Mag-log in父が拉致されたあの日、私・丸岩美奈子(まるいわ みなこ)は泣きながら、十億円を超える資産を持つ夫・丸岩真一(まるいわ しんいち)に助けを求めて電話をかけた。 彼は私の話を聞くと鼻で笑った。 「六千万円振り込んでおいたから、今回は大人しくして、あゆの邪魔をするな」 私は急いで頷き、すぐさま拉致犯の口座へお金を振り込んだ。 ところが、父の縄が解かれようとしたまさにその時、真一は裏で手を回し、身代金の振込みを取り消しただけでなく、拉致犯の口座まで凍結させてしまったのだ。 弄ばれたと知った犯人は激昂し、父を殺害した。三時間にもわたってなぶり殺しにされた末に、父は息を引き取った。 父の遺骨を引き取りに行く途中、街中の広告スクリーンに、真一と彼が新たに雇った若い秘書・桜岡あゆ(さくらおか あゆ)のツーショット写真が映し出されているのが目に入った。 家に帰り、父の遺骨を安置してから、真一に電話をかけた。 「離婚しよう」 電話の向こうからは、真一とあゆのいちゃつく声が聞こえてきた。 「またその手か? あゆがお前の金遣いが荒すぎるって言うから、ちょっとお仕置きをしてやっただけだ。 まさか、そんなことで怒ったわけじゃないよな?」
view more“Liu Heng, kau akan pergi ke desa untuk ikut dalam seleksi untuk menjadi cultivator. Kau harus ikut!” ucap Kakeknya dengan tegas. Dia ingin cucu satu-satunya menjadi seorang cultivator. Itu adalah sesuatu kebanggaan bagi semua orang, tetapi bukan itu alasan utamanya.
“Tetapi kakek, aku tidak bisa berkultivasi. Kekek tahu sendiri kalau dantian ku itu cacat. Aku tidak bisa mengelola energi qi yang berarti aku tidak akan bisa menjadi cultivator. Aku lebih di sini dan mengurus kakek saja,” ungkap Liu Heng.
Liu Heng dan Kakeknya—Lin Jie—tinggal di hutan yang tidak jauh dari desa Kàojìn. Mereka hanya tinggal berdua saja tanpa ada orang lain. Liu Heng bukan cucuk kandung Lin Jie. Pada saat itu dia menemukan seorang wanita yang berlumuran darah datang ke gubuk kecil miliknya sambil menggendong bayi dan memberikan bayi itu kepadanya dan wanita itu langsung pergi begitu saja.
Beberapa saat kemudian segerombolan prajurit kekaisaran datang ke gubuknya Lin Jie juga. Mereka menanyakan tentang wanita yang membawa bayi. Tentu saja Lin Jie berbohong dengan menunjuk arah yang lain. Setelah itu tidak ada kabar apa pun. Baik itu tentang wanita itu atau tentang prajurit Kekaisaran itu.
“Kau harus ikut seleksi itu. Kakek punya teman yang bisa membantu mu. Dia berjanji akan memasukkanmu ke dalam sekte agar kau bisa belajar kultivasi. Kau harus menjadi cultivator bagaimanapun caranya!”
“Apa yang mereka minta? Tidak mungkin mereka membantu kita tanpa imbalan apa pun. Tidak mungkin mereka dengan rendah hati membantu kita,” ucap Lie Heng. Dia menatap kakeknya dengan tajam. Mencoba untuk membuat kakeknya mengaku, tetapi tidak. Kakeknya tidak akan menjawab.
“Pokoknya kau pergi saja.”
“Apa yang membuat kakek sangat ingin aku menjadi cultivator? Padahal aku bisa menjadi sarjana. Aku yakin aku bisa bersaing dengan murid yang lain. Otak milikku cukup memadai dan menjadi sarjana tidak terlalu berbahaya. Kakek tahu sendiri kalau jalan seorang cultivator itu dipenuhi dengan kekejaman dan pertarungan. Mereka bisa saling membunuh satu sama lain,” keluh Liu Heng.
