Share

15. Hanya Mama

Penulis: prasidafai
last update Tanggal publikasi: 2026-04-01 21:05:43

“Mayor, apa yang sedang Anda lakukan?”

Suara Nicolle terdengar tajam dan dingin.

“Apa seperti ini cara bicara seorang prajurit pada wanita asing?” Nicolle menatap Raiden lurus. “Menjauh dari saya, sebelum saya melaporkan Anda atas dugaan pelecehan.”

Raiden adalah pria yang sangat mengintimidasi. Namun Nicolle sudah mengenal pria itu sangat lama dan tahu bagaimana cara mengendalikannya.

Raiden mundur dua langkah sambil mengangkat kedu
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (2)
goodnovel comment avatar
rianur378
jadi mengsedih ya jadi Nicole/Naomi dan Aveline
goodnovel comment avatar
Rina Trisna
ceritanya seru.a ditunggu lanjutannya
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Mayor Raiden Tidak Bisa Melepaskanku   214. Dihukum

    Naomi perlahan meletakkan sendoknya.“Papa hanya ingin Raiden fokus pada kasus,” ucap Naomi tenang. “Dan supaya Raiden bisa fokus, tentu Papa harus melindungi orang-orang yang Raiden sayang.”Tasya mengangguk pelan.Senyum tipis muncul di bibir wanita paruh baya itu, tetapi matanya masih menyimpan kesedihan yang sulit disembunyikan.“Ya,” balas Tasya lirih. “Untuk itu saya sangat berterima kasih. Namun tetap saja, sepertinya sebanyak apa pun kami meminta maaf dan berterima kasih, itu tetap tidak akan setimpal dengan apa yang terjadi pada Naomi.”Naomi hanya membalas dengan senyum tipis yang terasa canggung.Bagaimanapun juga, orang yang sedang meminta maaf kepadanya tidak tahu bahwa Naomi yang dibicarakan sedang duduk tepat di depannya.Keheningan kembali memenuhi meja makan.“Kenapa saya merasa Tante seperti orang yang berbeda dibanding saat hari pemakaman Lucy, bahkan dibanding saat kita bertemu di rumah sakit

  • Mayor Raiden Tidak Bisa Melepaskanku   213. Seperti Putri Sendiri

    Pisau di tangan Tasya berhenti tepat di tengah potongan wortel. Bahu Tasya sedikit menegang. Mata yang tadi tenang kini tampak berkaca-kaca.Tasya berbalik menatap Naomi sambil tersenyum. Senyum yang begitu tulus hingga membuat Naomi sedikit kehilangan kata-kata.“Tidak perlu,” jawab Tasya lembut. “Kecuali kamu mau istirahat, silakan pakai kamar depan.”Naomi berkedip. Reaksi itu sama sekali tidak sesuai dengan yang dia bayangkan.Kalau ini terjadi sembilan tahun lalu, Tasya mungkin sudah menyerahkan sapu, pel, lap meja, dan daftar pekerjaan rumah lain sebelum Naomi sempat duduk.Namun sekarang? Wanita paruh baya itu justru mempersilahkannya beristirahat.“Kenapa kami diperlakukan berbeda?”Pertanyaan itu keluar begitu saja.Tasya terdiam.Sementara Naomi menggenggam sandaran kursi. Sebenarnya bukan itu yang ingin dia tanyakan.Yang ingin Naomi ketahui adalah kenapa Tasya berubah? Kenapa wanita

  • Mayor Raiden Tidak Bisa Melepaskanku   212. Menjadi Tamu

    “Dokter Nicolle mengenalnya?” Bisikan itu muncul tepat di belakang telinga Naomi.“Ah!” Naomi tersentak keras. Jantung Naomi seperti melonjak ke tenggorokan. Secara refleks dia melompat menjauh sambil memegangi dada.Beberapa langkah darinya, Tasya berdiri dengan wajah penuh penyesalan.“Maaf.” Wanita paruh baya itu mengangkat kedua tangannya. “Saya tidak bermaksud membuat Dokter kaget.”Naomi mengembuskan napas panjang. Dadanya masih naik turun akibat kejutan mendadak itu.“Tidak apa-apa,” jawab Naomi setelah napasnya kembali normal.Naomi melihat Tasya membawa sebuket bunga mawar putih segar. Tampaknya wanita paruh baya itu hendak mengunjungi makam Lucy.Pandangan Naomi kembali mengarah ke makam Lucy.Dante masih berada di sana.Pria itu berdiri membelakangi mereka. Bahunya sesekali bergetar. Entah sedang menangis atau tenggelam dalam pikirannya sendiri. Yang jelas, dia sama sekali tidak men

