Era Baru

Era Baru

By:  omuraryu  Completed
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
0.0
Not enough ratings
284Chapters
41.4Kviews
Read
Add to library
Report
Overview
Catalog
Leave your review on App

Nusantara merupakan sebuah tempat di dunia yang berisikan para pendekar tangguh. Mereka memiliki kekuatan yang dapat meruntuhkan sebuah bangsa.Kekuatan besar yang mereka miliki tiba-tiba menghilang bersamaan dengan kemunculan pilar-pilar misterius. Kerajaan tempat para pendekar bernaung hancur tak bersisa sesaat setelah kemunculan pilar-pilar tersebut. Semua keanehan pun muncul bersamaan dengan hilangnya kekuatan para pendekar. Monster maupun Entitas yang kembali dari kematian mulai bermunculan. Anta Barata, pria paruh baya yang kehilangan arah hidup bertapa di sebuah gua yang terletak di Lembah Iblis. Ketika pilar-pilar misterius muncul, tiba-tiba ia terjatuh dan tak sadarkan diri. Ia pun kehilangan tenaga dalam seperti para pendekar lainnya. Saat ia sudah kembali sadar, ia menemukan berbagai hal baru.Apa yang ia temukan? Apakah ia mendapatkan tujuan hidupnya kembali?

View More

Latest chapter

Interesting books of the same period

Comments
No Comments
284 chapters
Munculnya Pilar Misterius
 Duduk di antara bebatuan tajam, berada di ruang gelap, sesosok pria paruh baya tengah bertapa. Bertahun-tahun dia berlatih dan bertapa di gua yang terletak di lembah di antara pegunungan. Dia menetap di sana seorang diri.Meninggalkan semua perkara duniawi dan memilih menyendiri, Barata masih juga belum bisa melupakan kejadian beberapa tahun lalu saat dia kehilangan semua arti hidupnya.Dikenal sebagai Tangan Setan, dia memiliki ilmu kanuragan yang tinggi. Tidak banyak pendekar yang bisa menghadapinya.Hanya duduk bersila dan memejamkan matanya saja, udara di sekitar tubuhnya terus bergejolak dan berubah-ubah yang mengakibatkan tak banyak orang yang bisa bernafas di dekatnya dengan baik.Ia bertapa dalam waktu yang cukup lama, lebih dari lima tahun lamanya. Setiap kali pendekar maupun orang biasa mendengar julukannya, mereka akan memilih untuk lari.Setelah menghancurkan sebuah perkumpulan yang menghabisi nyawa orang-orang yang ia say
Read more
Monster
Barata membuka mata saat sekujur badannya terasa menyakitkan. Dia merasakan ada yang janggal dengan tubuhnya. Dia terkapar di tanah, dan tak bisa beranjak dari tempatnya.Barata mengingat kembali apa yang terjadi padanya beberapa waktu lalu. Terakhir kali, sebelum dia tak sadarkan diri, dia sedang bermeditasi dan menguatkan tenaga dalamnya.Merasa ada yang aneh dengan tubuhnya, Barata mencoba mengalirkan tenaga dalam, tetapi dia sama sekali tidak merasakan tenaga dalam di tubuhnya. Semua yang telah dia akumulasikan seumur hidupnya menghilang, sirna tanpa jejak.“Apa? Apa yang terjadi? Mengapa aku tidak bisa merasakan tenaga dalam di tubuhku? Sial! Oh Dewa, apa yang telah terjadi denganku?” Barata gelisah sekaligus terkejut. Dia tidak lagi mengerti dengan situasi ini, bagaimana tenaga dalamnya bisa menghilang.Ia duduk, lalu menenangkan dirinya. Dia menjernihkan pikirannya yang sudah melayang-layang entah kemana. Barata mengingat kembali setiap
Read more
Melawan Monster Singa
Barata berusaha untuk tetap tenang, mengamati pergerakan dari makhluk di hadapannya ini. Dia sama sekali tidak bisa memprediksi apa yang akan dilakukan oleh makhluk itu.Ketika makhluk itu memamerkan kekuatannya, tanah pun retak dan masuk ke dalam membentuk kawah kecil.Makhluk berbentuk singa itu juga memiliki kecepatan yang mengerikan. Barata hampir saja kehilangan jejaknya. Jika saja dia tidak merasakan hawa membunuh dari makhluk itu, mungkin dia tidak akan bisa menemukannya kembali.Barata menguatkan genggaman pada pedangnya, dan dia mengawasi perubahan yang terjadi di sekelilingnya. Hembusan angin yang kencang dan tak biasa merupakan jejak yang ditinggalkan oleh makhluk tersebut saat dia bergerak.“Sekuat apakah makhluk ini? Tidak hanya auranya saja yang setara dengan pendekar tingkat atas, kecepatannya pun tidak kalah jauh darinya. Aneh sekali. Dan lagi, bagaimana bisa ada makhluk sekuat ini?” pikir Barata heran. Ia mengamati gerakan makhluk yan
