Novels
Short Stories

Genres

Realistis×
All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

27
All
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Show more

Plot & Setting

27
Selingkuh×
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

15
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Selingkuh Realistis Short Stories & Novels

Discover a collection of engaging Selingkuh Realistis short stories with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Sekretaris Suamiku Mengiraku Pelakor - Realistis novels & stories
Eriana
Setelah menikah tiga tahun, aku akhirnya hamil. Setelah menyiapkan bekal, aku bersiap-siap ke perusahaan suamiku untuk memberitahunya kabar baik ini. Siapa sangka, sekretarisnya malah mengira aku wanita penggoda. Sekretaris suamiku membuang masakanku ke wajahku, melucuti pakaianku, bahkan membuatku keguguran. "Kamu cuma pelayan, tapi berani merayu Pak Richie. Kamu bahkan hamil anaknya!" "Hari ini, aku bakal membuatmu kapok supaya kamu nggak merayu pria lagi!" Kemudian, wanita itu meminta pujian dari suamiku. "Pak Richie, aku sudah membereskan pelayan yang ingin merayumu. Gimana kamu akan menghadiahiku?"
Mengungkap Rahasia Ibu Mertua - Realistis novels & stories
Malinka
Pada Hari Ibu, aku berniat memberikan hadiah kepada ibu mertuaku. Namun tak disangka, aku melihatnya membawa seorang pria berkulit gelap masuk ke kamar. Setengah jam kemudian, ibu mertuaku keluar dengan wajah memerah ....
Kuberi Segalanya, Tetapi Dia Berpaling - Realistis novels & stories
Camilla Hafsah
Aku disiram segelas air oleh klien, tubuhku gemetar saat menghadapi makiannya, sementara Raisa Gunawan memeluk asistennya sambil menatapku dengan dingin. "Yoga, hal kecil seperti ini saja nggak bisa kamu selesaikan. Perusahaan nggak butuh pemalas!" Aku menyeka air di wajahku, mengambil gelas dan menenggaknya sekaligus. Lalu, tanpa ragu, aku menuang segelas lagi dan menyiramkannya balik! Siapa yang mau bekerja di sini, silakan ambil alih. Aku nggak peduli lagi!
Gapai Mimpi di Usia Senja - Realistis novels & stories
Jihan Umnia
Hari itu adalah perayaan ulang tahun Ryan ke-70 tahun. Aku baru pulang dari stasiun kereta api di tengah hujan lebat. Sesampainya di depan pintu rumah, aku menemukan pintu rumah terkunci. Ketika mendengar suaraku, tetangga seberang rumah berkata dengan ekspresi bingung, "Tante Elita, kenapa Tante pulang? Om Ryan hari ini menikah, dia dan istrinya sekarang masih menginap di hotel!" Aku tertegun. 'Menikah?' Aku cerai dengan Ryan sebulan lalu. Namun, Ryan memberitahuku bahwa sahamnya rugi banyak dan memiliki utang. Agar tidak memengaruhiku, dia menceraikanku tanpa pisah rumah. Dengan dalih menghindari penagih utang, putraku mengantarku ke rumah lama dan memintaku tinggal di sana selama satu bulan. Ternyata sekarang Ryan sudah menikah lagi?
Suamiku dan Selingkuhannya - Realistis novels & stories
Belinda Ulani
Tiga hari setelah satu bulanan anakku, suamiku, Raka, mengatakan bahwa dia harus melakukan perjalanan dinas. Dia meninggalkanku, membuatku menjaga anak kami sendirian. Tiga hari kemudian, aku baru sampai rumah sakit dan melihat teman masa kecil suamiku yang bernama Indah mengunggah foto keluarga. Dia juga menambahkan tulisan di bawah foto yang dia unggah. "Foto liburan bahagia kami bertiga sekeluarga." Aku terkejut saat melihat Raka tersenyum lebar dalam foto itu, jadi aku menuliskan komentar tanda tanya. Dalam hitungan detik, Raka menelepon dengan nada menuduh. "Dia ibu tunggal, aku merasa kasihan karena nggak ada laki-laki yang menjaganya. Aku cuma nemenin dia foto saja, kenapa reaksimu berlebihan sekali?" Malamnya, Indah kembali memamerkan foto kalung emas. "Setelah mengambil foto keluarga, dia maksa ngasih aku kalung emas." Aku tahu bahwa Raka membeli ini agar Indah tidak marah. Namun, kali ini aku berniat meninggalkannya.
Antara Cintanya dan Hartaku - Realistis novels & stories
