Share

333

Author: Naomiliana
last update publish date: 2026-09-02 23:29:26

Mereka berbicara cukup lama namun tidak menyadari jika terdapat seseorang yang mencuri dengar percakapan mereka.

“Aku harus melaporkan hal ini,” ucap orang itu dan segera pergi.

Sementara di tempat lain, Lian Wei mendapatkan surat dari mata-mata di Kekaisaran Song. Ia membuka kertas itu dan membacanya.

“Bagus… sangat bagus.”

“Nona, apa yang bagus?”

“Mingmei siapkan bahan herbal terbaik dan terlengkap. Lalu kemas dengan rapi, kita akan segera pergi ke Kekaisaran Song.”

“Apa? Tapi nona di sana
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   333

    Mereka berbicara cukup lama namun tidak menyadari jika terdapat seseorang yang mencuri dengar percakapan mereka. “Aku harus melaporkan hal ini,” ucap orang itu dan segera pergi.Sementara di tempat lain, Lian Wei mendapatkan surat dari mata-mata di Kekaisaran Song. Ia membuka kertas itu dan membacanya. “Bagus… sangat bagus.”“Nona, apa yang bagus?”“Mingmei siapkan bahan herbal terbaik dan terlengkap. Lalu kemas dengan rapi, kita akan segera pergi ke Kekaisaran Song.”“Apa? Tapi nona di sana berbahaya.”“Mingmei, tempat paling berbahaya adalah tempat yang paling aman.”“Cepat siapkan,” perintahnya. “Baik nona,” ucap Mingmei menerima perintah. “Nona, keadaan Selir Cui semakin memburuk,” lapor Yelu. “Memburuk? Baiklah mari kita pergi melihatnya.”Lian Wei dan Yelu pergi ke kediam Selir Cui. Tidak disangka semua orang sudah berkumpul di sana. “Kak, ada apa?” bisik Lian Wei pada Jianying yang berada paling belakang.“Ibu Selir Cui juga teracuni, tetapi tidak ada yang tahu tentang ra

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   332

    “Mengatakan apa?”“Tentang penyerangan hari ini.”“Benar juga. Aku kembali lebih dulu,” ucap Xiuhuan lalu pergi lebih dulu kembali ke istana.Sementara di Kekaisaran Song. Kaisar Song sedang menyiapkan perang, ia tidak tahu ada rencana lain dari adiknya. “Yang Mulia.”“Ada berita apa?” tanya Kaisar Song tanpa berbasa-basi.“Kekaisaran Shang tampak damai seperti tidak sedang menyiapkan perang. Lalu penjagaan di Kekaisaran Shang juga melonggar. Haruskah kita mulai menyerang mereka, Yang Mulia?”“Hahaha bodoh. Mungkin ada jebakan di sana. Tetap jalankan sesuai rencana, lalu awasi pergerakan Hong Li Hao.”“Baik, Yang Mulia.”Pengawal itu pergi dari sana meninggalkan Kaisar Song yang masih melihat peta.“Hong Li Hao aku tidak percaya sepenuhnya dengan rencanamu,” ucap Kaisar Song dengan sedikit curiga. “Kasim, panggilkan Putra Mahkota Song.”“Baik, Yang Mulia.”Saat ini Putra Mahkota Song sedang berada di perpustakaan. Ia membaca setumpuk buku, dengan sesekali mengerjakan tugas negaranya

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   331

    “Sekarang kau mulai berpikir seperti seorang petarung,” ucap Wang Xuemin sinis pada Xiuhuan.Lian Wei meliriknya malas, ia mulai berjalan lebih dulu meninggalkan mereka.“Dan kau?”“Aku?” Wang Xuemin tersenyum.Namun belum sempat Wang Xuemin menjawab, Lian Wei sudah kembali berbicara.“Aku akan mencari tahu siapa pria tadi.”“Apa?” Ucap Wang Xuemin dan Xiuhuan kaget.Tatapannya mengarah kembali ke hutan.“Karena orang yang mampu mengetahui keberadaan pedang kembar ini tidak mungkin datang tanpa alasan.”Lian Wei selesai berbicara, iaa masih menatap ke arah hutan. Ada sesuatu yang mengganjal pikirannya.“Pria itu sengaja menyebut pedang kembar,” ucapnya perlahan. “Berarti mereka sudah mengetahui hubungan antara kedua pedang ini.”“Dan mereka tahu kelemahannya,” Xiuhuan mengangguk.“Tidak,” sela Wang Xuemin.Keduanya menoleh.Wang Xuemin mengambil ranting kecil lalu menggambar pola sederhana di tanah.“Yang mereka tahu baru permukaannya.”Ia membuat dua titik yang saling berhadapan.“Me