Dia memegang tangan kakeknya dan menatap dalam ke mata Kakeknya agar kakeknya tidak lagi berbohong. Liu Heng sudah menanyakan pertanyaan itu berulang kali, tetapi kakeknya selalu menghindar. Dia tidak menjawab.
Kakeknya menghela napas.
“Sepertinya aku tidak bisa berbohong lagi padamu,” ucap kakeknya dengan pasrah. Dia pun mengajak Liu Heng untuk duduk di kursi yang tidak jauh dari sana. Mereka sekarang duduk di bawah pohon besar yang rindang. “Kau bukanlah cucuku.” Liu Heng sama sekali tidak terkejut. “Kenapa kau tidak kaget?” Malah kakeknya yang kaget.
“Bukankah hal itu sudah bisa ditebak,” jawab Liu Heng. Kakeknya menyipitkan matanya. “Dari nama depan saja aku dan Kakek sudah berbeda. Aku bermarga Liu sedangkan Kakek bermarga Lin. Bukan hanya itu, Kakek juga tidak pernah membahas tentang kedua orang tuaku sama sekali. Hanya orang bodoh yang tidak bisa menebaknya.”
Kakek Liu Heng terdiam. Dia tidak menyangka kalau ternyata Liu Heng sudah tahu tentang fakta itu. Lin Jie merasa kalau apa yang dia sembunyikan selama ini sia-sia. Kalau dia tahu kalau sebenarnya Liu Heng sudah tahu, maka dia sudah membeberkan semuanya sejak lama. Lin Jie tidak memberitahukan itu karena dia takut Liu Heng tidak siap dan menjadi sedih, tetapi ternyata tidak.
“Kau tunggu di sini!” pinta Kakeknya.
Liu Heng pun menunggu di luar sementara itu kakeknya masuk ke dalam gubuk kecil milik mereka. Meski, Lin Jiu bukan kakek kandungnya, tetapi bagi Liu Heng dia adalah tetaplah kakeknya dan orang yang paling dia cintai.
Tidak lama kemudian kakeknya keluar dengan membawa sebuah kain yang sangat indah. Kain itu berwarna merah dengan bagian pinggirnya berwarna emas. Kain itu di tengah-tengahnya bergambar seekor naga yang seolah sedang menatap orang yang ada di dekatnya. Gambar itu terlihat sangat nyata dan terasa hidup.
“Ini adalah kain yang kau gunakan ketika ibumu memberikan kau padaku. Waktu itu dia terluka sangat parah. Dia langsung pergi setelah memberikan kau padaku. Dia sedang di kejar oleh lima orang prajurit kekaisaran. Aku tidak tahu kenapa dia bisa seperti itu, tetapi kau berhak tahu kebenarannya. Kau harus menjadi cultivator dan pergi ke istana kekaisaran untuk mencari kebenarannya. Kalau tidak ke sana pun tidak masalah, kau bisa mengumpulkan informasi di jalan atau di mana pun. Yang jelas kau harus pergi dari desa ini atau gubuk jelek ini,” ungkap kakeknya. Liu Heng mengerti apa yang dimaksud kakeknya, tetapi untuk meninggalkan kakeknya, itu adalah hal sulit untuk dilakukan. Mereka sudah bersama sangat lama.
“Aku tidak peduli dengan itu. Aku sudah punya Kakek, aku tidak bunuh orang lan.”
Lin Jie menggeleng pelan, “Tidak bisa seperti itu. Bagaimanapun kau harus bertemu dengan orang tuamu. Aku yakin dia sedang menanti mu kembali. Aku rasa mereka masih hidup.” Liu Heng terdiam. Di lubuk hatinya dia memang ingin tahu seperti apa kedua orang tuanya. Tidak ada anak yang tidak ingin mendapatkan kasih sayang orang tua kandungnya.