Read more
Melarikan Diri
Barata melepaskan serangan yang begitu cepat dan mematikan. Lintasan pedangnya begitu tajam, dan mengarah ke leher monster singa. Dengan kecepatan ayunan pedang yang begitu tinggi, Barata memiliki momentum yang besar.Celah mulai terbuka ketika monster singa melangkah ke depan, dan peluang itulah yang Barata ambil. Dia mengayunkan pedangnya sekuat tenaga, tetapi serangannya dimentahkan dengan tanduk monster itu.Terjadi sebuah benturan yang kuat, hingga sekujur tubuh Barata bergidik dalam waktu yang singkat. Barata melihat pedangnya retak dan patah. Tak lama kemudian diikuti oleh suara retakan lainnya.Barata menyunggingkan senyuman kecil di wajahnya saat dia melihat tanduk monster singa itu retak. Meskipun tidak patah, retakan itu cukup besar, dan hanya perlu satu tekanan saja untuk membuatnya patah.Dengan kekuatan layaknya seorang pria dewasa biasa, ia mampu melukai monster tangguh itu. Hal ini membuat Barata senang. Sayangnya, hal ini juga memberinya
Read more
Ingatan Waktu Lalu
Sambil memegangi dadanya yang terus berdebar-debar, Barata memasuki bangunan aneh itu. Sebuah bangunan dengan bentuk mirip dengan sebuah tabung dan memiliki kemiripan dengan sebuah menara, tapi tak terlalu tinggi. Hanya ada satu pintu masuk.Hanya berada di depannya saja sudah membuat Barata bergidik. Dia tidak pernah melihat sebuah tempat dengan aura yang begitu mengerikan seperti ini.Ketika Barata melewati pintu besar, seketika kakinya menginjak masuk ke dalam. Tekanan yang dia rasakan pun meningkat berkali-kali lipat. Barata merasa seperti berhadapan dengan seorang pendekar tingkat dewa.Barata sama sekali tidak mengerti mengapa dia merasakan tekanan tersebut. Bangunan itu memang aneh dan bergaya tidak biasa, apalagi ornamen di sekitarnya terlihat seperti area yang berada di rawa-rawa, padahal di Lembah Iblis ini sendiri tidak ada rawa.Di Nusantara, para pendekar terbagi menjadi empat tingkatan, yaitu pemula, menengah, ahli, dan Dewa. Semua tin
Read more
Pusaka Kalimedeni
Sesosok makhluk yang tak Barata kenali muncul dari balik debu yang berterbangan, dengan tubuh yang mencengangkan seperti makhluk mitos. Bagian bawah seperti tubuh laba-laba, sedangkan tubuh bagian atasnya berupa manusia. Ia nampak cantik.Penampilannya begitu menggoda, bahkan seorang putri kerajaan akan menciut ketika berada di sampingnya. Dua gunung penuh nan besar menjulang dengan bangganya, saat makhluk itu melihat Barata dengan sebuah senyuman. Jari telunjuknya yang lentik menunjuk ke arah Barata.Mata makhluk itu begitu indah dan memikat, seperti ada pesona yang tak dapat ditolak. Auranya tidak hanya kuat, ada sebuah keseksian dan godaan yang begitu mendominasi darinya.Makhluk itu berada di belakang benda yang tadinya Barata sentuh. Makhluk itu terlihat seperti seorang pelindung, hawa keberadaannya begitu besar, dan dia tampak menjadi pusat dari seluruh kekuatan yang ada di dalam ruangan itu.Barata terdiam dan tak bergerak. Dia hanya bisa memperhat
Read more
Roh Pusaka Kalimedeni
