Share

BAB 295 KURANG AJAR

Author: sugi ria
last update publish date: 2026-05-10 22:29:28

"Sangat serius."

Jawaban yakin dari Kian membuat semua orang menahan napas.

"Ian, jangan main-main kamu. Jangan rusak dirimu. Sorry, Dy. Tapi kami tidak akan izinkan kalian bersama. Kalian masih bisa disembuhkan."

Mark berkata dengan wajah tegang. Sarat kecemasan. Pun dengan Shane.

"Tolong pertimbangkan lagi. Kamu masih bisa kembali normal," tambah Shane.

"Jadi kalian pikir aku ini belok. Suka sama laki-laki?" Kian mengambil kesimpulan dari perkataan sang teman barusan.

"Kalau tidak tersesat l
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 295 KURANG AJAR

    "Sangat serius."Jawaban yakin dari Kian membuat semua orang menahan napas."Ian, jangan main-main kamu. Jangan rusak dirimu. Sorry, Dy. Tapi kami tidak akan izinkan kalian bersama. Kalian masih bisa disembuhkan."Mark berkata dengan wajah tegang. Sarat kecemasan. Pun dengan Shane."Tolong pertimbangkan lagi. Kamu masih bisa kembali normal," tambah Shane."Jadi kalian pikir aku ini belok. Suka sama laki-laki?" Kian mengambil kesimpulan dari perkataan sang teman barusan. "Kalau tidak tersesat lalu apa namanya. Dia itu laki-laki. Dan kami baru saja melihatmu menciumnya."Jody langsung mengeplak lengan Kian. "Apa kubilang. Aku sudah bilang tidak mau. Tapi kamu maksa. Ketahuan kan?""Jadi benar dia memaksamu. Jody katakan saja, kami akan membelamu," tutur Valin. Dia berharap Jody melakukan ini karena tekanan dari Kian. Bukan karena keinginan Jody sendiri."Saya memang tidak mau jadi pelarian, Dokter. Tapi dia selalu memaksa.""Kamu keterlaluan, Kian," maki Valin tanpa pikir panjang."Tun

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 294 PETUNJUK

    "Ini aneh sekali. Berapa lama kita mencarinya. Tapi belum ada hasilnya."Kata Bryan melalui sambungan video call. Di depannya ada Vante, Azlan dan Vano."Menurutku ada yang terjadi padanya. Jika dia hidup, dia sudah menemukan jalan pulang. Setidaknya dia akan mengirim kode pada kita," sahut Azlan.Yang lain mengangguk setuju."Dugaanku, dia hilang ingatan," Vante melemparkan dugaan lebih mengerikan dari kematian.Jika Zen hilang ingatan semua akan buntu. Pria itu bakal menghilang seperti debu ditiup angin. Tidak ada jejak. "Tapi ularnya hemotoksin, bisanya akan langsung menghabisi korbannya," sanggah Bryan."Neurotoksin juga langsung membunuh korbannya. Efeknya akan berbeda untuk tiap individu. Bisa saja karena tahan tubuh Zen luar biasa. Siapa tahu dia hanya kehilangan ingatan, tidak sampai mati," terang Azlan.Keempatnya terdiam untuk sesaat. "Tapi kita tak boleh putus asa," ujar Vante setelah keheningan yang menyiksa."Tentu saja. Kita akan temukan dia bagaimanapun caranya," sahu

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 293 AKU TAHU PILIHANKU

    "Ada yang mau dijelaskan?"Tanya Valin seraya menyandarkan diri di kursi milik Zen. Di sampingnya ada Lexi yang masih ada di sana.Sedang di depan mereka ada Kian dan Jody. Kian terlihat tenang. Sementara Jody terlihat panik tidak karuan."Soal apa?" Kian bertanya balik penuh tantangan. Seolah dia tahu apa yang ada benak Valin."Kalian pacaran?""Kamu cemburu?"Valin melempar berkas ke arah Kian. Jody tersedak dan Lexi menggulung senyum sambil memalingkan muka. Sepertinya dia bisa menangkap kalau Kian dan Valin sesuatu yang belum selesai di antara mereka."Kalau aku cemburu, aku sudah mengikatmu.""Tuhan, kapan itu terjadi," balas Kian konyol sambil meletakkan kembali berkas yang nyaris menggores paras tampannya."Dalam mimpimu! Kian aku serius!""Siapa juga yang bercanda," sambar Kian manis.Jody memejamkan mata mendengar perdebatan Kian dan Valin. Tidak ada batas antara atasan dan bawahan. Dua orang itu adu argumen layaknya seorang teman atau ... mereka yang punya rasa tapi tak pern