Jyoti
Dalam perjalanan ke bank untuk menyetor uang, aku tidak sengaja menemukan sebuah postingan: [Pernahkah Anda melakukan sesuatu yang sulit diungkapkan tanpa diketahui pasangan Anda?] Di bawah postingan, seorang netizen berkomentar : [Aku diam-diam mendaftarkan pernikahanku dengan cinta pertamaku, tapi pacarku masih menyetor uang ke rekening bersama kami. Dia benar-benar bodoh. Dia kira aku benar-benar ingin menabung untuk membeli rumah dan menikahinya.] [Sudah ada 1,3 miliyar di dalam rekening, ketika dia sudah menabung sampai 1,6 miliyar, aku akan diam-diam menariknya!] Aku melihat komentar itu banyak disukai, lalu melihat saldo rekeningku. Tidak lebih, tidak kurang, pas 1,3 miliyar. Ternyata pacarku dan cinta pertamanya telah mendaftarkan pernikahan mereka!
Kutukar Hidupku untuk Kalian - Realistis novels & stories
Hedgehog
Gagal ginjal stadium akhir. Ginjal yang paling cocok untukku… justru diberikan suamiku kepada adikku. Aku menolak saran dokter untuk terus menunggu donor baru dan memilih keluar dari rumah sakit lebih awal. Hati yang telah lama membeku, tak lagi punya alasan untuk bertahan. Seluruh harta yang kukumpulkan selama bertahun-tahun, kuserahkan kepada adik. Akhirnya, senyum orang tuaku pun kudapatkan. Suamiku merawat adikku siang dan malam tanpa istirahat. Aku tak marah, malah mengingatkannya untuk lebih hati-hati dan teliti. Bahkan ketika anakku ingin memanggil adikku sebagai “ibu”, aku pun tersenyum dan menyetujui. Semuanya sudah berjalan sesuai keinginan mereka. Lalu… mengapa sekarang mereka menyesal?
Bebas dari Belenggu Suami Parasit - Realistis novels & stories
little stones
Sahabat wanita suamiku memutuskan untuk tinggal bersama kami saat dia tahu kami akan pindah ke rumah baru. Aku keberatan, namun suamiku langsung menyetujuinya. Tidak hanya itu, dia bahkan memberikan kamar anak peremuan kami kepada wanita itu dan anaknya, lalu menyuruh putriku pindah ke gudang. Aku tidak terima, namun dia bilang, “Jangan salah paham! Dewi hanya sahabat baikku, anaknya sudah kuanggap seperti anak kandungku, wajar ‘kan kalau aku pengen mereka tinggal di kamar yang lebih layak?” Aku tetap tidak setuju, sehingga suamiku dan keluarganya menyalahkanku dan bilang aku egois. Akhirnya, aku memutuskan untuk meninggalkan rumah itu bersama anak perempuanku. Saat itulah mereka panik dan sadar kalau mereka butuh aku.
Dia Mau Jadi Adik Iparku, Aku Restui! - Realistis novels & stories
Makjos
Aku tahu suamiku, Bara Atmaja, memalsukan kematiannya dan menggantikan identitas adik kandungnya. Namun, aku memilih tidak mengungkapkannya. Aku justru mendatangi kepala komando militer dan melaporkan bahwa suamiku telah meninggal, meminta padanya agar nama suamiku dicoret dari dinas kemiliteran. Di kehidupan sebelumnya, adik iparku meninggal secara tak terduga. Suamiku dengan tegas melepas jabatan komandan resimen dan menyamar sebagai adiknya, semata agar istri adiknya tidak hidup menjanda. Aku mengenalinya sebagai Bara Atmaja dan menuntut penjelasan mengapa ia berpura-pura menjadi adik iparnya. Namun Bara bersikeras menyangkal, lalu menepis tanganku. “Kakak ipar, aku tahu kematian kakak membuatmu terpukul. Tapi jangan karena kakak meninggal, lalu kamu menganggapku sebagai dirinya!” Ia melindungi istri adiknya yang tampak rapuh itu, mendorongku ke sungai yang dingin, dan memperingatkanku agar tidak berkhayal. Putriku yang baru berusia lima tahun menangis sambil bertanya mengapa ayahnya tidak menginginkannya lagi. Ia malah dikurung di kandang sapi untuk introspeksi diri, dan dibiarkan kelaparan selama tiga hari tiga malam. Ibu mertuaku mencercaku sebagai perempuan pembawa sial yang mencelakakan suami, lalu mengusirku bersama anakku tanpa sepeser pun. Bara bahkan menyebarkan kabar bahwa aku sudah gila, baru saja suamiku meninggal, aku sudah mengincar adik iparku. Aku dicemooh dan dihina semua orang. Dalam keadaan linglung, aku memeluk anakku dan meninggal di tengah dinginnya cuaca dingin. Saat aku kembali membuka mata, aku telah kembali ke hari ketika suamiku mulai menyamar sebagai adiknya.