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   330

    “Benarkah?”Deg…Tetapi kesenangan itu hanya sementara—suara dingin tiba-tiba terdengar dari belakangnya.Pria itu membeku.Perlahan ia menoleh.Seorang pria berdiri beberapa langkah di belakangnya. Pakaian putihnya sedikit berkibar diterpa angin.Tatapannya tenang, namun tajam.“Kau… Wang Xuemin.”Wang Xuemin melirik ke arah bawah tebing. Kemudian ia melihat pola pertempuran yang sedang berlangsung.“Menarik.”Pria itu langsung mencabut pedangnya.“Bagaimana kau bisa—” ucapan pria itu terpotong.“Mengetahui rencanamu?” ucap Wang Xuemin dan tersenyum tipis.“Karena sejak awal aku sudah melihat ada yang tidak beres.”Wang Xuemin menunjuk ke arah jalan.“Jejak kereta yang terlalu dangkal.”Kemudian jarinya berpindah ke pepohonan.“Perangkap yang sengaja dibuat terlalu mudah ditemukan.”Tatapannya kembali kepada pria itu.“Dan serangan yang tidak pernah benar-benar mengarah pada titik vital.”Wang Xuemin menggeleng.“Kalian tidak berniat membunuh mereka. Kalian hanya ingin memisahkan me

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   329

    “Serang!”Puluhan anak panah melesat dari balik pepohonan.“Lindungi Yang Mulia!”Para pengawal segera mengangkat perisai.Trang! Trang! Trang!Anak-anak panah menghantam perisai bertubi-tubi. Namun, serangan tidak berhenti. Dari balik pepohonan, puluhan pria berpakaian hitam melompat turun sambil membawa pedang dan tombak.Lian Wei langsung turun dari kudanya.“Xiuhuan.”“Aku tahu.”Keduanya mencabut pedang secara bersamaan.Sring!Dua bilah pedang kembar memantulkan cahaya matahari yang menembus celah pepohonan.Seorang pria menyerang Lian Wei dari depan.Lian Wei menangkis.Trang!Namun, sebelum ia sempat melakukan serangan balik, dua orang lainnya menyerangnya dari samping.Xiuhuan bergerak lebih cepat.Sret!Pedangnya menahan salah satu serangan.“Fokus pada lawanmu!”Lian Wei meliriknya.“Aku tidak meminta bantuan.”“Aku juga tidak berniat membantumu,” ucap Xiuhuan mendorong lawannya mundur.“Aku hanya tidak ingin kau mengacaukan formasi,” lanjut Xiuhuan.Lian Wei mendengus.“Ka

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   328

    “Bawa aku ke tempat kalian menemukan jejak itu,” perintah Wang Xuemin kepada pengawal.“Baik, Yang Mulia.”Beberapa pengawal langsung menaiki kuda. Lian Wei dan Xiuhuan pun mengikuti dari belakang.Tidak sampai seperempat jam, mereka tiba di sebuah jalan kecil yang mengarah ke hutan.Xiuhuan turun dari kudanya.“Di mana?”Pengawal menunjuk ke tanah.“Disini.”Lian Wei ikut turun. Ia berjongkok dan mengamati tanah yang masih lembab.Benar saja, ada bekas roda kereta. Namun, setelah diperhatikan lebih teliti, alis Lian Wei berkerut.“Ini bukan jejak kereta.”Xiuhuan menoleh.“Apa maksudmu?”“Lihat,” ucap Lian Wei menunjuk bekas roda tersebut.“Bekasnya terlalu dangkal. Kereta yang membawa beban berat seharusnya meninggalkan jejak lebih dalam.”Xiuhuan berjongkok di sampingnya.“Jadi seseorang sengaja membuatnya?”“Benar,” ucap Lian Wei, lalu menyentuh tanah di sekitar jejak tersebut.“Dan jejak ini masih baru.”Tiba-tiba—Sret!Tak!Sebuah anak panah melesat dari balik pepohonan.“Lindu

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   5

    Bahkan ia saja mungkin tidak bisa menghentikan laju serangannya, namun gadis di depannya menghentikannya tepat waktu. Semua orang kembali tercengang dengan kejadian itu. Lian Wei menurunkan kakinya, segera Jingmi terjatuh lemas."Kau beruntung aku tidak menendang kepalamu, jika aku benar-benar menen

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   3

    Satu kata sudah dapat memprediksi secara keseluruhan. Tubuh ini lemah dan jelek, tentu saja itu karena racun. Ia harus mengeluarkan racun ini dalam tubuhnya. Ia mengambil cermin yang terbuat dari perunggu, ia terkejut betapa jeleknya dia saat ini."Ini pasti ulah para rubah itu, aku yakin jika tubuh

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   4

    Melihat kepergian dan keacuhan Lian Wei terhadap Xiuhuan, membuat hatinya merasa tidak tenang. Ia tidak seperti ini sebelumnya. Biasanya dia akan acuh terhadap adiknya itu, namun sekarang entah mengapa setiap melihat tatapan dingin di mata adiknya membuat hatinya sakit. Ia hanya mampu melihat keperg

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   2

    "Kau!"'Apa sampah ini mengingatnya?' batin Lien Hua itu takut.'Ah tidak, mereka tahunya aku hilang ingatan. Baiklah mari kita biarkan dia bersenang-senang dahulu,' batin Xinxin. Ia merasakan seseorang memeluknya dari samping.'Orang ini Li Jianying, orang yang selalu ada bagi pemilik tubuh ini dan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status