Short
不倫夫に父を殺された私、即座に離婚

不倫夫に父を殺された私、即座に離婚

By:  NJマスターKumpleto
Language: Japanese
goodnovel4goodnovel
9Mga Kabanata
8.2Kviews
Basahin
Idagdag sa library

Share:  

Iulat
Buod
katalogo
I-scan ang code para mabasa sa App

父が拉致されたあの日、私・丸岩美奈子(まるいわ みなこ)は泣きながら、十億円を超える資産を持つ夫・丸岩真一(まるいわ しんいち)に助けを求めて電話をかけた。 彼は私の話を聞くと鼻で笑った。 「六千万円振り込んでおいたから、今回は大人しくして、あゆの邪魔をするな」 私は急いで頷き、すぐさま拉致犯の口座へお金を振り込んだ。 ところが、父の縄が解かれようとしたまさにその時、真一は裏で手を回し、身代金の振込みを取り消しただけでなく、拉致犯の口座まで凍結させてしまったのだ。 弄ばれたと知った犯人は激昂し、父を殺害した。三時間にもわたってなぶり殺しにされた末に、父は息を引き取った。 父の遺骨を引き取りに行く途中、街中の広告スクリーンに、真一と彼が新たに雇った若い秘書・桜岡あゆ(さくらおか あゆ)のツーショット写真が映し出されているのが目に入った。 家に帰り、父の遺骨を安置してから、真一に電話をかけた。 「離婚しよう」 電話の向こうからは、真一とあゆのいちゃつく声が聞こえてきた。 「またその手か? あゆがお前の金遣いが荒すぎるって言うから、ちょっとお仕置きをしてやっただけだ。 まさか、そんなことで怒ったわけじゃないよな?」

view more

Kabanata 1

第1話

“Liu Heng, kau akan pergi ke desa untuk ikut dalam seleksi untuk menjadi cultivator. Kau harus ikut!” ucap Kakeknya dengan tegas. Dia ingin cucu satu-satunya menjadi seorang cultivator. Itu adalah sesuatu kebanggaan bagi semua orang, tetapi bukan itu alasan utamanya.

“Tetapi kakek, aku tidak bisa berkultivasi. Kekek tahu sendiri kalau dantian ku itu cacat. Aku tidak bisa mengelola energi qi yang berarti aku tidak akan bisa menjadi cultivator. Aku lebih di sini dan mengurus kakek saja,” ungkap Liu Heng.

Liu Heng dan Kakeknya—Lin Jie—tinggal di hutan yang tidak jauh dari desa Kàojìn. Mereka hanya tinggal berdua saja tanpa ada orang lain. Liu Heng bukan cucuk kandung Lin Jie. Pada saat itu dia menemukan seorang wanita yang berlumuran darah datang ke gubuk kecil miliknya sambil menggendong bayi dan memberikan bayi itu kepadanya dan wanita itu langsung pergi begitu saja.

Beberapa saat kemudian segerombolan prajurit kekaisaran datang ke gubuknya Lin Jie juga. Mereka menanyakan tentang wanita yang membawa bayi. Tentu saja Lin Jie berbohong dengan menunjuk arah yang lain. Setelah itu tidak ada kabar apa pun. Baik itu tentang wanita itu atau tentang prajurit Kekaisaran itu.

“Kau harus ikut seleksi itu. Kakek punya teman yang bisa membantu mu. Dia berjanji akan memasukkanmu ke dalam sekte agar kau bisa belajar kultivasi. Kau harus menjadi cultivator bagaimanapun caranya!”

“Apa yang mereka minta? Tidak mungkin mereka membantu kita tanpa imbalan apa pun. Tidak mungkin mereka dengan rendah hati membantu kita,” ucap Lie Heng. Dia menatap kakeknya dengan tajam. Mencoba untuk membuat kakeknya mengaku, tetapi tidak. Kakeknya tidak akan menjawab.

“Pokoknya kau pergi saja.”

