Início / Mafia / Obsesi Cinta Sang Mafia / Bab 56 Mari Menikah

Compartilhar

Bab 56 Mari Menikah

last update Data de publicação: 2026-03-31 06:59:16
Aisyah telah membuat perjanjian dengan Sean bahwa dia hanya akan menikah dengan pria itu, tetapi dengan kebebasan yang diinginkannya. Dia tetap menjadi dokter dan siap membantu serta menolong pasien.

Istana mewah kembali terbuka. Menara kaca tidak lagi terkunci. Rantai dan borgol telah dibuang. Aisyah bisa menikmati hari-hatinya dengan tenang. Dia memberikan waktu untuk Sean mempelajari Islam agar menemukan hidayah bukan karena ingin menikahi Aisyah, tetapi benar-benar mendapatkan ketenangan dar
Fit Tree Fitri

Terima kasih atas dukungannya. Semoga suka.

| 18
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado
Comentários (10)
goodnovel comment avatar
Ahmad Hasan Mad
iklannya terlalu banyak, padahal cerita nya bagus 1 bab biasaya dua ikan sekarang iklan banyak hampir stengah jam iklan nya
goodnovel comment avatar
Lilyan
oh iya oke deh semangat ngajarnya kaka
goodnovel comment avatar
Fit Tree Fitri
Soalnya sudah sekolah. hehehe..nulis di sore hari saja
VER TODOS OS COMENTÁRIOS

Último capítulo

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 115 Hilang

    Teriakkan para wanita dan gadis terdengar di ruangan pertemuan. Suasana menjadi mencekam. Tidak ada yang berani berbicara. Mereka saling berpelukan.“Tuan Barron. Apa yang Anda lakukan? Ini kawasan kami,” tegas Jack berdiri berhadapan dengan Barron. Pria tua itu tidak takut sama sekali pada putra bungsu presiden Amerika.“Aku tahu, tetapi Anda telah melanggar janji yang sudah ditanda tangan. Aku menginginkan Aisyah,” balas Barron.“Kami tidak pernah berpikir bahwa Anda maunya Aisyah karena itu tidak mungkin. Aisyah adalah istri Sean.” Jack menatap tajam pada Barron. Dia sangat kesal dengan tindakan pemuda itu.“Hahaha. Aku sudah mengatakan wanita itu berbeda dari yang lain. Harusnya kalian semua sudah mengerti karena malam itu hanya Aisyah yang berbeda.” Barron tersenyum tipis.“Apa kamu gila?” James berdiri karena tidak bisa menahan diri lagi. Dia tidak mau merusak kebahagiaan Sean yang pernah kehilangan ibu dan adik yang masih di dalam kandungan.“James.” Jack menahan tangan James ya

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 114 Menginginkan Aisyah

    Barron benar-benar datang ke rumah utama keluarga Jack dan semua orang telah menunggu pria itu. Mereka tidak sabar ingin tahu wanita mana yang beruntung menjadi pasangan putra bungsu dari pria paling berkuasa di Amerika.“Di mana Sean dan Aisyah?” tanya Jack memperhatikan semua orang yang telah duduk di kuris masing-masing. Dia tidak melihat cucu kesayangannya dan sang istri.“Tuan Sean dan Nyonya muda sudah pergi setelah sarapan bahkan matahari baru terbit,” jawab kepala pelayan yang mengatur semua urusan rumah utama.“Kemana?” tanya Jack.“Tuan muda tidak memberitahu kami, Tuan. Elio ikut serta dengan mobil lain,” jawab kepala pelayan.“Aku akan menghubungi Sean.” James mengeluarkan ponsel dari saku jasnya.“Tidak perlu. Sean tidak akan peduli dengan kehadiran Barron. Dia juga tidak memiliki saudari kandung yang mungkin akan dipilih,” ucap Jack.“Baiklah.” James menyimpan kembali ponselnya.“Tidak aka nada orang yang mampu mengganggu kesenangan Sean,” gumam James.Semua gadis muda da

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 113 Alam Bebas

    Setelah sarapan Sean dan Aisyah meninggalkan kastil. Lokasi keluarga yang masih sepi karena semua orang masih terlelap di dalam tidur yang indah. Mereka berdua pergi ke padang rumput di mana terdapat peternakan kuda serta tempat Latihan.“Kita sampai, Sayang.” Sean mengendarai sendiri mobil. Dia berdua saja dengan Aisyah.“Cantik.” Aisyah melihat pemandangan yang hijau. Kuda tampak bebas tanpa ada tali pelana.“Ayo kita berkuda,” ajak Sean.“Ya.” Aisyah dan Sean bergandengan menuju kandang kuda.“Ini kuda milikku, Sayang. Black.” Sean mencium kuda hitam tinggi dan tampak dingin.“Tuan muda.” Pengurus kuda berlari mendekati Sean dan membungkuk.“Kapan Anda kembali?” tanya pria itu.“Kemarin,” jawab Sean.“Tuan ….” Pria itu melihat pada Aisyah.“Dia istriku. Aisyah. Satu-satunya wanita yang aku cintai di dunia ini.” Sean merangkul Aisyah dan tersenyum.“Nyonya muda.” Pria itu memberi hormat pada Aisyah. Dia benar-benar terkejut melihat wanita yang berbeda dan menjadi istri Sean.“Pilihl