Menyelusuri Jalan Hidupku - Realistis novels & stories
Nani
Saat aku hamil delapan bulan, suamiku yang bekerja sebagai polisi inspeksi akhirnya sempat meluangkan waktu, untuk pertama kalinya menemaniku ke rumah sakit menjalani pemeriksaan kehamilan. Namun baru saja melangkah masuk ke rumah sakit, ponsel satelit terenkripsi miliknya tiba-tiba berdering darurat. Nama penelepon hanya sempat melintas sekilas, tetapi suamiku yang biasanya tenang justru segera panik. "Sayang, ada pemberitahuan merah darurat, ada buronan internasional masuk ke wilayah kita lagi, aku ... maaf ...." Dia sangat cemas, sikapnya penuh dominasi seperti seorang atasan yang tak bisa ditolak. Setelah buru-buru meminta maaf, dia pun segera pergi. Aku menatap tajam mobil off-roadnya yang melesat pergi, sementara lembaran hasil tes kehamilan di tanganku sudah kuremas hingga kusut. Dengan perut besar, aku menghentikan sebuah taksi dan cepat berkata, "Pak, ikuti mobil di depan itu." Heh, buronan tingkat tinggi? Bohongnya benar-benar terdengar konyol. Bahkan Badan Keamanan Nasional milik ayahku saja tidak menerima pemberitahuan, dia yang hanya petugas inspeksi pendamping, mana mungkin punya 'buronan' sepenting itu untuk dikejar? Aku ingin melihat sendiri, sebenarnya 'atasan' macam apa, yang begitu tergesa-gesa memberinya 'perintah'.
Setelah Suamiku Dioperasi, Kami Cerai - Realistis novels & stories
Cendu
Suamiku baru saja selesai menjalani operasi dengan anestesi total. Kesadarannya belum pulih sepenuhnya dan dia terus meracau tidak keruan. Aku tertawa dan merekam tingkah konyolnya itu sambil membantunya berbaring di tempat tidur. Namun, tiba-tiba, aku mendengar dia memanggil nama seorang anak laki-laki. "Putraku yang baik, jangan nakal ya. Ayah sedang sibuk." Senyum di wajahku langsung membeku. Aku terpaku di tempat. Kami sudah sepuluh tahun memilih untuk tidak punya anak. Lalu, dari mana datangnya anak laki-laki itu? Dengan tangan gemetar, aku membuka ponselnya. Selama bertahun-tahun menikah, ini pertama kalinya aku memeriksa ponselnya. Begitu terbuka, di dalam album foto tersembunyi, penuh dengan foto-foto mesra seorang wanita lain bersama seorang anak kecil. Anak laki-laki itu memiliki wajah yang sangat mirip dengan suamiku. Berdasarkan tanggal pada foto, anak itu sudah berusia tiga tahun. Senyum bahagia mereka bertiga benar-benar menusuk hatiku. Padahal dahulu, dia sendiri yang bersumpah dia sangat membenci anak kecil dan tidak ingin terikat oleh keluarga. Itulah alasan dia meyakinkanku untuk tidak punya anak. Ternyata, dia bukannya benar-benar ingin hidup tanpa anak. Dia hanya tidak ingin punya anak denganku.
Putri yang Dibuang, Bintang yang Bersinar - Realistis novels & stories
Momo
Pada hari ketika hasil ujian masuk perguruan tinggi diumumkan, aku refleks berteriak ke arah ruang tamu. "Ayah, Ibu, aku dapat tujuh ratus dua puluh poin!" "Aku bisa pergi ke Universitas di Sentara untuk bareng Kakak dan Ardi!" Namun yang menjawabku, tetap saja hanya keheningan. Di atas sofa, duduk empat boneka kecil. Ayah, ibu, kakak, dan, Ardi, sahabat masa kecilku. Mereka menatapku dengan mata bulat, sama seperti pada malam-malam tak terhitung sebelumnya, hanya menemaniku dalam diam. Baru saat itu aku teringat. Setahun lalu, adikku yang bernama Citra jatuh sakit. Mereka berkata, itu karena nilai akademisku yang terlalu bagus dan membuatnya tertekan hingga hampir bunuh diri. Akhirnya, aku menjadi orang yang paling harus disembunyikan dalam keluarga, dan diusir ke rumah sewa ini. Malam pertama setelah pindah, seorang pemabuk dari rumah sebelah salah menggedor pintu. Aku bersembunyi di balik selimut, merasa ketakutan hingga tak berani mengeluarkan suara saat menangis. Aku hanya bisa berulang kali menelepon