“Apa yang membuat kakek sangat ingin aku menjadi cultivator? Padahal aku bisa menjadi sarjana. Aku yakin aku bisa bersaing dengan murid yang lain. Otak milikku cukup memadai dan menjadi sarjana tidak terlalu berbahaya. Kakek tahu sendiri kalau jalan seorang cultivator itu dipenuhi dengan kekejaman dan pertarungan.  Mereka bisa saling membunuh satu sama lain,” keluh Liu Heng.

Dia memegang tangan kakeknya dan menatap dalam ke mata Kakeknya agar kakeknya tidak lagi berbohong. Liu Heng sudah menanyakan pertanyaan itu berulang kali, tetapi kakeknya selalu menghindar. Dia tidak menjawab.

Kakeknya menghela napas.

“Sepertinya aku tidak bisa berbohong lagi padamu,” ucap kakeknya dengan pasrah. Dia pun mengajak Liu Heng untuk duduk di kursi yang tidak jauh dari sana. Mereka sekarang duduk di bawah pohon besar yang rindang. “Kau bukanlah cucuku.” Liu Heng sama sekali tidak terkejut. “Kenapa kau tidak kaget?” Malah kakeknya yang kaget.

“Bukankah hal itu sudah bisa ditebak,” jawab Liu Heng. Kakeknya menyipitkan matanya. “Dari nama depan saja aku dan Kakek sudah berbeda. Aku bermarga Liu sedangkan Kakek bermarga Lin. Bukan hanya itu, Kakek juga tidak pernah membahas tentang kedua orang tuaku sama sekali. Hanya orang bodoh yang tidak bisa menebaknya.”

Kakek Liu Heng terdiam. Dia tidak menyangka kalau ternyata Liu Heng sudah tahu tentang fakta itu. Lin Jie merasa kalau apa yang dia sembunyikan selama ini sia-sia. Kalau dia tahu kalau sebenarnya Liu Heng sudah tahu, maka dia sudah membeberkan semuanya sejak lama. Lin Jie tidak memberitahukan itu karena dia takut Liu Heng tidak siap dan menjadi sedih, tetapi ternyata tidak.

“Kau tunggu di sini!” pinta Kakeknya.

Liu Heng pun menunggu di luar sementara itu kakeknya masuk ke dalam gubuk kecil milik mereka. Meski, Lin Jiu bukan kakek kandungnya, tetapi bagi Liu Heng dia adalah tetaplah kakeknya dan orang yang paling dia cintai.

Tidak lama kemudian kakeknya keluar dengan membawa sebuah kain yang sangat indah. Kain itu berwarna merah dengan bagian pinggirnya berwarna emas. Kain itu di tengah-tengahnya bergambar seekor naga yang seolah sedang menatap orang yang ada di dekatnya. Gambar itu terlihat sangat nyata dan terasa hidup.

“Ini adalah kain yang kau gunakan ketika ibumu memberikan kau padaku. Waktu itu dia terluka sangat parah. Dia langsung pergi setelah memberikan kau padaku. Dia sedang di kejar oleh lima orang prajurit kekaisaran. Aku tidak tahu kenapa dia bisa seperti itu, tetapi kau berhak tahu kebenarannya. Kau harus menjadi cultivator dan pergi ke istana kekaisaran untuk mencari kebenarannya. Kalau tidak ke sana pun tidak masalah, kau bisa mengumpulkan informasi di jalan atau di mana pun. Yang jelas kau harus pergi dari desa ini atau gubuk jelek ini,” ungkap kakeknya. Liu Heng mengerti apa yang dimaksud kakeknya, tetapi untuk meninggalkan kakeknya, itu adalah hal sulit untuk dilakukan. Mereka sudah bersama sangat lama.

“Aku tidak peduli dengan itu. Aku sudah punya Kakek, aku tidak bunuh orang lan.”

Lin Jie menggeleng pelan, “Tidak bisa seperti itu. Bagaimanapun kau harus bertemu dengan orang tuamu. Aku yakin dia sedang menanti mu kembali. Aku rasa mereka masih hidup.” Liu Heng terdiam. Di lubuk hatinya dia memang ingin tahu seperti apa kedua orang tuanya. Tidak ada anak yang tidak ingin mendapatkan kasih sayang orang tua kandungnya.

“Apa hubungannya dengan aku harus menjadi cultivator?”

