu ke lubang kuburmu sendiri.”Setelah mengatakan itu, Kaisar memutus sambungan dan menyerahkan ponsel ke Jihan dengan entengnya. Jihan tidak mendengar apa jawaban Padmana, tapi yang jelas pria itu pasti ketakutan. Satu-satunya hal yang ditatuti pria itu adalah dia yang kembali dengan Kaisar karena dia tahu jika dia tidak akan mampu melawan pria itu.“Anda membuatku dalam masalah besar.”“Aku sudah menyelamatkanmu dan kau mengatakan aku membawa masalah besar?”“Anda tidak tahu, saya berhutang padanya untuk biaya pengobatan ibu saya di kamp
Regan terdiam beberapa saat, sebelum akhirnya menyuruh Wira pergi dari sana. “Kita kembali ke perusahaan, Tuan?”“Tidakkah kamu lapar?”“Ini ... masih belum masuk waktu makan siang. Apa anda ingin mampir ke rumah makan?” Wira mengernyit, tidak
“Jadi, kamu mau berkompromi denganku?” Regan tersenyum miring. “Enyahlah!”Regan benar-benar tidak memiliki rasa simpati sedikit pun dengan Manda. Jika tidak karena mencari tahu informsi tentang Lyan, dia juga tidak mungkin memanggil Manda ke ruangannya. Manda sangat
“Aku juga, aku tidak mau mati mengerikan seperti mereka. Mulai saat ini, aku akan berhenti dan mengundurkan diri dari sini.” Salah satu dari mereka juga menangis dan menyeka air matanya. Dia berdiri sambil melepas apron dengan kaki yang gemetar.“Jangan bodoh! Kalau kalian
Pada akhirnya, Anya tetap bersikukuh untuk menyuruh Kaisar kembali terbaring. Saat ini, meskipun Regan sedang sendirian, tapi dia punya keyakinan yang besar terhadap suaminya. Selama ini, dia juga tidak pernah meragukan Regan sama sekali.Di sana, Regan benar-benar melakukan rapat besar den


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Peringkat
Ulasan-ulasanLebih banyak