Atmosfer di dalam kamar mewah itu bergetar hebat, terdistorsi oleh perpaduan antara kebencian yang mendarah daging dan gairah yang meledak secara primitif. George Riciteli, sang Raja Mafia Roma, sedang menekan Bella ke dinding marmer dengan ciuman yang menghancurkan logika. Namun, Bella bukanlah wanita yang mudah menyerah pada dominasi. Di sela-sela pergulatan panas itu, Bella menangkap celah kecil dalam kewaspadaan George.Dengan gerakan kilat yang terlatih di markas EXO, Bella mengangkat lututnya dengan kekuatan penuh, menghantam bagian tengah George. "Shit!"Pria itu tersentak, suaranya tertahan di tenggorokan saat ia mengumpat kesal karena rasa sakit yang menyengat. Sebelum George sempat bereaksi dengan senjatanya, Bella melancarkan tendangan melingkar yang akurat ke lengan George.Clang!Pistol revolver milik George terpental dari genggamannya, berdentang di atas lantai marmer. George, yang kini benar-benar murka, tidak mundur. Ia justru maju menerjang, menjambak rambut Bella
Read more