소설
단편 소설

장르

모두
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Romansa Menggoda
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

캐릭터

27
Mandiri×
모두
Psikopat
Mandiri
Pelakor
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
더 보기

줄거리 및 배경

27
Hubungan Keluarga×
모두
Dewasa 18+
Menggoda
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Sistem
Perundungan
Kehamilan
Penebusan
Nikah Kontrak
One Night Stand
Cinta Lama Bersemi Kembali
Kekuatan Super
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Petualangan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Pusat Perhatian
더 보기

테마

15
Plot Twist×
모두
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Multi POV
Semangat
더 보기

Plot Twist 단편 소설 & Mandiri Hubungan Keluarga 소설

흥미진진한 줄거리와 몰입감 있는 스토리텔링이 담긴, Mandiri와 Hubungan Keluarga이 등장하는 매력적인 Plot Twist 단편 소설 컬렉션을 발견해 보세요. 한 시간짜리 단편 소설과 빠르게 몰입할 수 있는 읽을거리를 찾는 독자에게 완벽합니다.
Pengantin yang Memilih Pergi - undefined 소설 & 이야기
Anonymous
Di sebuah pesta menjelang pernikahan kami, aku tanpa sengaja menemukan sebuah postingan berupa pertanyaan untuk pasangan di internet. [Kalau bukan aku orangnya, siapa orang yang ingin kamu nikahi?] Aku tersenyum sambil menunjukkan pertanyaan itu kepada tunanganku, Keanu Adinata. Dia bahkan tidak membutuhkan waktu lama untuk menjawabnya. "Viona." Viona Maheswari adalah adik perempuanku. Sahabatku langsung ikut menimpali. "Jujur saja, Viona memang paling mengerti Keanu. Setiap kali kalian berdua bertengkar, dia yang menemani Keanu ngobrol sampai pagi." Viona mengulurkan tangannya dan memukul pelan dada Keanu, pura-pura kesal. "Jaga tunanganmu baik-baik, Kak. Jangan sampai dia terus menerus kangen sama aku." Seketika, semua orang yang ada di meja makan tertawa. Ibuku, Marisa Maheswari, ikut terkekeh geli. "Kan cuma bercanda. Lagi pula, Viona tidak pernah mengeluh seperti kamu. Wajar kalau Keanu menyukainya." Keanu melirik ke arahku. "Cuma bercanda. Masa begitu saja kamu nggak bisa terima?" Aku tidak menjawab, hanya menunduk, menatap formulir konfirmasi yang baru saja dikirim oleh pihak yang mengurus pernikahan kami. Gaun pengantin, buket bunga, musik, menu makanan. Semuanya dipilih sesuai selera Viona. Jadi, dari awal sampai akhir, pernikahan ini hanya memiliki satu hal yang benar-benar menjadi milikku. Namaku yang tertulis sebagai pengantin wanita. Kalau siapa pun bisa menjadi pengantinnya, lalu buat apa aku menikah?
Rahasia di Balik Balai Leluhur - undefined 소설 & 이야기
Jiso
Desa kami memiliki sebuah tradisi. Setiap perempuan yang hendak menikah harus membawa pacarnya ke Balai Leluhur untuk bersembahyang. Jika mereka bisa keluar dari sana dengan selamat tanpa terjadi apa pun, itu berarti keduanya ditakdirkan hidup bahagia bersama seumur hidup. Kedua adik perempuanku menikah saat berusia dua puluh tahun. Sementara aku, kini sudah berusia tiga puluh tahun dan masih belum menikah. Bukan karena aku tidak pernah punya pacar. Masalahnya, setiap pria yang kubawa masuk ke Balai Leluhur selalu memutuskanku begitu keluar dari sana. Bahkan, ada yang sampai ingin membunuhku. Pacar baruku, Jeff Gunara tidak percaya pada takhayul desa kami. Karena itu, dia bersikeras ingin masuk ke Balai Leluhur. Namun, setelah Ayah, yang juga merupakan kepala desa, membawanya masuk, dia langsung berubah begitu keluar dari sana. Dia menindihku ke tanah dan berusaha mencekikku sampai mati. Aku tidak mengerti. Apa sebenarnya yang ada di dalam Balai Leluhur itu sampai mereka bisa berubah sedrastis itu? Ayah jelas tahu apa yang akan terjadi pada mereka setelah masuk ke sana. Kalau begitu, kenapa dia tetap bersikeras membawa mereka masuk?
