แชร์

Bab 69 so beautiful

ผู้เขียน: Miss Luxy
last update วันที่เผยแพร่: 2026-06-13 23:52:20

"Ah, Juki. Udahlah, terima kasih banyak atas kalung ini. Kalungnya sangat cantik. Sefaiknya kita segera turun. Kasihan Oma udah nungguin kita dari tadi!" potong Nadine mengalihkan pembicaraan.

"Ah, oke!" Juki sendiri juga tidak ingin membuat Nyonya Marta menunggunya terlalu lama. Keduanya pun segera keluar dari kamar dan turun ke lantai utama.

Benar saja, Nyonya Marta sudah menunggu sedari tadi. Wanita itu segera memerintahkan sopir untuk menyiapkan mobil.

"Maaf kami sudah membuat Oma
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (2)
goodnovel comment avatar
Wahyu Di
kok nda bisa nonton iklan sudah waduh
goodnovel comment avatar
Mimin Rosmini
Nadine masih dgn penampilan uniknya?????Juki alias Julian juga gimana tuh? apa masih nyamar dengan tompel nya?
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 182 hanya Nadine

    Ana tak bisa berbohong lagi. Kali ini rahasianya sudah terbongkar dengan sendirinya. Wanita itu pun langsung mengambil sebuah pisau dapur untuk mengancam Julian dengan mencoba menyayat pergelagan tangannya sendiri."Ya, aku memang orang yang sudah memisahkan kalian. Aku juga yang merencanakan Nadine diperkosa oleh kakakmu yang bodoh itu. Aku memang sengaja melakukannya karena aku tidak ingin Nadine mendapatakan kebahagiaan terus. Kenapa hidupnya selalu dikelilingi oleh orang-orang yang menyayanginya. Tapi aku tidak pernah! Aku benci dengannya karena dia selalu mendapat hadiah mewah di hari ulang tahunnya. Tapi itu semua tidak pernah aku rasakan. Apakah dunia ini terlalu kejam bagi perempuan miskin sepertiku!" Ucapan Ana kali ini cukup membuat Julian terdiam.Rupanya Ana memendam rasa iri hati kepada Nadine sejak lama. Dan sekarang waktunya untuk membuat Julian bertekuk lutut di hadapannya meskipun itu sulit."Hilangkan rasa irimu itu, Ana! Jangan sakiti dirimu sendiri hanya karena kam

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 181 akhirnya aku selingkuh juga

    Setelah Julian bertemu dengan Wawan. Pria itu segera pulang ke rumah. Kali ini ia sangat bahagia lantaran sang istri belum meninggal. Setelah ini pria itu akan menggugat cerai Ana dan ia akan bicara terus terang bahwa Nadine masih hidup."Nadine, akhirnya perasaanku tidak pernah salah. kamu memang istriku Nadine. Syukurlah kamu masih hidup, ini adalh sebuah kebahagiaan," batin pria sambul berjalan ke arah rumahnya. Tak sabar ia segera memberitahukan kepada kedua orang tuanya jika Nadine masih sehat bugar.Sementara itu di rumah. Ana yang masih emosi dan mengadu kepada mertuanya, wanita itu pun berharap Nyonya Ratih bisa mengusir Soraya dri kehudupan suaminya."Pokoknya perempuan itu harus pergi dari kehidupan suamiku. Atau bila perlu aku harap perempuan tua itu bisa membujukn suamiku untuk pindah dari rumah ini. Pokoknya aku nggak mau Mas Julian direbut perempuan sundal itu. Aku nggak mau!" gerutu Ana setelah ia mengadukannya kepada Nyonya Ratih.Tak berselang lama, tiba-tiba perempua

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 180 lima ronde semalam

    "Kau yakin?" sahut Julian untuk memastikan omongan Wawan. "Saya yakin sekali, Pak. Soraya Hartanto itu wanita muda kaya raya, ada yang bilang dia cucu konglomerat. Cuma pastinya saya tidak tahu pasti siapa kakeknya. Dulu ada yang bilang Soraya Hartanto mati bunuh diri. Tapi entah mana yang benar. Yang jelas wanita udah lama meninggal. Apa Pak Julian tidak pernah mendengar nama Soraya Hartanto? Dia memang jarang diliput media, karena dia sangat introvert, pernah lihat langsung?" tanya Wawan saat melihat wajah Julian yang sedang memikirkan sesuatu. "Aku pernah mendengar nama itu, bahkan aku sudah bertemu dengannya!" jawab Julian dengan napas panjang. Wawan membulatkan matanya dan kaget dengan pengakuan Juian. "Apa, Pak? Anda pernah bertemu dengan Soraya Hartanto? Tidak mungkin itu, Pak. Soraya Hartanto sudah nggak ada. Pasti itu bukan dia. Itu pasti setan!" jawab Wawan yakin. "Setan gimana? Aku malah bertemu dan bicara langsung dengan dia. Bukan cuma itu saja. Aku juga berhubungan i