Barata menghela nafas. Dia tidak beranjak dari posisinya ketika menyaksikan bangunan itu menghilang dari pandangannya.Barata mengambil belati di pinggangnya, dan dia merasakan adanya kekuatan yang terasa akrab. Perasaan itu mengalir ke dalam dirinya saat dia menggenggam belati itu.Ketika dia merasakan kekuatan yang mengalir dari belati yang kemudian masuk ke dalam dirinya, Barata mengernyitkan dahi. Perasaan itu sangatlah kuat hingga urat-urat di tubuhnya seakan mencuat keluar.Pada awalnya, Barata menggenggam belati dengan satu tangan, tapi setelah merasakan aliran energi yang masuk ke dalam dirinya, dia mulai menggenggam dengan kedua tangannya.Ketika dia melakukannya, riak-riak energi yang masuk ke dalam tubuhnya mulai memengaruhi area sekitarnya.Perlahan, Barata merasakannya, dan dia mencoba untuk memahami kekuatan itu. Ketika dia semakin tenggelam saat merasakan energi itu, samar-samar dia melihat sosok yang sama seperti yang ia lihat ketik
Read more
Mempelajari Pusaka Kalimedeni
Barata membuka matanya, persepsinya mulai berbeda, dan penglihatannya menjadi lebih baik. Dia tidak melihat pemandangan di sekitarnya ini seperti sebelumnya, dan berubah menjadi lebih baik seperti saat ini.Tidak lama kemudian, rasa sakit yang sebelumnya menderu-deru dan ia rasakan perlahan memudar, dan dia merasa jauh lebih baik dari beberapa waktu lalu.Barata melihat belati yang ia letakkan dekat dadanya. Saat dia mengingat kembali percakapannya dengan roh yang ada di dalam belati itu, dia menghela nafas.“Wanita itu sangat mengerikan. Aura yang dia keluarkan saja sudah setara dengan pendekar ahli. Tidak, dia sendiri terlihat seperti dibatasi. Mungkin saja kekuatannya setara atau lebih dari pendekar dewa. Apa yang harus aku lakukan sekarang?” Barata menggenggam kuat-kuat belati di tangannya. Ia bingung harus berbuat apa. Bagaimanapun juga, dia tidak memiliki kekuatan kecuali belati yang ada di tangannya.Apalagi, tubuhnya juga masih menderi
Read more
Membunuh Monster Singa
Pada saat dia sampai di tempat yang menjadi sarang monster singa, Barata melihat makhluk itu sedang tertidur pulas. Ada rasa ingin kabur, dan meninggalkan tempat tersebut. Namun, dia juga tidak menampik jika dia ingin menguji kekuatannya dan mencari tahu seberapa jauh perbedaan antara dirinya saat ini dengan beberapa waktu lalu.Barata bergegas meninggalkan posisinya. Ia berlari menuju ke sebuah pohon, lantas dia bersembunyi di balik pohon itu sambil memperhatikan monster singa tersebut.Dia tidak tahu akankah ini berhasil atau tidak. Namun, dia tetap menatap monster itu dengan mata yang tajam. Perlahan, dia mengedarkan energi yang ada di dalam Pusaka Kalimedeni, dan mengarahkannya tepat ke arah monster tersebut.Setelah itu, Barata mendekatinya. Langkah kakinya begitu hening, tak ada suara. Tangannya menggenggam kuat-kuat Pusaka Kalimedeni, dan tubuhnya terselimuti energi yang berasal dari pusaka itu.Barata mendekati monster itu. Setelah ia berada sanga
Read more
Kontraktor dan Tingkatan
Barata terbaring lemah. Masuknya cahaya dari pusaka ke dalam tubuhnya sama sekali tidak ia duga. Sulit baginya untuk mengatakan apa yang tengah terjadi. Pada saat cahaya itu masuk ke tubuhnya, dia merasa mendapatkan kekuatan yang besar.Kekuatan itu membuat tubuhnya semakin kuat dan mempercepat proses penyembuhannya. Luka yang ia terima dari monster singa itu cukuplah parah. Bahunya mati rasa dan nafasnya memberat. Akan tetapi ketika cahaya itu masuk ke tubuhnya, dia merasa lebih baik, seolah-olah dia mendapatkan tubuh baru.Saat Barata bangkit untuk duduk pun dia mampu melakukannya. Padahal, dengan luka di tubuhnya, ia seharusnya sulit untuk duduk. Pandangan matanya tertuju pada pusaka di tangannya yang mengeluarkan aura sedikit lebih kuat daripada sebelumnya. Pancaran aura itu seperti menunjukkan jika kekuatannya telah bertambah. Barata terdiam, dia mencoba mencerna apa yang tengah terjadi, minimnya informasi yang ia miliki membuat Barata tidak tahu apa yang sedang t
Read more
DMCA.com Protection Status