“Apa hubungannya dengan aku harus menjadi cultivator?”
“Entah kenapa aku yakin kalau jalan mencari keluargamu itu sangat berat dan berbahaya. Makanya kau harus menjadi cultivator. Kau harus menjadi sangat kuat hingga tidak ada yang bisa menghalangi jalanmu termasuk prajurit kekaisaran yang mengejar ibumu. Aku ingin kau bisa berkumpul bersama lagi dengan keluarga asli mu,” jawab Lin Jie. Dia tersenyum lembut ke arah Liu Heng. Kakeknya memang orang yang sangat baik dan lembut. Dia tidak pernah marah ataupun membenci siapa pun. Padahal banyak orang yang menghina dirinya, tetapi dia tetap bersabar dan menghadapi mereka dengan senyuman.
Liu Heng bahkan pernah marah dengan kakeknya. Dia hampir saja memukul orang yang membentak kakeknya, tetapi untung saja Lin Jie menghalangi Liu Heng. Itu kejadian yang sudah cukup lama.
Liu Heng memang tidak bisa berkultivasi, tetapi ilmu pedangnya sangat luar biasa. Dia tidak pernah di ajari oleh siapa pun. Dia hanya mendapat sedikit petunjuk dari kakeknya. Dia adalah anak yang paling ditakuti di desa. Anak seusia dirinya memang banyak yang belum bisa berkultivasi. Hanya ada beberapa yang sudah masuk ke tahap penempaan tulang, tetapi dengan ilmu berpedang milik Liu Heng. Itu bukan masalah.
“Aku tidak ingin pergi meninggalkan Kakek, tetapi kalau itu adalah keinginan Kakek, maka aku akan mengikutinya. Aku akan ikut seleksi itu dan menjadi cultivator dan menemukan orang tua ku. Setelah semuanya selesai, maka aku akan menjemput kakek dan membawa kakek ke tempat yang lebih layak.” Liu Heng memegang tangan kakeknya dan menciumnya dengan lembut. Kakeknya tersenyum
“Kau adalah anak yang sangat baik dan sangat berbakti. Aku harap kau akan tetap seperti ini,” ungkap kakeknya.