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 112 Persetujuan

    Jack kembali ke aula pesta. Dia meminta semua orang berpindah ke ruang pertemuan untuk membicarakan permintaan Barron.“Ada apa ini? Malam sudah sangat larut dan kita masih harus berkumpul di ruang pertemuan?” tanya beberapa orang yang heran. Mereka sudah lelah dan mengantuk. Siang yang sibuk dan hanya butuh istirahat di malam hari.Semua anggota keluarga dari muda hingga tua telah duduk di kursi mereka masing-masing. Mereka menunggu berita penting yang ingin disampaikan oleh Jack sehingga tidak bisa menunggu lagi esok hari.“Berita apa yang akan disampaikan oleh kakek Jack?” Mereka bertanya-tanya dan sudah tidak sabar.“Di mana Sean dan istrinya?” tanya kakek Jack memperhatikan ruangan dan tidak melihat cucu kandungnya.“Istri Sean tidak bisa bertahan di aula pesta. Mereka sudah kembali,” jawab seorang pria.“James, hubungi Sean!” perintah Jack dan James segera mengeluarkan ponselnya.“Sean, kita semua berkumpul di ruangan rapat keluarga,” ucap James langsung.“Aisyah sudah tidur. Aku

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 111 Perjanjian

    Sean benar-benar ingin membawa Aisyah meninggalkan aula pesta, tetapi dia dihalangi nenek Heta. Pria itu harus menghentikan kembali langkah kakinya. “Sean, Aisyah tidak bisa terus berada di sisi kamu,” ucap nenek Heta melihat pada Sean.“Kenapa tidak? Kami akan terus bersama dalam situasi dan kondisi apa pun,” tegas Sean merangkul Aisyah menempel pada dirinya.“Sean. Lihatlah! Istrimu tidak pantas berada di dunia kita.” Nenek Heta membentangkan tangan untuk menyadarkan Sean bahwa semua wanita di ruangan itu mengenakan gaun cantik dan seksi sedangkan Aisyah dengan pakaian tertutup rapat bahkan wajahnya pun tidak terlihat.“Istriku istimewa. Dia memang tidak pantas berada di sini karena Aisyah terlalu mulia untuk bisa bersama manusia rendahan.” Sean tersenyum.“Apa, Sean!” Nenek Heta melotot.“Aisyah akan tetap menjadi istri utama kamu, Sean. Kamu hanya perlu menambahkan istri pendamping,” ucap nenek Heta tersenyum.“Tidak akan pernah ada wanita lain di sisiku,” tegas Sean menatap tajam

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 110 Rasa Iri

    Semua mata melihat pada layar. Mereka menyadari bahwa Aisyah adalah ahli medis dan seorang dokter bedah terkenal dari keluarg Kairo. Mereka memiliki perusahaan teknologi di di bidang kesehatan. Menciptakan perlengkapan kedokteran dan memiliki teknik hebat di ruangan bedah. “Dia dokter Aisyah.” Mata yang tadi fokus ke layar kini berpindah ke Aisyah.“Kita tidak bisa meremehkannya. Pantas saja Sean rela memeluk agama Islam agar bisa menikahi dokter Aisyah.” Orang-orang yang awalnya menganggap Aisyah aneh dan rendah dari mereka tidak menyangka bahwa istri Sean adalah seorang yang cukup terkenal dan dicari.“Kemari, Sayang.” Sean menggandeng tangan Aisyah dan naik ke podium. Pria itu terlihat jelas pada istrinya. Dia tidak ragu dan khawatir lagi akan pandangan orang. “Selamat malam semuanya.” Aisyah memperkenalkan diri di depan semua orang.“Dia pasti cantik,” ucap seorang pria.“Itu sudah jelas. Apa kamu tidak mengenal Leana? Model sekaligus perancang busana.” Para pria.“Benar. Mereka

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 29 Menjadi Sandera

    Fatma yang tidak mengerti apa-apa diculik oleh Sean dan dibawa dengan mudahnya ke Italia. Pria itu ingin mengetahui setiap pergerakan Aisyah melalui sang asisten. Dia tidak bisa menyusul ke Mekah karena bukan seorang muslim.“Aku harus menunggu sebulan lagi.” Sean benar-benar kesal. Dia sedang memik

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 28 Kecewa

    Sean langsung keluar dari ruang tamu mewah dan Elio mengikuti tanpa aba-aba. Gamih yang bingung segera menyusul sang mafia muda sebelum masuk ke dalam mobil.“Tunggu! Kenapa Anda mencari Aisyah?” tanya Gamih yang yakin Sean datang bukan untuk bisnis.“Itu bukan urusan kamu,” tegas Sean masuk ke dala

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 27 Kediaman Sawiris

    Ruang tamu menjadi sunyi, seolah semua orang menahan napas. Sean duduk tegak di kursi kulit gelap, jemarinya mengepal tangan sofa. Mata tajamnya menatap kosong ke arah dinding, namun di balik ketenangan itu, bara amarah bergejolak. Napasnya berat, teratur, seakan memaksa diri untuk tetap tenang.“Ak

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 26 Titik Terang

    Sean melangkahkan kaki masuk ke ruang tamu. Suasana langsung memancarkan keanggunan yang tenang. Lantai marmer putih berkilau memantulkan cahaya alami yang masuk melalui jendela kaca besar, menciptakan kesan luas dan terang.“Silakan duduk, Tuan. Tuan Yasseen Mansour akan segera turun,” ucap seorang

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status