“Entah kenapa aku yakin kalau jalan mencari keluargamu itu sangat berat dan berbahaya. Makanya kau harus menjadi cultivator. Kau harus menjadi sangat kuat hingga tidak ada yang bisa menghalangi jalanmu termasuk prajurit kekaisaran yang mengejar ibumu. Aku ingin kau bisa berkumpul bersama lagi dengan keluarga asli mu,” jawab Lin Jie. Dia tersenyum lembut ke arah Liu Heng. Kakeknya memang orang yang sangat baik dan lembut. Dia tidak pernah marah ataupun membenci siapa pun. Padahal banyak orang yang menghina dirinya, tetapi dia tetap bersabar dan menghadapi mereka dengan senyuman.

Liu Heng bahkan pernah marah dengan kakeknya. Dia hampir saja memukul orang yang membentak kakeknya, tetapi untung saja Lin Jie menghalangi Liu Heng. Itu kejadian yang sudah cukup lama.

Liu Heng memang tidak bisa berkultivasi, tetapi ilmu pedangnya sangat luar biasa. Dia tidak pernah di ajari oleh siapa pun. Dia hanya mendapat sedikit petunjuk dari kakeknya. Dia adalah anak yang paling ditakuti di desa. Anak seusia dirinya memang banyak yang belum bisa berkultivasi. Hanya ada beberapa yang sudah masuk ke tahap penempaan tulang, tetapi dengan ilmu berpedang milik Liu Heng. Itu bukan masalah.

“Aku tidak ingin pergi meninggalkan Kakek, tetapi kalau itu adalah keinginan Kakek, maka aku akan mengikutinya. Aku akan ikut seleksi itu dan menjadi cultivator dan menemukan orang tua ku. Setelah semuanya selesai, maka aku akan menjemput kakek dan membawa kakek ke tempat yang lebih layak.” Liu Heng memegang tangan kakeknya dan menciumnya dengan lembut. Kakeknya tersenyum

“Kau adalah anak yang sangat baik dan sangat berbakti. Aku harap kau akan tetap seperti ini,” ungkap kakeknya.