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 292 PENYESALAN

    Devan! Lelaki itu mendadak muncul di depan Valin. Sudah berapa lama Valin tidak melihat atau bertemu sang mantan. Dia berjumpa Devan saat insiden Tessa ingin melukainya. Dan berakhir dengan Alvin jadi korban.Kini Devan tampak lebih dewasa dibanding dulu. Sosok yang telah lama Valin singkirkan dari hidupnya. Sejak pengkhianatan juga kejadian Vante, Valin benar-benar putus hubungan dengan Devan."Silakan, ini tempat umum."Devan jadi kikuk mendengar balasan Valin. Literally, tempat ini bisa disebut punya Valin sebab perempuan di depannya salah satu pemilik Excellent Hospital.Status yang sempat membuat Devan syok dan jadi bahan tertawaan satu rumah sakit. Pasalnya mereka tahu kisah cinta Valin dan Devan. Mereka menyebut Devan bodoh. Membuang berlian demi batu kali tanpa nilai. "Bagaimana kabarmu?" Devan bertanya tanpa menutupi binar kekagumannya pada Valin.Devan akui Valin sejak dulu cantik. Dan sekarang makin tak tertandingi pesonanya. Dengan status nyonya Archlight sekaligus salah

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 291 RAJA MODUS

    "Kian mana?"Vante melirik sang kakak ketika nama Kian terucap dari bibirnya."Kamu curiga padaku?""Tidak juga. Akan aneh jika setelah sekian lama Kakak baru melirik dia," sindir Vante.Valin manyun mendengar balasan sang adik. Padahal dia hanya ingin bertanya soal mereka yang kemarin membuat masalah, sudah beres atau belum.Keduanya baru saja keluar dari ruangan Andreas. Pria itu telah sadar dari koma yang dia derita sejak kecelakaan dengan Beck hari itu.Satu kabar gembira di tengah kedukaan yang masih menimpa. Zen masih belum ditemukan hingga hari ini. Walau begitu mereka tetap optimis. Zen baik-baik saja di luar sana.Harapan yang hingga detik ini membuat Valin mampu bertahan. Dalam kondisi hamil yang seringkali menyeretnya dalam kepayahan.Bayinya justru berulah di usia kandungan yang lumayan. Tidak seperti kebanyakan perempuan hamil lainnya."Aku tidak akan berpaling. Kalau iya, aku sudah melakukannya dari dulu."Vante angkat tangan. Tak ingin membuat tensi kakaknya naik. Merek

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 290 PENGACAU PALING MANIS SEDUNIA

    Langit sudah berubah gelap saat Carry membuka mata. Ketika dia melihat sekitarnya, dia rupanya berada di sebuah kamar. Bukan di ruang kerja Bryan."Ini di mana?" Gumamnya seraya menggeliat. Dia meringis. Tubuhnya terasa remuk redam. Pinggangnya seperti mau patah. Dan area pribadinya perih tak terkira.Bryan, lelaki itu benar-benar .... Ingin memaki tapi faktanya Carry sangat menikmati percintaan mereka tadi. Ingin memuji nyatanya tubuhnya seperti dicabik-cabik."Impoten apanya. Bohong! Ular kadutnya saja setinggi orangnya. Siapa yang menciptakan gosip tanpa bukti itu. Memangnya mereka sudah pernah berurusan dengan benda purba milik Bryan. Senggol sedikit langsung respon."Astaga! Carry pilih kembali rebahan. Rasanya malas untuk bangun. Perempuan itu naikkan kembali selimut guna menutupi kemeja yang ia kenakan."Pasti punya orang gila itu," gerutu Carry.Ingatannya kembali ke beberapa waktu lalu. Bryan benar-benar seksi. Tubuhnya penuh pilihan otot kekar. Jika pemiliknya menegang, ben

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 136 HACKER

    "Zen, Valin kecelakaan!"Berkas yang tengah pria itu pegang meluncur jatuh ke lantai. Diikuti bunyi pintu yang tertutup kasar. Semua yang ada di ruangan itu menganga. Tidak percaya melihat Zen berlari, meninggalkan meeting karena satu nama."Valin, siapa dia?" Seorang direktur buka suara."Valin, A

    last updateLast Updated : 2026-03-31
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 135 LEDAKAN

    "Tunggu dulu, Lin. Kamu akhir-akhir ini aneh. Kamu menghindariku?"Zen menahan tangan Valin di tengah tangga. Valin yang terkejut, nyaris jatuh berguling menuruni tangga ketika ia terserimpet kakinya yang lain.Untungnya Zen sigap menahan pinggangnya hingga wanita itu selamat dari hal buruk. "Kamu

    last updateLast Updated : 2026-03-30
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 132 KELELAHAN EKSTRIM

    "Cerai katamu?!"Valin meringis dengan mata memandang horor pada Zen. Paras lelaki itu berubah mengerikan, seperti iblis dari neraka. Sorot matanya merah penuh amarah. "Iya, aku mau cerai darimu!""Di dalam mimpimu!" Zen menggertakkan gigi.Berani sekali Valin berniat minta cerai darinya. Tertutup

    last updateLast Updated : 2026-03-30
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 134 TIDAK ADA YANG GRATIS

    Zen baru saja keluar dari sebuah sebuah ruangan meeting ketika satu pukulan menghantamnya. Mark langsung menahan sang pelaku yang tidak lain adalah Adrian.Zen sendiri hanya mengusap sudut bibirnya yang berdarah. Sakit? Hanya pukulan Adrian tidak akan membuatnya tumbang."Kau pembunuh! Audrey menin

    last updateLast Updated : 2026-03-30
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status