役所の前にて。真一はすでに到着していた。その顔はひどくやつれており、目の下には深い隈が刻まれている。あゆの姿は見当たらない。昨晩、真一から大金を盗んで逃亡を図ろうとし、空港で身柄を拘束されたらしい。今頃は警察署で取り調べを受けていることだろう。真一は私を見つめ、何か言いたげに唇をかすかに震わせた。「無駄口は叩かないで」私は彼の言葉を冷たく遮った。「サインして」彼は震える手でペンを握った。ペン先を紙に落とそうとしたその瞬間、彼は急に顔を上げ、大粒の涙をこぼした。「美奈子、俺たち……本当に、もう元には戻れないのか?もし許してくれるなら、俺は生まれ変わる……あゆを刑務所に送り込んでやる。何だってするから……」「真一」私は彼を見つめた。その瞳は水面のように静かに澄んでいる。「サインして。もう最後なんだから、きれいな終わり方にしよう」涙が溢れ、真一の顔がこわばった。彼は私の眼差しにあるものを察したのだ。そこには愛も憎しみもなく、ただ底知れぬ冷淡さだけが広がっている。それは、見知らぬ他人に向けられる視線そのものだ。彼はようやく悟った。本当に私を失ってしまったのだと。ペン先が紙の上を滑り、サラサラと音を立てた。【丸岩真一】という文字が、歪んで書き連ねられた。捺印され、手続きが完了した。丸岩家の戸籍から、私が除籍された。離婚届受理証明書を手に、役所を後にした。差し込む陽の光は相変わらず眩しいが、心にはこの上ない温かさが満ちている。「美奈子!」真一が後ろから追いかけてきた。彼は階段の上に立ち、縋るような、最後の望みをかけた目で私を見つめている。「もしも、あの事件さえ起きなければ……俺たち、これからもずっと一緒にいられたのだろうか?」私は足を止めたが、振り返らなかった。「もしもなんてないわ。真一が私の誇りを踏みにじり、父の命を遊びにしたその瞬間に。私たちの関係は、とっくに破綻してたのよ。これからはもう、お互い赤の他人。それぞれの道を歩もう。死んでも二度と、顔を合わせることはないわ」それだけ言い残すと、大股で歩き出した。背後から、真一の引き裂かれるような泣き声が聞こえてきた。しかし、私は一度も足を止めなかった。一ヶ月後
千代は杖を突き、二人のボディガードに支えられながら入ってきた。部屋に入るなり、彼女は杖で床をドンドンと叩いた。「美奈子!この恩知らずめ!丸岩家が五年間も養ってやったというのに、これがその恩返しなのかい?よくもネットであれこれとデマを流して、丸岩家の名を汚してくれたね!あんたのせいで、丸岩グループの時価総額が今日一日でどれほど暴落したか、分かってるのかい?」「千代さん、言葉遣いには気を付けてください」私は淡々と言い返した。「本当のことを口にしただけです。デマなどではありません。それに、丸岩家が養ってくれた、ですか?この五年間、丸岩家で馬車馬のように働き、あなた方一家の面倒を見てきました。真一が泥酔すれば迎えに行き、千代さんが病気になれば寝る間も惜しんで看病しました。丸岩家にあったはずの借りなら、とっくに返し終えています。むしろ丸岩家のほうが、私に命一つの借りがあるはずです」千代は怒りのあまり全身を震わせ、私の鼻先を指さして怒鳴り散らした。「あんたの父親の運が悪かっただけよ!誰のせいにするつもりだい?あゆちゃんはほんの一時、魔が差しただけじゃないか。そこまで追い詰める必要がどこにあるんだい?今すぐ、すべては誤解で、自分が気が触れてでたらめを言ってたとネットに投稿しなさい。そうすれば、丸岩家から一生食いっぱぐれないだけのお金を支払ってあげるよ。それどころか、また丸岩家に戻って、真一の妻でいられるわ」――また、上から目線の施しか。この家族は、骨の髄まで傲慢で冷酷なのだ。「千代さん」私は立ち上がり、彼女の目を真っ直ぐに見据えた。「もし亡くなったのがあなただったら、真一はお金のために、ただの誤解だなんて投稿するんでしょうか?」「あんた……」千代は言葉に詰まった。「私を呪う気かい?」「ただの例え話ですよ」私は冷たく笑った。「それに、丸岩家の汚いお金なんて、これっぽっちも欲しくありません。私が望むのは、真一と桜岡が刑務所に入ることだけです。二人が法の裁きを受けること、それだけです」「夢でも見てるのかい!」千代が怒鳴った。「丸岩家はこの街で泣く子も黙るほどの権力を持ってるんだよ。その二人を刑務所に入れるだって?来世にでも期待するんだね!せっか