Antara Cinta dan Keluarga - undefined 소설 & 이야기
Ellie Felicia
Kakak sepupu pacarku baru saja bercerai dan tinggal sementara di rumah pacarku. Dia sedang hamil besar dan membawa serta anaknya yang berusia 5 tahun. Dengan sikap seolah-olah semuanya sudah menjadi haknya, dia menganggap pacarku sebagai sandaran hidupnya dan menunjukkan ketidaksukaannya padaku. Dia merasa bahwa aku telah "merebut" adik sepupunya. Suatu hari saat acara keluarga, putranya tiba-tiba menyiramkan minuman ke arahku dan berseru, "Kamu nggak boleh merebut ayahku!"
Ketika Nisan Tak Lagi Menyimpan Maaf - undefined 소설 & 이야기
Lucky Cat
Pada tahun keenam setelah adik laki-laki dan tunanganku meninggal, aku juga memilih sebuah makam untuk diriku sendiri. Sebelum pergi berziarah ke makam mereka untuk terakhir kalinya, ibu tiba-tiba berkata, "Alex, tahun ini nggak usah pergi. Sebenarnya mereka nggak mati." Aku terpaku. Tepat saat itu, kulihat mereka berdua berjalan keluar dari kamar adikku. Kenzo Ganendra menyunggingkan senyum sambil menggoda orang di sampingnya. "Aku menang taruhan. Sudah kubilang, kakak nggak bakal pernah sadar." "Kelak siapa yang di atas? Hm? Mila?" Begitu kata-kata itu selesai diucapkan, perempuan yang dulu bahkan akan menangis setiap kali melihatku diperlakukan sedikit tidak adil itu, kini menatapku dengan penuh jijik. "Ah, dia memang terlalu bodoh. Padahal kita tinggal di rumah sebelah, tapi dia sama sekali nggak sadar." Rupanya alasan ibu melarangku masuk ke kamar itu bukan karena khawatir aku akan bersedih jika melihatnya, melainkan karena kamar tersebut terhubung dengan rumah di sebelah. Aku memang terlalu bodoh. Bahkan sebulan sebelum kematianku, yang kupikirkan masih bagaimana caranya berziarah ke makam mereka.
Pilihan Terakhir: Cerai - undefined 소설 & 이야기
Sasri Tasmirah
Adik iparku, Gina, bersikeras ingin berlibur ke Pantai Nirwana saat Natal, jadi aku memutuskan untuk mengajak seluruh keluarga pergi berlibur bersama. Namun, saat teman wanita suamiku mengetahui tentang rencana tersebut, dia memaksa untuk ikut dan membawa anaknya juga. Tanpa basa-basi, suamiku langsung membeli tiket pesawat. Namun, dia malah menyuruhku membawa barang-barang dan mengemudi sendiri ke sana. Semula, aku mengira seluruh keluarga akan mendukungku, tetapi ternyata mereka semua mendukung keputusan suamiku. Baiklah. Kalau begitu, kita urus urusan masing-masing saja. Namun, mereka semua menjadi ketakutan.
Kakakku Membuangku Demi Adik Palsunya - undefined 소설 & 이야기
Gaston
Di kehidupan sebelumnya, aku dibawa kembali ke Keluarga Shafron. Demi seorang putri angkat, kakak kandungku memfitnahku, menuduhku membuat penyakitnya kambuh. Orang tua kandungku percaya dan mengusirku dari rumah. Tak lama kemudian, aku mati karena sakit di pinggar jalan. Saat terbangun lagi, aku kembali ke hari di mana diriku dijemput oleh Keluarga Shafron. Michael menghalangi jalan orang tua, menunjukku dan berkata, “Ayah, Ibu, dia bukan adikku!” Pasangan suami istri itu menatapku dengan rasa kecewa, lalu berbalik dan pergi. Aku berdiri di tempat, tak mengeluarkan liontin giok yang bisa membuktikan identitasku, lalu diam-diam berjalan kembali ke panti asuhan. Dua puluh tahun kemudian, aku telah menjadi salah satu ahli penyakit dalam terkemuka di dalam negeri. Pria yang duduk di hadapanku menyodorkan rekam medis dengan suara gemetar, “Dokter, kumohon tolong selamatkan adikku.” Saat melihat nama di berkas itu, gerakanku pun terhenti. Pandanganku tertuju pada wajah yang tampak lesu dan kusam itu. Setelah menatapnya agak lama, barulah aku berpaling ke arah pria itu dan berkata, “Aku nggak menerima pasien ini.”