Palawakin
Susunod na Kabanata
I-download

Pinakabagong kabanata

Higit pang Kabanata

Rebyu

かとうゆう
かとうゆう
毅然としたヒロインに拍手! 権力と金の力でねじ伏せようとしてきた傲慢夫とよくここまで戦ったよ…。たとえ死のうともクズどもを刑務所にぶきこんでやると弁護士に語ったヒロイン、覚悟ががんぎまっててひたすら格好いい女だったわ!
2026-06-27 17:51:38
4
0
ノンスケ
ノンスケ
権力を持った夫の浮気、愛人の言いなりになりお金すら渡さず、養ってやってると上からものを言う婚家。たまらんわ〜。その上父親が間接的とはいえ、彼らのせいで死んだなら我慢なんてできんわね。心折れずに頑張った主人公、気持ちよかった。
2026-06-27 18:21:40
2
0
松坂 美枝
松坂 美枝
クズ男がゴミでしんどかった あれだけのことしといて何を泣いてるんだ もっとひどい目に遭っても良かったな
2026-06-27 09:47:57
2
0
9 Kabanata
第1話
父が拉致されたあの日、私・丸岩美奈子(まるいわ みなこ)は泣きながら、十億円を超える資産を持つ夫・丸岩真一(まるいわ しんいち)に助けを求めて電話をかけた。彼は私の話を聞くと鼻で笑った。「六千万円振り込んでおいたから、今回は大人しくして、あゆの邪魔をするな」私は急いで頷き、すぐさま拉致犯の口座へお金を振り込んだ。ところが、父の縄が解かれようとしたまさにその時、真一は裏で手を回し、身代金の振込みを取り消しただけでなく、拉致犯の口座まで凍結させてしまったのだ。弄ばれたと知った犯人は激昂し、父を殺害した。三時間にもわたってなぶり殺しにされた末に、父は息を引き取った。父の遺骨を引き取りに行く途中、街中の広告スクリーンに、真一と彼が新たに雇った若い秘書・桜岡あゆ(さくらおか あゆ)のツーショット写真が映し出されているのが目に入った。家に帰り、父の遺骨を安置してから、真一に電話をかけた。「離婚しよう」電話の向こうからは、真一とあゆのいちゃつく声が聞こえてきた。「またその手か?あゆがお前の金遣いが荒すぎるって言うから、ちょっとお仕置きをしてやっただけだ。まさか、そんなことで怒ったわけじゃないよな?」スマホを握りしめている私に激しい吐き気が襲い、酸っぱいものが喉元まで込み上げてきた。真一の気だるげな声は、まだ続いている。「足りないか?なら、もう二千万円やろうか。何か言ってみろ。口が利けなくなったのか?二千万じゃ足りないとでも?この二千万はな、丸岩家の面目を保つためにやるんだ。外で恥をさらすんじゃないぞ。それから、離婚なんてお遊びはもうやめろ。耳障りだ」電話が切れた。スマホの画面が明るくなり、銀行からの入金通知が表示された。並んだゼロの数字を眺めながら、私はただ皮肉にしか感じられなかった。三日前、拉致犯の刃が父の首筋に突きつけられていた。動画の中の父は顔中が血だらけになりながらも、私に構うなと叫んでいた。私は床にひざまずき、何度も頭を打ちつけながら、真一に助けてくれるよう泣きついた。あの時の私は、どんな屈辱にも耐え忍ぶ覚悟ができていた。たとえあゆの靴を磨けと言われても、従うつもりだった。真一はその日に限って、驚くほどあっさりと応じた。お金が振り込まれた瞬間、私は救われたと思った。
Magbasa pa
第2話
父との思い出にふけりながら、誰もいないがらんとしたリビングに座っている。スマホの画面が再び明るくなり、真一からの着信を知らせた。呼び出し音が長く鳴り響き、一度切れてはまた鳴り出した。その名前を見つめる私の目は、まるで赤の他人を見ているかのようだ。ようやく音が止んだ。数秒後、友人から音声メッセージが届いた。再生してみると、騒がしい物音の向こうから、あゆの声がうっすらと聞こえてきた。「社長、あんなの放っておけばいいんですよ。女を甘やかすと、調子に乗るだけですから」続いて、真一の冷ややかな声が響いた。「美奈子、変な勘違いをするな。あの一億円の広告は、あゆが新しく入社したからだ。俺の秘書として、周りに示しをつける必要があったんだ。さっさと反省して、明日までに家の中をきれいに片付けておけ。