ayah, ibu, kakak, dan Ardi. Di ujung telepon, yang terdengar hanyalah nada sibuk yang dingin. Menjelang fajar, ibu baru mengirim satu pesan singkat. [Jangan menelepon lagi, Citra akan sedih kalau melihat nomormu.] Sejak saat itu, aku membuat empat boneka kecil yang menyerupai mereka. Mereka menemaniku makan dan tidur. Mendengarkan setiap kemajuan yang kucapai, juga mendengarkan kesedihanku yang tak bisa kuceritakan pada siapa pun. Namun saat air mataku jatuh, aku tidak lagi memeluk boneka-boneka itu. Setelah terlalu lama berjalan sendirian dalam kegelapan, akhirnya aku memiliki keberanian untuk tidak lagi menoleh ke belakang.
Rumah yang Tak Pernah Menyambutku - Realistis novels & stories
Yubo
Setelah menyelesaikan ujian mata pelajaran terakhir, dari kejauhan aku melihat Ibu sudah berdiri mengenakan pakaian terbaiknya. Saat hendak berlari menghampirinya, kakak kembarku, Reina, sudah lebih dulu berlari dan memeluk Ibu. "Sayang, kamu capek, ya?" Ibu mengusap kepala Reina dengan lembut, sementara kakak laki-lakiku, Rafael, menyodorkan jus dingin yang sudah disiapkan dan dengan sigap mengambil tas sekolahnya. Aku hanya berdiri terpaku di tempat, memandangi ibu dan Rafael yang berjalan di sisi kanan dan kiri Reina, seolah melindunginya sambil membawanya masuk ke mobil pribadi. Tepat ketika mobil hendak melaju, Reina tiba-tiba berseru, "Eh, masih kurang satu orang." Aku kira, yang dimaksud adalah aku, jadi aku segera mempercepat langkah menghampiri mereka. Tak kusangka, dia justru melambaikan tangan ke arah belakangku. "Kak Stefan, di sini!" Setelah sahabat masa kecil kami, Stefan Janitra, naik ke mobil, barulah mereka menyadari bahwa aku masih berdiri di samping pintu mobil. "Vinna, kok kamu ada di sini? Bukannya kamu satu tingkat di bawah kakakmu?" Karena kondisi kesehatanku, aku masuk sekolah setahun lebih lambat daripada Reina. Setelah kesehatanku pulih, perhatian mereka sepenuhnya beralih kepadanya. Sampai-sampai mereka tidak tahu bahwa aku sudah melompati satu tingkat.
Rumah Baru Untukku - Realistis novels & stories
Ges
Di Kota Batama, setiap kali ada keluarga yang melahirkan anak perempuan, mereka akan menanam sebatang pohon kamper pada tahun tersebut. Saat putrinya menikah nanti, pohon itu akan ditebang dan dijadikan dua peti besar untuk menampung mas kawin, sebagai simbol doa agar pernikahan mereka langgeng. Setengah bulan sebelum hari pernikahanku dan adik perempuanku, kakak laki-laki kami pulang membawa dua peti yang sudah selesai dibuat. Dia bersusah payah membawanya masuk dan mata adik langsung berbinar gembira. Ibu mengelus rambutnya dengan penuh kasih sayang. “Anak kesayangan Ibu sudah mau menikah saja. Padahal rasanya baru kemarin kamu masih anak kecil yang belum dewasa.” Ayah juga mengerutkan kening, nada bicaranya terdengar tegas. “Kalau dia berani bertindak semena-mena dengan Elis, bakal kuhabisi dia!” Tidak ada satu orang pun yang merasa aneh dengan peti itu. Mataku pun menatap ke belakang Kakak. Kosong, tidak ada apa-apa di sana. Aku pun bertanya, “Kak, di mana punyaku?” Kakak terkejut, seolah-oah baru teringat kalau pernikahanku juga diadakan di hari yang sama. “Saat selesai buat satu untuk Elis, ternyata kayunya kurang. Mau bagaimana lagi, jadi pohon milikmu juga ikut kupakai.” Ibu tampak agak kesal. “Sudahlah, sudah terlanjur terpakai, mau bagaimana lagi? Nanti kamu tinggal beli saja dua tas, nggak perlu pasang muka cemberut begitu, mau dikasih lihat ke siapa?” Aku menatap punggung mereka yang sedang mengerumuni adik, lalu teringat pesan yang pernah disampaikan Ayah dan Ibu pada Kakak sebelumnya. “Peti mas kawin anak perempuan itu harus dibuat dengan sungguh-sungguh, soalnya ini menyangkut kebahagiaan seumur hidupnya.” Ternyata, anak perempuan yang mereka maksud tidak termasuk aku. Jika begitu, aku juga tak membutuhkan mereka lagi.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status