Share

9 - Noah Lee

Penulis: Shiooki
last update Tanggal publikasi: 2026-03-13 19:20:01
“Seharusnya … aku tidak melahirkanmu.”

Tetesan air jatuh dari mata seorang wanita berambut panjang yang berantakan. Dia menunduk sambil menangis, kedua tangannya mencengkeram sesuatu di bawahnya.

Tatapannya terlihat kosong.

Lalu setelahnya, pemandangan itu berubah. Kini dia berdiri di depan sebuah pintu yang mengarah ke balkon. Langit cerah membentang di luar sana. Tanpa ragu, wanita yang tadi menangis itu melangkah ke tepi balkon, lalu menjatuhkan dirinya.

Ara mengenali kenangan itu. K
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Iblis Yang Mencintaiku    110 - Luka yang Disembunyikan

    “Hei! Kau tidak apa-apa? Jangan bercanda! Aku tidak punya cukup kekuatan untuk menolongmu juga.” Anthony tidak langsung menjawab. Kepalanya tertunduk, menatap darah yang terus mengalir dari lubang besar di perutnya. Cairan merah itu membentuk genangan di lantai yang retak dan dipenuhi pecahan kristal. Beberapa saat kemudian, dia menggeleng pelan. “Fokus saja menyembuhkan Ara,” gumamnya serak. “Aku bisa mengurus diriku sendiri.” Vance mengernyit bimbang. Dia tidak bermaksud meremehkan iblis di hadapannya. Namun, melihat Anthony yang terus terbatuk darah sambil menahan ringisan sakit, membuat church grim itu merasa tidak nyaman. Dia ingin membantu, sungguh. Tetapi dengan kekuatannya yang sekarang, Vance bahkan kesulitan mempertahankan kesadaran setelah mengeluarkan energi sebesar itu untuk menyelamatkan Ara. Melihat kekacauan di ruangan ini, Vance jadi teringat percakapan mereka beberapa waktu lalu tentang kutukan dan Araphael, dan ten

  • Iblis Yang Mencintaiku    109 - My Puppy Girl

    Keempat kaki Vance tak henti-hentinya berlari di atas tanah gersang Abyss. Telinganya tegak, sementara ekor hitamnya berkibas gelisah di udara. Sebenarnya, dia bisa saja berteleportasi menuju objek atau subjek yang ada di dalam pikirannya. Dalam kata lain, Vance seharusnya dapat langsung muncul di dekat Ara hanya dengan membayangkan gadis itu. Masalahnya, wajah Jung Ara terlihat kabur di dalam pikirannya. Dia bahkan tidak bisa mencium aroma gadis itu ataupun melakukan kontak batin dengannya. Memikirkan Anthony J. Wallenstein pun bukan jalan pintas yang tepat sebab sedetik setelah dia mencoba melakukannya, tubuh Vance langsung tersengat sesuatu, seolah ada penghalang yang menghalanginya. Vance hanya bisa menggantungkan harapan pada keadaan Ara. Dia bersungguh-sungguh mendoakan keselamatan gadis itu meski tidak yakin apakah doanya akan didengar oleh malaikat, atau justru iblis. Vance sempat mengira dirinya hanya berputar-putar tanpa ar

  • Iblis Yang Mencintaiku    108 - Pertemuan yang dinantikan

    Jivael terlihat begitu lihai ketika mengayunkan pedang miliknya—pedang terkuat yang pernah ada. Gerakannya lincah bak tarian di udara, tampak sangat indah saat semilir angin menyejukkan Nirvana melewati pakaian serba putihnya. Rambut pirangnya ikut menari seiring ayunan pedang, cahaya yang menyorotnya menambah kilau pada setiap gerakan. Saat ini, Jivael tak memiliki tugas karena beberapa waktu lalu dia telah menyelesaikannya, sehingga dia menggunakan waktu senggangnya untuk berlatih sekaligus melatih para pasukannya. Hingga beberapa saat kemudian, ayunan pedang itu tiba-tiba berhenti. Pasukannya ikut menghentikan kegiatan, dan gema lantunan pujian yang sebelumnya memenuhi Nirvana pun lenyap begitu saja. “Hara .…” Lirih suara Sephael terdengar dari sisi pohon, mengalihkan perhatian Jivael. Dia segera memasukkan pedangnya ke selubung yang bertengger di pinggang, lalu mengepakkan sayap dan melayang mendekati Sephael. Air mata membasahi pipinya t