さもないと、あの二千万円もなしにするからな」私は無表情でそれを聞き終えると、画面を指でなぞって音声を保存した。それから、一言メッセージを送った。【明日、役所で会おう】翌朝早く、私は役所へと向かった。ロビーは行き交う人々で溢れ、笑顔で籍を入れる者もいれば、黙り込んで離婚手続きを待つ者もいる。隅のベンチに腰掛け、受付番号の紙をぎゅっと握りしめている。九時。九時半。十時。真一は現れなかった。彼にメッセージを送った。【役所で待ってる】昼近くになってようやく、真一の秘書・日野徹(ひの とおる)から電話がかかってきた。「奥様、社長は今、会議中です。お遊びに付き合っている暇はありません。社長がおっしゃっていました。子供のようなわがままはいい加減にしろ、と。それから、社長は夜、家で食事をされますので、大好物の唐揚げを用意しておくようにとのことです」ツーツーと音がして、電話が一方的に切れた。騒がしいロビーの真ん中でスマホを握りしめて立ち尽くす私に、周囲の視線が針のように突き刺さった。――わがままって?父がひどく苦しめられ、亡くなったというのに、彼の目には私がただ拗ねているようにしか映らないのか。激しい怒りが全身を襲い、すべての理性を焼き尽くした。私は電話をかけ直した。徹が出ると、苛立ちを隠そうともせずに言った。「奥様、さっきも申し上げましたが……」「丸岩真一を出して!」
Magbasa pa
第3話
真一の声が再び聞こえてきた。「今すぐ家に帰ってあゆに謝罪して、今までのことはすべてでたらめだったと言い訳するなら、さらに二千万円上乗せしてやってもいい。お前の父親の……見舞い金としてな」私は受話器に向かって、一言一言をはっきりと告げた。「真一、それを言うなら葬儀費用よ。それから、あなたが身代金の振込みを取り消して、父を死に追いやった落とし前、まだつけてもらってないわ」「何をバカなことを言ってる!」真一の声がいきなり跳ね上がった。「振込みを取り消したって?俺はただ……」彼の言葉が終わる前に、私は遮るように話した。「ただ私のわがままを正すため?それとも、愛人と記念写真を撮るためにお金を回したのかしら?真一、本当に反吐が出るわ」ツーツーと音がして、私は電話を切った。そして彼に関わるすべての番号を拒否リストに入れた。世界が静かになった。あの冷え切った大きな屋敷には戻らず、父の遺骨を抱えて街外れにある古いアパートへと向かった。そこは父が残した唯一の財産で、三十畳にも満たない、古くて狭い部屋だ。けれど、私の心はこれ以上ないほど落ち着いている。古い棚の上に父の遺骨をそっと置き、その隣に私と父のたった一枚のツーショット写真を並べた。写真の中の父は優しそうに笑みを浮かべ、私は父の肩車に乗って手にりんご飴を握りしめている。あの頃の私たちはとても貧しかったけれど、本当に幸せだった。「お父さん、これからはここで一緒に暮らそうね」ぽつりと呟いた私の目から涙がこぼれ落ち、埃の積もった床にシミを作った。部屋の片付けを終えると、弁護士の新田利生(あらた としお)に連絡を入れた。「離婚協議書の作成をお願いします。裁判を起こしてでも離婚します」電話を切った途端、突然ドアを激しく叩く音が響き渡った。「美奈子!開けろ!」真一だ。まさか、ここを突き止めるとは。「中にいるのは分かってるんだぞ!何を隠れてる?俺の電話を切りやがって、今さら顔を合わせるのが怖いのか?さっさと開けろ!さもないと、こんなボロドア、叩き壊させて無理やり入るぞ!」「丸岩社長、不法侵入は犯罪よ」私は冷ややかに言い放った。真一は、私がこれほど強気な態度を取るとは思っていなかったようだ。「美奈子、いい気になるのも大概に
Magbasa pa
第4話
そのメールを、丸々十分間じっと見つめている。そして、二文字だけ返信した。【行く】スマホを置き、父の骨壺を見つめながら、その柄を愛おしむようにそっと撫でた。「お父さん、ごめんね。もうちょっとだけ待っててね。必ず、お父さんの無念を晴らしてみせるから」翌日の夕方、丸岩家の車がアパートの前に停まった。迎えに来たのは運転手の佐藤謙司(さとう けんじ)だ。「奥様、乗ってください。社長はお待ちになるのを嫌いますから」彼は車から降りようともせず、開けた窓越しにぶっきらぼうに声をかけてきた。私はドアを開け、後部座席に乗り込んだ。車内には、ある香水の香りが漂っている。