LOGINIbu mertua Ayla tiba-tiba dilarikan ke rumah sakit! Ayla yang selalu diperlakukan tidak adil oleh Mertua dan adik iparnya menjadi tersangka utama penyebab semua itu terjadi. Pernikahannya pun terancam kandas hanya karna fitnah dari sang ipar. Apakah benar Ayla yang meracuni mertuanya? Dan bisakah pernikahan Ayla kembali seperti semula di saat kepercayaan Arta padanya perlahan pupus? Disaat Ayla mencoba memperjuangkan kembali citra dirinya atas fitnah yang ia terima, justru Rahasia sang Mertua pun mulai terkuak!
View MoreSepatu yang Zael gunakan melesat karena lantai yang licin. Sayangnya Zael cukup sigap untuk terjatuh. Ia segera menahan dirinya dengan menumpukkan lututnya ke besi pegangan tangga. Alhasil Zael dan Ayla masih terselamatkan."See? Gerak dikit aja ampir jatoh kan?" bisik Zael sambil menahan nafas lantaran kini wajah mereka terlalu dekat. Glek!Ayla segera memalingkan wajahnya karena malu. Zha ... El ....!" teriaknya frustrasi. ***Ayla menghela nafas panjang sembari memejamkan kelopak matanya. Ia mencoba menenangkan diri atas semua rentetan kejadian yang begitu tiba-tiba baginya itu. Mulai dari sang mertua yang tetiba dilarikan ke rumah sakit, hingga perpisahannya dengan Arta yang begitu menyakitkan baginya. Lalu kini, ia duduk di kursi belakang mobil Zael. "Berat banget ya hidupnya mba?" canda Zael yang ternyata sedari tadi meliriknya dari kaca spion depan mobil."Udah tau, ngapain nanyak!" cibir Ayla sambil mengerucutkan bibirnya lalu mendengus."Dih malah marah. Enak dianterin. an
“Sebenernya aku balik ke Indo karna suami mama meninggal. Jadi aku mau nemenin mama dulu sampe mama baikan,” ungkap Zael tak tiba-tiba.Ayla tersentak kaget mendengar ungkapan tak terduga dari Zael tersebut. Namun ia tak memperlihatkan ekspresi apapun. Ayla tahu, bahwa hubungan Zael dengan sang ayah tak baik lantaran ayah Zael pernah menduakan ibunya.“Kalo begitu sedang apa kau di sini? Bukankah seharusnya kamu menemani Mamah? Mamah pasti sangat terpukul.”“Hahaha, harusnya sih begitu. Tapi tadi Mama usir aku karna aku marahin mamah yang nangis terus. “ Zael tertawa renyah mengingat nasib dirinya yang ironi. Ayla mengulas senyum tanda merespons. “Trus gimana dong?”tanyanya prihatin.“Alah, bentaran lagi juga mama telpon,” hibur Zael pada dirinya sendiri. Meski begitu, ada kekhawatiran tersirat di wajahnya. Namun benar saja. Tak lama kemudain ponselnya berdering. Tertera nama Mom di layar ponselnya. Ia pun segera mengangkatnya. [Kamu dimana?] Suara lembut
Ayla menutup mulutnya dengan telapak tangan saat melihat sosok tak terduga di hadapannya. "Z-Zael?" gagap Ayla. Pria berperawakan tinggi itu menampilkan senyum terbaiknya saat mendengar sapaan Ayla. Deretan geliginya yang bergingsul membuatnya tampak lebih manis saat tersenyum. Lelaki yang tak lain adalah sahabat lama Ayla itu, tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya saat bertemu kembali dengan Ayla. "Hehe. Hai Ayla, ngapain ujan-ujan gini bengong di luar kafe? Abis diusir suami ya?" kelakar Zael membuat Ayla tersentak kaget. Deg!"Ap-apa?" gagap Ayla lagi dengan wajah panik. "Ya ampun Ayla kamu ini ngga berubah ya. Aku bercanda kali!" kekeh Zael sambil menepuk bahu Ayla. Zael melangkah maju lalu menaruh payung yang ia genggam di sampingnya. Sedangkan Ayla menghela nafas lega saat menyadari bahwa apa yang Zael katakan hanya sekedar gurauan. Dalam hati ia merasa takut bahwa apa yang menimpanya diketahui pria yang k
"Jangan kembali ke panti asuhanmu dulu. Sewa lah tempat tinggal di tempat yang layak."Begitu isi catatan itu. Sebuah ungkapan halus untuk mengusir Ayla dari rumahnya. Ayla pun tersenyum kecut membacanya. "Apa yang sudah kuperbuat hingga menerima perlakuan seperti ini?" monolog Ayla."Permisi mba, restonya sudah mau tutup. Maaf," kata seorang pelayan tiba-tiba.Memang sejak tadi pun, sang pelayan terus memerhatikan wanita berparas anggun itu. Menerima senyuman tulus sang pelayan, Ayla mengangguk. Ia pun segera berdiri setelah mengemasi barang-barangnya, lalu memasukkannya ke dalam tas selempang kecil berwarna hitam. "Saya mau tutup karna gak ada pelanggan mbak, biasanya jam 5 tutupnya," tambah pelayan wanita itu seolah menghibur Ayla dan agar tak terkesan seperti tengah mengusir.Pelayan itu memang menyaksikan semuanya sejak awal. Melihat senyuman miris sang pelayan yang terlihat kasihan pada Ayla. Ayla pun menanggapinya kembali dengan senyuman lantas melengos pergi. Dengan gontai






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.