เข้าสู่ระบบKelly tahu jika ada salah satu model yang menyembunyikannya, tidak mau memancing keributan yang tidak menyelesaikan masalah, dia mencari jalan keluar dari masalahnya. Dia memutuskan memadukan beberapa kain dan pakaian yang tersisa dan menghasilkan karya yang tidak kalah bagus dengan pakaian yang seharusnya dia pakai.
Sedangkan model yang menyembunyikan pakaian Kelly tampak menatap sinis dan kesal ketika Kelly malah terlihat luwes dan cantik menggunakan pakaian yang dipadukan se“Aku sedang tidak ingin berdebat denganmu, perutku sudah sangat lapar dan ingin makan sekarang. Apa yang bisa aku makan,” tutur Piere sambil mengusap perutnya.“Tidak ada,” ujar Geofany singkat.“TIDAK ADA …?!” seru Piere tak percaya. “Apakah kamu menghabiskan semua masakanmu? Lalu bagaimana denganku? Aku sama sekali belum makan karena sibuk menata semua barangku dan membereskan semua yang ada di hotel untuk tinggal bersamamu,” gerutu Piere.“Jika kamu ingin makan di sini, kenapa kamu tidak memberitahukanku? Aku bisa memasaknya untukmu,” balas Geofany.“Karena aku melihatmu memasak dan aku yakin kamu tidak akan menghabiskan semuanya. Aku melihatmu menyiapkan begitu banyak bahan makanan,” ujar Piere.“Maafkan aku, tapi tidak ada makanan lagi di sini. Pergilah cari makanan di restoran terdekat!” Geofany memberi saran.Piere menatap kesal ke arah Geofany. “Aku sedang malas pergi, ada makanan apa di lemari pendinginmu?” tanya Piere y
Perlahan Piere meletakkan Marcel di samping Geofany di balik punggung wanita itu. Piere berusaha agar tidak membuat Marcel terbangun dan ternyata berhasil. Anak itu memiringkan tubuhnya memunggungi Geofany ketika tubuhnya menyentuh ranjang dan tetap terlelap dalam tidurnya.Mata Piere menatap ke arah jendela kamar Geofany yang bersinar terang karena cahaya matahari siang. Sadar Jika cahaya itu mengganggu kedua orang yang sedang tidur di kamar tersebut, dia menutup tirainya, memastikan jika Geofany dan Marcel tidur dengan nyaman.Untuk sesaat dia hanya berdiri di depan ranjang sambil menatap dua orang yang terlelap. Tangannya terlipat di depan dada dengan wajah datar, tapi emosinya bergejolak di dalam hati, seakan ingin meledak.Rasa bercampur antara kegembiraan, rasa kesal dan kecewa. Kegembiraan karena ternyata Geofany telah memberinya seorang putra, tapi juga kesal dan kecewa karena wanita itu menyembunyikan keberadaan Marcel darinya. Dia tidak sempat me
Piere mengangguk-angguk tampak tidak curiga dengan jawaban Geofany. “Aku ingin bicara denganmu.”Tubuh Geofany kembali menegang karena ternyata sangat susah mengusir pria di depannya tersebut. “Aku tidak bisa membawamu masuk ke rumahku. Pergilah! Tidak ada yang harus kita bicarakan lagi.”Bukan Piere namanya jika semudah itu dia patuh dengan perkataan orang lain. Dia mendesak tubuh Geofany yang menutup jalannya sehingga mau tidak mau Geofany melangkah mundur agar tidak terjatuh dan dengan santai dia masuk ke rumah wanita itu.“Apa yang kamu lakukan? Keluar dari rumahku!” seru Geofany.Piere membalikkan tubuhnya dan melipat tangannya di depan dada. Matanya menatap tajam ke arah Geofany. “Letakkan anak itu dan kita bicara sekarang!”Tentu saja Geofany tidak bisa meletakkan Marcel yang kini sedang tertidur di gendongannya karena anak itu akan terbangun jika dia menaruhnya di ranjang.“Aku tidak menerima perintah darimu. Sekarang per