Menghadapi Kematian di Depan Mata - undefined 소설 & 이야기
Eriana
Aku mengalami kram menstruasi dan memesan obat pereda nyeri. Di aplikasi, pengantarnya tertulis seorang pengendara wanita, tapi yang datang ternyata seorang pria mabuk. Kali ini, aku tidak menelepon dua kakakku untuk meminta bantuan. Langsung saja aku melapor ke polisi. Di kehidupan sebelumnya, kedua kakakku bukan hanya memanggil semua pengawal pribadi yang ada, tetapi mereka sendiri juga buru-buru kembali. Akibatnya, mereka melewatkan drama panggung yang dimainkan oleh adik angkat mereka. Adik angkat mereka begitu sedih hingga dia menusukkan tombak mainan ke dirinya sendiri di atas panggung dan membuat dirinya terluka parah. Kedua kakakku mencoba menghiburku, "Jangan merasa bersalah. Setidaknya kamu tetap selamat." Namun, di balik itu, mereka mengikatku dan menyerahkanku kepada sekelompok pria mabuk. "Cuma pria mabuk, 'kan? Kamu bisa mengusirnya sendiri. Kenapa harus manggil kami? Sekarang lihat akibatnya. Kalau Hilda meninggal, kamu juga jangan berharap bisa hidup!" Ketika aku membuka mata lagi, aku kembali ke hari di mana pria mabuk itu mengetuk pintuku. Kali ini, aku tidak menelepon mereka. Mereka akhirnya bisa menyaksikan drama panggung adik angkat mereka, memberi dukungan dan semangat. Namun, setelah drama itu selesai, mereka malah menyesal.
Demi Selingkuh, Suamiku Meracuni Anakku - undefined 소설 & 이야기
Aaliyah Zoya
Demi berkencan dengan asisten di malam natal, suamiku mencampurkan obat tidur ke dalam susu anak kami. Ketika aku mengantar anakku yang demam tinggi ke rumah sakit, aku malah melihat suamiku sedang menggendong asistennya ke lantai atas. "Kaki Nelly terkilir, aku menemaninya berobat." Anaknya jelas-jelas berada di ruang gawat darurat, tetapi dia sama sekali tidak peduli. Aku mencengkeram tiket lotre yang ada di sakuku. Sudah saatnya aku mengakhiri pernikahan selama tujuh tahun ini.
Gadis yang Terabaikan, Dunia Baru Menantimu - undefined 소설 & 이야기
Nini
Saat pengisian pilihan perguruan tinggi, semua orang mengerubungi adik kembarku sambil sibuk memberikan saran. Kakakku menunjuk kode universitas di urutan paling atas. “Sudah pasti pilih Universitas Orlena. Jadi adik tingkatku. Nanti Abang yang jagain kamu.” Sahabat masa kecil kami segera menyodorkan brosur Universitas Marion ke hadapannya. “Jangan dengarkan abangmu. Masuk Universitas Marion saja. Empat tahun lagi kita bisa jadi teman sekampus.” Ayah dan ibu tersenyum sambil mengangguk setuju. “Belajar di ibu kota memang lebih baik. Ada yang menjagamu, jadi kami juga tenang.” Baru setelah cukup lama, mereka teringat kalau aku juga baru saja menyelesaikan ujian masuk perguruan tinggi. “Nindi… nilaimu kurang bagus, ‘kan? Pilih saja universitas mana pun yang ada di Marion.” “Iya. Nanti kita berempat ada di kota yang sama. Akhir pekan jadi gampang kumpulnya,” sahut kakak tanpa mengangkat kepala. Sahabat masa kecilku pun mulai mengomel seperti biasa. “Tinggal setengah jam lagi batas pengisian pilihan ditutup. Jangan ceroboh lagi seperti biasanya.” Sedikit demi sedikit, genggamanku pada buku panduan pendaftaran itu semakin mengencang.
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status