MasukSelina adalah bilah belati yang disembunyikan oleh putra mahkota Keluarga Gunawan. Saat berusia tujuh tahun, Selina Salim ditemukan dan dibawa pulang oleh Nathan Gunawan. Di usia delapan tahun, Selina sudah memegang pisau. Di usia lima belas tahun, Selina bahkan sudah mampu membantu Nathan menghancurkan lawan-lawannya. Pada hari ujian nasional, Selina seorang diri menerobos markas para penculik untuk menyelamatkan Nathan. Tubuhnya terkena tujuh belas tusukan pisau. Sejak saat itu, Nathan sangat memanjakannya. Begitu mereka mencapai usia yang legal untuk menikah, Nathan langsung menggandeng Selina untuk mengurus surat menikah. Nathan bersumpah di dekat telinganya, “Selina, aku akan mencintaimu selama sepuluh ribu tahun lamanya.” Tubuh Selina dipenuhi bekas luka yang mengerikan. Setiap malam, Nathan selalu memeluknya dengan erat. Bibirnya yang hangat menyusuri setiap bekas luka di tubuh Selina, lalu berbisik pelan di tengah keintiman mereka, “Selina, kamu yang paling bersih. Jangan pernah tinggalkan aku.” Dulu, Selina benar-benar memercayainya. Sampai suatu hari, dia tanpa sengaja memergoki ‘angsa putih’ yang selama ini dipelihara Nathan di luar. Nathan mengira dirinya telah menyembunyikan hubungan itu dengan sangat rapi. Namun, dia tak tahu bahwa selama ini Selina telah diam-diam berhasil masuk universitas. Sementara gadis yang selama ini sangat dilindungi Nathan, ternyata adalah teman terdekat Selina sendiri.
Lihat lebih banyakAcara wisuda kali ini, Selina tampil di atas panggung sebagai lulusan berprestasi untuk menyampaikan kata sambutan.Bintang yang dulu pernah redup itu, akhirnya menyingkirkan abu yang menutupinya, lalu bersinar terang di panggung yang memang menjadi miliknya.Di bawah panggung, Steven menggendong Luna yang sudah berusia dua tahun. Di sampingnya, berdiri Brian yang kini terlihat semakin dewasa dan tampan.Begitu kata sambutannya selesai, Brian naik ke panggung dan memberinya seikat bunga matahari yang cerah.Sementara itu, di sudut yang jauh, ada seorang pria yang masih dengan rakus menggambarkan setiap lekuk wajahnya.Selama tiga tahun, Nathan sudah datang ke Wiras sebanyak seratus enam puluh kali. Dia tak pernah melewatkan satu pun pertunjukan Selina.Pada hari Selina melahirkan, dia bahkan berlutut menaiki seribu anak tangga di sebuh kuil demi memohon sebuah tasbih baru untuknya.Namun, Selina tak pernah sekalipun menemuinya.Kondisi tubuh Nathan semakin memburuk. Dokter bilang depr
Mimpi indah itu terputus oleh suara perawat.Nathan membuka matanya perlahan. Yang dilihatnya adalah wajah asistennya yang tampak agak murung.Begitu melihatnya tersadar, asistennya buru-buru melapor, “Pak Nathan, identitasmu bermasalah. Pihak kedutaan sedang melakukan penyelidikan. Sebaiknya kita pulang lebih dulu.”Nathan mencabut jarum infus dan duduk, “Siapkan mobil, kita ke Keluarga Joman.”Sementara itu, Selina sedang menikmati buah ceri yang baru saja dicuci sendiri oleh Brian sambil berjemur di kursi santai.“Brian, waktu itu aku hanya menggunakanmu sebagai tameng karena keadaan mendesak. Jangan salah paham.”Steven memandangi Brian yang begitu rajin dengan wajah kesal.Brian mengambil selimut tipis dan meletakkannya di dekat tangan Selina, memastikan dia bisa meraihnya dengan mudah saat membutuhkannya.“Iya, aku nggak salah paham.”Melihat Brian seolah tak peduli dengan perkataannya, Steven pun menggeleng dan kembali melukis.Tiba-tiba, bel pintu berbunyi. Ketiga orang itu mel
Keesokan harinya, saat keluar rumah, Selina baru menyadari bahwa ternyata Nathan belum pergi.Dia bersandar lesu di pintu mobil. Begitu melihat Selina, sorot matanya yang tadinya redup langsung kembali bersinar.“Selina, kamu mau pergi ke mana? Aku bisa mengantarmu.”Namun, Selina tak menghiraukannya. Dia langsung masuk ke mobilnya sendiri.Nathan pun mengemudikan mobil dan mengikuti dari belakang dengan wajah muram.Dia tak percaya. Baru dua bulan berlalu, bagaimana mungkin Selinanya sudah jatuh cinta pada orang lain?Lagipula, semua masalah di antara mereka hanyalah salah paham. Selama Selina sudah tak marah lagi, dia pasti akan kembali ke sisinya.Baru setelah tersadar kembali, Nathan baru menyadari bahwa tujuan Selina adalah ke rumah sakit.Selina sakit? Untuk apa dia ke rumah sakit?”Sambil menyesali dirinya yang tak menyelidiki semuanya dengan lebih teliti, dia juga terus mengawatirkan kondisi Selina.Hingga akhirnya, dia mengikuti Selina masuk ke bagian ginekologi.Di sana, dia
Selina sedang mengurus cuti kuliahnya. Beberapa hari belakangan ini, dia terus bolak-balik antara rumah dan kampus.Di tikungan dekat kampus, dia tak sengaja menabrak seseorang.Selina buru-buru berdiri tegak dan meminta maaf, “Maaf.”Namun, orang itu malah langsung memeluknya erat. Suaranya terdengar terisak, “Selina, akhirnya aku menemukanmu.”Mendengar suara itu, seluruh tubuh Selina menegang. Dia langsung mendorongnya menjauh, “Nathan, kok kamu bisa ada di sini?!”Wajah Nathan tampak terluka, dia menjelaskan, “Selina, terlalu banyak salah paham di antara kita. Bisakah kamu mendengar penjelasanku?”Mahasiswa yang berlalu-lalang mulai memperhatikan mereka dengan penasaran.Selina membawanya ke sebuah kafe di dekat kampus.Dengan mata berkaca-kaca, Nathan menjelaskan semuanya dari awal sampai akhir.Usai menjelaskan, dia hendak meraih tangan Selina. Suaranya terdengar tergesa-gesa, “Selina, aku dan Heyli hanya hubungan kontrak. Surat menikah kami itu palsu. Aku ditipu oleh kakek.”“He






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.