それは、あゆが好んで使っているブランドの匂いだ。パーティー会場に到着すると、真一はすでに控室で私を待っていた。私が安物のワンピースを着ているのを目にした瞬間、彼は眉をひそめ、嫌悪感を露わにした。「そんな格好で来たのか?」彼はドレスを投げつけてきた。「着替えろ。俺に恥をかかせるな」そのドレスは白くて、体にフィットするデザインだが、私のサイズではない。襟元のタグに目をやると、あゆがいつも愛用しているブランドで、サイズも彼女のものだ。「着替えないわ」そのドレスをソファへ投げ返した。「離婚しに来たの。ファッションショーに出るためじゃない」真一はため息をついた。「着替えないなら、もういい。いいか、これからのパーティーでは、余計な口を利くんじゃないぞ」きらびやかな明かりに照らされた会場で、私の周りには奇妙な視線ばかりが集まっている。「あれ、丸岩社長の奥様じゃない?まるでただの付き人みたいね」「しっ、知らないの?社長がいま夢中になってるのは、例の秘書、桜岡という女よ」「それにしても奥様も惨めね。よくあんな扱いに耐えられるわ」私は無表情のままグラスを手に取り、会場の隅に佇んでいる。あゆは私を放っておくつもりはないようだ。彼女はグラスを揺らしながら、数人の金持ちの御曹司たちを連れてこちらへ歩いてきた。「美奈子さん、お一人で寂しく飲んでいますか?」彼女はにやにやと笑いながら、グラスを回した。「そういえば、お父さんがご病気ですよね?どうして病院に付き添ってあげないのですか?」周囲からどっと下品な笑い声が湧き
Magbasa pa
第5話
真一はその写真を見つめたまま、一瞬、目眩を覚えたように激しくよろめいた。彼は信じがたいものを見たような目で、あゆを振り返った。その瞳には、驚愕と強い不信感が渦巻いている。「振込みの取り消し……お前がやったのか?」あゆは頬を押さえたまま視線を激しく泳がせ、必死になって首を横に振った。「ち、違います……私ではありません!社長、この女は私を陥れようとしています!そんな大それた真似をするはずがありません!スマホのパスコードだって知らないのに……」「白々しい嘘を吐くな!」私は鋭い声で彼女の言葉を切り裂いた。「真一のスマホのパスコードは、桜岡の誕生日でしょうが!社内の人間なら誰もが知ってるわ!それに、あなたはあの夜、インスタで社長の無駄な出費を削ってあげたって自慢げに投稿してたね!すぐに削除したようだけれど、私はしっかりとスクショで保存しておいたわ!」スマホを操作し、保存していたスクリーンショットを突きつけた。そこにははっきりと、【六千万円?ドブに捨てるくらいなら、あの女に渡すものか】という言葉が綴られている。会場全体にどよめきが沸き起こった。非難に満ちた囁き声が、潮のように押し寄せてきた。「なんて恐ろしい女かしら。蛇のようだわ」「本物の略奪愛ってわけね。おまけに奥さんの父親を殺すなんて……」「丸岩社長も、見る目がなさすぎるわね……まったく」真一の体が小刻みに震え始めた。彼は突きつけられたスクリーンショットと、真っ青になってうろたえるあゆの顔を交互に見つめた。どれほど愚かな男であっても、この状況で真実に気づかないはずがない。あの夜、彼はインタビューに応じるため、確かにスマホをあゆに預けていた。ただ、あゆが普通にスマホを預かっているだけだと思い込んでいた。まさか彼女が、その裏で六千万円を奪い、一人の命を弄んでいたとは、夢にも思わなかっただろう。何よりも、自分自身が彼女の手によって、殺人鬼に仕立て上げられていたとは。パァン!乾いた音が再び会場内に響き渡った。今度は、真一の手が動き出した。彼は全身の力を込め、あゆのもう一方の頬を激しく殴りつけた。強烈な衝撃を受け、あゆは口の端から血を流し、力なく床に崩れ落ちた。「社長……私……」「失せろ!」真一は入り口を指差
Magbasa pa
第6話