  • Iblis Yang Mencintaiku    107 - Semanggi Daun Lima

    Apa Juslandier yang memberitahunya? Tidak. Mustahil. Anthony tidak akan sebodoh itu, karena memberitahu sang Raja Abyss sama saja seperti menyerahkan dirinya sendiri pada hukuman mati. Kalau begitu, dari mana beliau mengetahui semuanya? Di detik itu juga, Jattandier melirik ke arah Mikhail yang mematung di tempatnya. Pengikut setia Juslandier itu refleks menundukkan kepala saat menerima tatapan penuh niat membunuh dari putra mahkota Abyss. "Aku tidak bermaksud demikian, Ayah." Raja Abyss menghela napas panjang sebelummembalikkan tubuh, memunggungi putra sulungnya. Netra semerah darah miliknya tertuju pada sosok yang tengah mengamuk di kejauhan, dan Juslandier masih berusaha mendekati Ara meski tubuhnya sudah penuh luka dan napasnya terdengar memburu. Pemandangan itu membuat sang Raja terdiam beberapa saat, lalu kedua sudut bibirnya terangkat samar. 'Lihatlah putra kita. Dia begitu keras kepala,

  • Iblis Yang Mencintaiku    106 - Makhluk Suci yang Cacat

    "Jikalau pun aku tidak menandainya, dia tetap akan berakhir bersamamu. Jadi apa bedanya?" Anthony mendengkus pelan. Sedari awal, dia memang memiliki firasat bahwa Araphael akan bereinkarnasi. Dan sejak saat itu pula, dia mulai menyusun rencana demi rencana untuk menyelamatkannya dari kutukan. Dia mencari berbagai cara. Mengunjungi banyak tempat, bahkan rela tinggal di Bumi selama ratusan tahun hanya demi menunggu waktu yang tepat. Namun, semua rencananya runtuh begitu mengetahui Jattandier telah menandai jiwa manusia yang menyimpan ingatan Araphael. Anthony terpaksa menyusun ulang semuanya. Dan sekarang, sekali lagi Jattandier menghancurkannya. Anthony berniat membalas ucapan kakaknya. Namun, niat itu langsung hilang ketika tekanan besar dari arah depan mendadak meningkat drastis, membuat Anthony menoleh cepat. Dan untuk pertama kalinya, ekspresi terkejut muncul jelas di wajah iblis blasteran Abyss-Nirvana itu. "AAAAKHHH!"

  • Iblis Yang Mencintaiku    105 - Kutukan yang Kembali Bangkit

    Di setiap penjuru Abyss, bahkan di sepanjang jalanan, obor-obor raksasa berdiri menjulang hampir lima meter tingginya. Api merahnya menyala liar, menerangi tanah gersang nan suram. Tengkorak manusia dan hewan dijadikan hiasan di berbagai sudut, sementara naga-naga beterbangan di langit Abyss yang gelap kemerahan. Seluruh penghuni dunia bawah tampak bergembira. Mereka menyambut perayaan yang hanya terjadi enam tahun sekali, yaitu saat bulan merah muncul di Bumi. Terdapat tujuh istana besar yang berdiri megah di tanah Abyss. Salah satunya adalah istana milik klan Littenheim di wilayah paling selatan. Dan yang terbesar, istana utama milik klan Bloodfallen di bagian utara. Masing-masing istana memiliki pemimpinnya sendiri, tetapi seluruh klan tetap berada di bawah kekuasaan Bloodfallen. Para iblis yang sehari-hari bertugas menyiksa pendosa di berbagai tingkat penjara Abyss kini berkumpul di wilayah masing-masing. Ada yang berasal dari Padang Duri,

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status