Mata Geofany terbelalak ketika melihat langit sudah gelap. Pikirannya langsung mengingat Marcel yang masih berada di rumah sakit. “Pukul berapa sekarang?” tanya Geofany.“Hampir tengah malam,” jawab Piere.“APA ...?!” teriak Geofany syok. “Aku harus pergi sekarang,” lanjutnya.“Jangan keras kepala Geofany! Ingat keadaanmu!” cegah Piere menutup jalan Geofany ketika wanita itu ingin keluar dari kamar Piere.“Minggir! Aku harus pergi.”“Tidak! Kamu tidak boleh pergi. Kamu butuh istirahat dan makan,” Piere bersikeras melarang Geofany pergi, dia tidak tahu jika putranya sedang berada di rumah sakit.“MINGGIR ...!” teriak Geofany dengan suara keras dan melengking tinggi, membuat mata Piere menyipit tajam. Belum pernah dalam hidupnya, ada seorang wanita yang membentaknya.Piere sangat mengkhawatirkan Geofany, seharian dia seperti orang gila memikirkan Geofany yang terbaring tak berdaya. Dia rela menyerahkan ranjangnya agar wani
Setelah mendapat perawatan, panas tubuh Marcel kembali normal, tapi anak itu tetap rewel dan tidak mau turun dari gendongan mamanya. Setiap kali Geofany menurunkannya dari gendongan, Marcel akan terbangun dari tidurnya dan menangis. Hal itu membuat Geofany harus menggendong putranya selama semalaman agar Marcel bisa tidur nyenyak dan cepat pulih. Bahkan dia hanya bisa memejamkan mata sambil terduduk dengan Marcel berada di gendongannya.Pagi harinya, ganti pengasuhnya yang menjaga Marcel. Tadinya dia sudah tidak akan berangkat kerja, tapi dia tidak mungkin memberi alasan pada atasannya jika anaknya sakit. Jika orang hotel tahu keberadaan Marcel, dia khawatir hal itu akan didengar Piere dan masalah di antara mereka berdua menjadi semakin rumit.“Apakah Nona benar-benar bisa bekerja dengan kondisi Nona yang kelelahan?” tanya pengasuh Marcel yang mengetahui jika majikannya itu kurang istirahat dengan kantung mata yang menghitam dan mata sembab.“Ada tamu di h
Tidak ingin mendapat masalah Geofany segera pergi ke ruangan pria itu setelah menutup telepon, tapi sepertinya masalah besar telah terjadi. Ketika Geofany masuk ke ruangan pria tersebut, dia mendapati raut wajah Ronald begitu menakutkan dengan aura kemarahan yang tampak jelas. Rahangnya mengeras dan dia menatap tajam ke arah Geofany.Geofany menelan ludah dengan kesulitan, tapi tetap berusaha bersikap normal. “Apakah ada yang bisa saya bantu sehingga Anda memanggil saya?”“Tuan Collins meneleponku dan mengatakan jika dia kecewa berat dengan pelayananmu. Dia mengatakan jika pelayanan di hotel ini lebih buruk dari hotel mana pun yang pernah dia datangi. Dia bilang telah mengajukan komplain dan kamu mengacuhkannya begitu saja,” tuduh Ronald tanpa menanyakan kronologi kejadian yang sebenarnya.“Tuan Collins hanya mencari masalah dengan saya. Dia mengkomplain makanan yang sudah berulang kali saya ganti dengan yang baru, tapi semua makanan yang saya hidangkan di
“Bagaimana dengan Nona Kelly? Karena tampaknya Anda masih sangat muda,” usul Maria. “Itu jauh lebih baik dibanding Nyonya,” kata Kelly. “Nona, bolehkah aku menggendong Tuan Muda Ethan? Agar Anda bisa makan dengan nyaman,” seorang pelayan yang du
“Bukan bagitu caranya. Aku menginginkan bagianmu sekaligus bagian Ethan. Kamu sebagai wali dari Ethan harus memastikan jika harta Ethan menjadi milikku setelah itu aku akan melepaskanmu dan kamu bisa pergi jauh dari kehidupanku. Bahkan aku tidak ingin melihatmu dengan Ethan lagi,” papar Zack.Kelly
Apa yang dilakukan Zack membuat kaki Kelly semakin berdenyut menyakitkan, tapi Kelly menahan rasa sakit tersebut. Kelly tidak ingin Zack meninggalkannya jika dia menghambat langkah pria itu. Ini satu-satunya kesempatan dia bertemu dengan Ethan kembali.Zack membuka pintu mobil dan mendorong tubuh K
“Tidak akan, di nadinya mengalir darah Collins dan aku akan membawanya pulang ke rumah yang layak untuk putramu,” ujar Zack. “Rumahku sangat layak untuknya, dia baik-baik saja bersamaku. Lagi pula kalian tidak menyayangi Ethan, untuk apa kalian mengambilnya? Aku sangat menyayanginya,” seru Kelly.