凄まじい激痛が走り、全身から嫌な汗が吹き出した。「……しないわ」私はきつく噛み締めた奥歯の隙間から、辛うじて声を絞り出した。かつて愛した真一の端正な顔立ちを見上げると、信じられないほど見知らぬ他人のような感覚に襲われた。雨の日に傘を持って迎えに来てくれ、病気の時には付きっきりでお粥を作ってくれたあの真一は、もう完全に死んでしまったのだ。「真一……」荒い息を吐きながら、呪いの言葉を漏らした。「あなたには必ず天罰が下るわ」「どうしてもサインしないなら、こちらも容赦はしない。こいつを連れて行け!地下室へぶち込んでおけ。首を縦に振るまで、外に出すな」ボディガードたちが私を抱きかかえ、外へと引きずり始めた。必死に暴れて抵抗したが、大柄な男たちの力には到底及ばなかった。だがその時、玄関から怒号が響き渡った。「そこまでです!」利生だ。彼の背後には、制服を着た二人の警察官が控えている。「丸岩社長、一体何の真似ですか?」利生は部屋の中に突入すると、私の前に立ちはだかった。「明らかに監禁を企てています。拉致行為です!」警察官も一歩前に出て、警察手帳を提示した。「丸岩さん、署までご同行願います」真一の顔色が変わり、慌てて私の手から足を引いた。「……誤解です」彼は瞬時に取り繕った笑みを浮かべ、平然と言い放った。「妻と少し悪ふざけをしていただけで、ただの夫婦喧嘩です」「夫婦喧嘩?」私は赤く腫れ上がった血の滲む手を高く掲げた。「これがただの悪ふざけに見えるの?警察の方、被害届を出させてください!丸岩真一が私を監禁しようとし、暴行も加えられました!」真一の瞳にどす黒い殺意が宿り、私をじっと睨みつけた。しかし、警察を前にしては、これ以上の暴挙に及ぶことはできなかった。「妻は少し取り乱しておりまして、すべては誤解です」彼は警察官に向かって釈明した。「ですが、警察の方がわざわざお越しくださったのです。署のほうでじっくりお話ししましょう」警察署へ移動し、事情聴取と負傷の鑑定が行われた。幸いにも軽傷と判断されたが、事件の証拠としては十分であった。真一はそのまま警察に拘束された。丸岩家の強大な権力をもってすれば、すぐに保釈されるであろうことは百も承知だ。
案の定、利生のスマホがけたたましく鳴り響いた。通話に応じた彼の表情は、見る見るうちに険しくなっていった。「美奈子さん、不穏な動きがあります。丸岩グループの法務部が動き始めました。美奈子さんが業務上横領および恐喝未遂の容疑で、警察に刑事告訴された模様です」車内の空気が、一瞬にして凍りついた。利生は苦渋に満ちた顔で電話を切った。「丸岩社長も容赦がありません。本気で美奈子さんを奈落の底へ突き落とす気です」「横領に恐喝ですか?」私は冷たく笑い飛ばした。「罪をでっち上げるなど、あの男にとっては造作もないことです。要するに、私を刑務所にぶち込んで、口を封じたいだけですわ」「美奈子さん、現状は極めて不利と言わざるを得ません」利生は眼鏡の位置を直した。「丸岩グループの法務部は業界トップクラスの精鋭であり、何よりも動かせる資金と人脈が違います。一度事件として受理されてしまうと、こちらは防戦一方となってしまいます。ひとまず、どこか安全な場所に身を隠すことをお勧めします」「いいえ、逃げ隠れはしませんわ」私は利生を真っ直ぐに見つめ、強い眼差しで告げた。「あのアパートまで送ってください。あそこであの男を待ち受けます。父が待っています。私だけが逃げるわけにはいきません」車は古いアパートの前に停車した。車を降り、利生に向かって深く頭を下げた。「新田先生、これからの手続きはすべてお任せします。もし私が連行されるようなことがあっても、どうか離婚裁判だけは最後まで戦い抜いてください。あの男と縁さえ切れれば、たとえ刑務所の中で果てようとも悔いはありません」利生は重いため息をつき、私の肩を優しく叩いた。「分かりました。私の持てるすべての力を尽くしましょう」その夜、父の骨壺を片時も離さず抱きしめたまま、一睡もせずに朝を迎えた。翌朝早く、銀行から督促のメールが届いた。真一の手によって、私の家族カードはすべて利用停止され、個人口座までも凍結されている。それどころか、かつて自分の名義で作ったはずの普通預金口座さえも止められている。理由は「経済犯罪に関与している疑い」とのことだ。昼時、ドアの外から何人もの荒々しい足音が近づいてくるのが聞こえた。続いて、鍵穴に鍵が差し込まれ、回る
Rebyu