  • Mayor Raiden Tidak Bisa Melepaskanku   211. Sebelum Hari Kematian

    Senyum mengejek Viktor tidak langsung menghilang.Pria itu bersandar santai di kursinya, seolah posisi sebagai narapidana yang menunggu hukuman mati tidak mengubah apa pun.Namun Naomi tetap tenang.“Tidak,” jawab Naomi pelan. “Ada hal lain yang ingin saya ketahui.”Viktor mendengkus.“Kamu pikir saya akan memberitahumu?” tanya Viktor sinis. “Apa pun yang ingin kamu ketahui itu, Naomi Frances?”Nada suaranya dipenuhi ejekan, seolah nama keluarga Frances adalah sesuatu yang menjijikkan.Naomi memejamkan mata sesaat. Wanita itu menarik napas panjang.Dia datang bukan untuk bertengkar. Apalagi membiarkan Viktor mengendalikan emosinya.Saat membuka mata kembali, Naomi langsung menatap pria itu.“Soal Lucy,” ucap Naomi. “Apa benar bukan Anda yang melakukannya?”Tatapan Viktor spontan menajam. Senyum mengejek di bibirnya perlahan memudar.“Seperti hasil persidangan.” Viktor akhirnya

  • Mayor Raiden Tidak Bisa Melepaskanku   210. Dua Anak Berbakat

    Gideon berdeham pelan sambil menatap satu per satu orang yang masih berada di halaman belakang. Semua mata tertuju kepadanya, menunggu apa pun yang akan keluar dari mulutnya.Semua orang, kecuali Vance. Karena hanya mereka berdua yang selama ini mengetahui cerita itu.Gideon akhirnya menoleh pada bawahan paling setianya itu.“Bagaimana, Vance?” tanya Gideon pelan. “Ini cerita tentang kedua putrimu. Saya akan menghormati keputusanmu sebagai ayah mereka.”Seketika seluruh perhatian beralih kepada Vance.Pria itu diam cukup lama. Lalu mendengkus.“Rencananya, cerita ini tidak akan disembunyikan selama ini,” ucap Vance akhirnya. “Perasaan bersalah saya pada Naomi begitu besar. Sampai-sampai saya takut menceritakan kondisi kesehatan adiknya.”Vance menatap putrinya.Jantung Naomi berdegup lebih cepat.“Sekitar 28 tahun lalu,” lanjut Vance pelan, “saat Naomi berusia tiga tahun, Nicolle yang baru berusia satu

  • Mayor Raiden Tidak Bisa Melepaskanku   209. Siapa yang Datang?

    Naomi hampir saja berdiri mengikuti Vance dan Brandon ke dalam rumah. Namun sebuah tangan menahan pundaknya.“Jangan.” Suara Raiden terdengar tegas. “Kamu di sini saja. Jaga Aveline dan yang lain.”Naomi menoleh.Tatapan mereka bertemu sesaat.Pria itu sudah mengenakan ekspresi yang biasa Raiden pakai sebelum menghadapi sesuatu yang berpotensi berbahaya.Naomi mengangguk pelan.Raiden mengusap puncak kepala Naomi singkat sebelum berbalik.Begitu Raiden pergi, Alex langsung mengikuti dari belakang tanpa banyak bicara.Melihat itu, Naomi spontan menoleh ke arah putrinya.“Aveline, sini sayang.”Gadis kecil itu yang sejak tadi sibuk memperhatikan dekorasi pesta langsung berlari kecil mendekat.“Ada apa, Ma?”“Tidak ada apa-apa.” Naomi menarik Aveline berdiri di dekatnya. “Di sini saja dulu.”Aveline menurut tanpa membantah.Sementara itu, Olivia dan Henry saling

  • Mayor Raiden Tidak Bisa Melepaskanku   70. Cepat Sedikit, Mayor!

    Suara nyaring yang penuh ketidaksabaran itu datang dari arah belakang. Nicolle dan Raiden menoleh bersamaan. Seorang anak perempuan kecil berlari mendekat dengan napas tersengal, rambutnya berantakan ke segala arah, dan ujung bajunya lusuh dengan noda tanah di siku kiri. Namun senyumnya tetap te

  • Mayor Raiden Tidak Bisa Melepaskanku   68. Permintaan Maaf Raiden

    Senyum di bibir Nicolle membeku sepersekian detik. Angin sore yang sejak tadi berembus lembut di area taman mendadak terasa lebih dingin ketika pertanyaan Raiden menggantung di antara mereka. “Dokter Nicolle tahu dari mana kalau saya sering migrain? Itu tidak ada dalam catatan medis saya.” Da

  • Mayor Raiden Tidak Bisa Melepaskanku   67. Obat untuk Mayor Raiden

    Serpihan terakhir terangkat bersih. Nicolle meletakkan pinset ke nampan steril, lalu menghela napas panjang sambil meraih antiseptik. “Saya harus menjahit beberapa bagian yang robek cukup dalam,” ujar Nicolle. Raiden tidak protes. Dia bahkan tidak berg

  • Mayor Raiden Tidak Bisa Melepaskanku   66. Apalagi yang Salah?

    “Pria tidak pernah puas hanya dengan satu wanita,” ujar Viktor dingin, seolah sedang menyampaikan sebuah fakta yang tidak perlu diperdebatkan. Pengawalnya menunduk. “Siap, Jenderal.” Setelah puas memandangi punggung Nicolle yang sudah menghilang di ujung ko

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status