案の定、利生のスマホがけたたましく鳴り響いた。通話に応じた彼の表情は、見る見るうちに険しくなっていった。「美奈子さん、不穏な動きがあります。丸岩グループの法務部が動き始めました。美奈子さんが業務上横領および恐喝未遂の容疑で、警察に刑事告訴された模様です」車内の空気が、一瞬にして凍りついた。利生は苦渋に満ちた顔で電話を切った。「丸岩社長も容赦がありません。本気で美奈子さんを奈落の底へ突き落とす気です」「横領に恐喝ですか?」私は冷たく笑い飛ばした。「罪をでっち上げるなど、あの男にとっては造作もないことです。要するに、私を刑務所にぶち込んで、口を封じたいだけですわ」「美奈子さん、現状は極めて不利と言わざるを得ません」利生は眼鏡の位置を直した。「丸岩グループの法務部は業界トップクラスの精鋭であり、何よりも動かせる資金と人脈が違います。一度事件として受理されてしまうと、こちらは防戦一方となってしまいます。ひとまず、どこか安全な場所に身を隠すことをお勧めします」「いいえ、逃げ隠れはしませんわ」私は利生を真っ直ぐに見つめ、強い眼差しで告げた。「あのアパートまで送ってください。あそこであの男を待ち受けます。父が待っています。私だけが逃げるわけにはいきません」車は古いアパートの前に停車した。車を降り、利生に向かって深く頭を下げた。「新田先生、これからの手続きはすべてお任せします。もし私が連行されるようなことがあっても、どうか離婚裁判だけは最後まで戦い抜いてください。あの男と縁さえ切れれば、たとえ刑務所の中で果てようとも悔いはありません」利生は重いため息をつき、私の肩を優しく叩いた。「分かりました。私の持てるすべての力を尽くしましょう」その夜、父の骨壺を片時も離さず抱きしめたまま、一睡もせずに朝を迎えた。翌朝早く、銀行から督促のメールが届いた。真一の手によって、私の家族カードはすべて利用停止され、個人口座までも凍結されている。それどころか、かつて自分の名義で作ったはずの普通預金口座さえも止められている。理由は「経済犯罪に関与している疑い」とのことだ。昼時、ドアの外から何人もの荒々しい足音が近づいてくるのが聞こえた。続いて、鍵穴に鍵が差し込まれ、回る
Magbasa pa
第7話
凄まじい激痛が走り、全身から嫌な汗が吹き出した。「……しないわ」私はきつく噛み締めた奥歯の隙間から、辛うじて声を絞り出した。かつて愛した真一の端正な顔立ちを見上げると、信じられないほど見知らぬ他人のような感覚に襲われた。雨の日に傘を持って迎えに来てくれ、病気の時には付きっきりでお粥を作ってくれたあの真一は、もう完全に死んでしまったのだ。「真一……」荒い息を吐きながら、呪いの言葉を漏らした。「あなたには必ず天罰が下るわ」「どうしてもサインしないなら、こちらも容赦はしない。こいつを連れて行け!地下室へぶち込んでおけ。首を縦に振るまで、外に出すな」ボディガードたちが私を抱きかかえ、外へと引きずり始めた。必死に暴れて抵抗したが、大柄な男たちの力には到底及ばなかった。だがその時、玄関から怒号が響き渡った。「そこまでです!」利生だ。彼の背後には、制服を着た二人の警察官が控えている。「丸岩社長、一体何の真似ですか?」利生は部屋の中に突入すると、私の前に立ちはだかった。「明らかに監禁を企てています。拉致行為です!」警察官も一歩前に出て、警察手帳を提示した。「丸岩さん、署までご同行願います」真一の顔色が変わり、慌てて私の手から足を引いた。「……誤解です」彼は瞬時に取り繕った笑みを浮かべ、平然と言い放った。「妻と少し悪ふざけをしていただけで、ただの夫婦喧嘩です」「夫婦喧嘩?」私は赤く腫れ上がった血の滲む手を高く掲げた。「これがただの悪ふざけに見えるの?警察の方、被害届を出させてください!丸岩真一が私を監禁しようとし、暴行も加えられました!」真一の瞳にどす黒い殺意が宿り、私をじっと睨みつけた。しかし、警察を前にしては、これ以上の暴挙に及ぶことはできなかった。「妻は少し取り乱しておりまして、すべては誤解です」彼は警察官に向かって釈明した。「ですが、警察の方がわざわざお越しくださったのです。署のほうでじっくりお話ししましょう」警察署へ移動し、事情聴取と負傷の鑑定が行われた。幸いにも軽傷と判断されたが、事件の証拠としては十分であった。真一はそのまま警察に拘束された。丸岩家の強大な権力をもってすれば、すぐに保釈されるであろうことは百も承知だ。
Magbasa pa
第8話