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 179 Nadine masih hidup

    Julian melototkan matanya. Bagiamana bisa Wawan berpikir jika istri Julian sedang hamil. Apa hubungannya dengan dirinya yang tiba-tiba suka es doger. "Ah, itu nggak mungkin. Istriku tidak hamil," kata Julian sambil tersenyum. "Ya, itukan cuma dugaan saya saja, Pak. Oh iya, sebelumnya saya turut berduka cita atas kepergian Bu Nadine. Pasti Pak Julian sangat sedih ditinggalkan wanita yang sangat Anda cintai. Saya juga tidak menyangka BU Nadine bisa pergi dengan tragis!" ucap Wawan. Julian mengela napas panjang. "Ya, kamu benar. Aku memang sangat terpukul dengan kepergiannya yang mendadak. Tapi semua itu sudah takdir. aku harus ikhlas, meskipun aku berharap dia masih hidup," ucap Julian. Wawan sendiri tahu bagaimana kesedihan Julian. Nadine dan Juki memang pasangan yang tidak bisa dipisahkan. Tiba-tiba Wawan bercerita tentang pengalamannya yang tidak sengaja pernah melihat sosok yang mirip Nadine waktu di rumah sakit saat sedang menunggui ibunya sakit. "Saya sendiri juga berharap se

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 178 ini enak banget

    Soraya yang nampak panik, wanita itu berkacak pinggang melihat eksprei Julian yang taknkunjung pergi. "Kamu tunggu apa lagi, Mas? Katanya mau pergi!" tanya Soraya. Juian terkesiap dan langsung mengangguk."Ah iya, aku akan pergi. Yakin lewat sini aman?" tanya Julian untuk memastikan. "Aman! Pokoknya kamu percaya aku saja!" jawab Soraya. Julian mulai melangkahkan kakinya masuk ke lorong yang gelap itu. "Baikalah, aku pergi sekarang. Jaga dirimu baik-baik!" ucap pria itu sambil mengusap wajah Soraya sebelum dirinya masuk ke lorong. Soraya tersenyum senang. "Kamu juga hati-hati! Jaga dirimu baik-baik!" Julian segera masuk ke dalam lorong itu. Soraya memperhatikan kepergian suaminya dengan penuh doa dan harapan semoga mereka segera bersatu lagi dalam kebahagiaan. Hanya sekitar tiga puluh detik saja. Julian sudah sampai di ujung lorong yang terletak di jalan seberang. Pria itu segera keluar dari sana. Namun apa yang terjadi selanjutnya. Julian dibuat hampir setengah mati saat terden

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 177 makhluk paling benar

    "Em... bukan apa-apa, lupakan!" sahut Julian nampak salah tungkah.Sementara itu di tempat lain, Ana yang sudah sampai di rumahnya. Wanita itu langsung membanting pintu. Rasanya ia ingin sekali membunuh Soraya saat itu juga. "Brengsek kau perempuan jalang! Aku tidak bisa diginiin. Aku sangat yakin sekali jika Mas Julian ada di rumah perempuan itu. Mama! Sepertinya aku harus telepon Mama. Hanya perempuan tua itu yang bisa menolongku!" Ana segera mengambil ponselnya, setelah itu ia segera menelepon nomor Nyonya Ratih untuk mengadu. Hanya dalam bebrapa menit saja, sambungan telepon terhubung. "Halo, sayang! Ada apa lagi? Apa Julian digoda lagi sama perempuan itu?" Suara Nyonya Ratih langsung mendominasi. Ana memulai sandiwaranya. Ia mulai menyiapkan drama air mata buayanya untuk mengelabuhi Nyoya Ratih. "Hiks! Iya, Ma. Mas Julian pergi ke rumah perempuan itu lagi!" jawab Ana dengan memasang suara sedihnya. "Apa! Julian ke rumah perempuan itu lagi? Sepertinya Mama harus tegas dan mel

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 4 bawa ular ke kamar

    Juki hampir saja keceplosan. Pemuda itu segera meralat jawabannya pada pelanggan setianya."Eh maaf, maksudnya saya sedang sibuk bikin sate di rumah Tante Nadine. Jadi, mohon dimaklumi. Besok saya udah jualan lagi kok!"Akhirnya pelanggan Juki mengerti. Pemuda itu hampir saja mengatakan sesuatu yan

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 3 sibuk nusuk

    "Ba-baik, Tante!" jawab Juki. Nadine sendiri juga bingung. Sungguh, wanita itu nampak gusar seolah ia juga sangat gugup."Ya ampun, bisa kah aku melakukannya? Aku takut sekali. Hah, kalau saja Oma nggak maksain aku buat punya anak. Aku nggak bakalan ngelakuin hal gila kayak ini. Apalagi sama cowok

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 2 lampu kamar harus mati

    “Diafff kamfu!” teriak Nadine lagi. Kali ini Juki berusaha untuk tidak tertawa meskipun ia ingin sekali tertawa mendengar jawaban wanita itu. Konyol, ini sangat konyol. Bagaimana nanti jika dirinya jadi hidup serumah dengan wanita itu, pasti hari-harinya dipenuhi dengan kegilaan. “Iya, iya, maafk

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 1 tusuk aku saja

    "Aduhhh, susah amat nusuknya, alot bener nih daging sampai pegel tangan!" Juki menggerutu saat ia sedang menusuk daging kambing yang teksturnya cukup keras. Seperti biasa Juki selalu membuat puluhan tusuk daging sapi dan kambing untuk dagangannya sebagai tukang sate. Namun tiba-tiba... "Daripada

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status