千代は杖を突き、二人のボディガードに支えられながら入ってきた。部屋に入るなり、彼女は杖で床をドンドンと叩いた。「美奈子!この恩知らずめ!丸岩家が五年間も養ってやったというのに、これがその恩返しなのかい?よくもネットであれこれとデマを流して、丸岩家の名を汚してくれたね!あんたのせいで、丸岩グループの時価総額が今日一日でどれほど暴落したか、分かってるのかい?」「千代さん、言葉遣いには気を付けてください」私は淡々と言い返した。「本当のことを口にしただけです。デマなどではありません。それに、丸岩家が養ってくれた、ですか?この五年間、丸岩家で馬車馬のように働き、あなた方一家の面倒を見てきました。真一が泥酔すれば迎えに行き、千代さんが病気になれば寝る間も惜しんで看病しました。丸岩家にあったはずの借りなら、とっくに返し終えています。むしろ丸岩家のほうが、私に命一つの借りがあるはずです」千代は怒りのあまり全身を震わせ、私の鼻先を指さして怒鳴り散らした。「あんたの父親の運が悪かっただけよ!誰のせいにするつもりだい?あゆちゃんはほんの一時、魔が差しただけじゃないか。そこまで追い詰める必要がどこにあるんだい?今すぐ、すべては誤解で、自分が気が触れてでたらめを言ってたとネットに投稿しなさい。そうすれば、丸岩家から一生食いっぱぐれないだけのお金を支払ってあげるよ。それどころか、また丸岩家に戻って、真一の妻でいられるわ」――また、上から目線の施しか。この家族は、骨の髄まで傲慢で冷酷なのだ。「千代さん」私は立ち上がり、彼女の目を真っ直ぐに見据えた。「もし亡くなったのがあなただったら、真一はお金のために、ただの誤解だなんて投稿するんでしょうか?」「あんた……」千代は言葉に詰まった。「私を呪う気かい?」「ただの例え話ですよ」私は冷たく笑った。「それに、丸岩家の汚いお金なんて、これっぽっちも欲しくありません。私が望むのは、真一と桜岡が刑務所に入ることだけです。二人が法の裁きを受けること、それだけです」「夢でも見てるのかい!」千代が怒鳴った。「丸岩家はこの街で泣く子も黙るほどの権力を持ってるんだよ。その二人を刑務所に入れるだって?来世にでも期待するんだね!せっか
Magbasa pa
第9話
役所の前にて。真一はすでに到着していた。その顔はひどくやつれており、目の下には深い隈が刻まれている。あゆの姿は見当たらない。昨晩、真一から大金を盗んで逃亡を図ろうとし、空港で身柄を拘束されたらしい。今頃は警察署で取り調べを受けていることだろう。真一は私を見つめ、何か言いたげに唇をかすかに震わせた。「無駄口は叩かないで」私は彼の言葉を冷たく遮った。「サインして」彼は震える手でペンを握った。ペン先を紙に落とそうとしたその瞬間、彼は急に顔を上げ、大粒の涙をこぼした。「美奈子、俺たち……本当に、もう元には戻れないのか?もし許してくれるなら、俺は生まれ変わる……あゆを刑務所に送り込んでやる。何だってするから……」「真一」私は彼を見つめた。その瞳は水面のように静かに澄んでいる。「サインして。もう最後なんだから、きれいな終わり方にしよう」涙が溢れ、真一の顔がこわばった。彼は私の眼差しにあるものを察したのだ。そこには愛も憎しみもなく、ただ底知れぬ冷淡さだけが広がっている。それは、見知らぬ他人に向けられる視線そのものだ。彼はようやく悟った。本当に私を失ってしまったのだと。ペン先が紙の上を滑り、サラサラと音を立てた。【丸岩真一】という文字が、歪んで書き連ねられた。捺印され、手続きが完了した。丸岩家の戸籍から、私が除籍された。離婚届受理証明書を手に、役所を後にした。差し込む陽の光は相変わらず眩しいが、心にはこの上ない温かさが満ちている。「美奈子!」真一が後ろから追いかけてきた。彼は階段の上に立ち、縋るような、最後の望みをかけた目で私を見つめている。「もしも、あの事件さえ起きなければ……俺たち、これからもずっと一緒にいられたのだろうか?」私は足を止めたが、振り返らなかった。「もしもなんてないわ。真一が私の誇りを踏みにじり、父の命を遊びにしたその瞬間に。私たちの関係は、とっくに破綻してたのよ。これからはもう、お互い赤の他人。それぞれの道を歩もう。死んでも二度と、顔を合わせることはないわ」それだけ言い残すと、大股で歩き出した。背後から、真一の引き裂かれるような泣き声が聞こえてきた。しかし、私は一度も足を止めなかった。一ヶ月後
Magbasa pa
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status