Petaka Malam Tahun Baru
Oke, lebih baik tidur siang saja dulu, siapa tahu pas bangun tidur nanti pesanku sudah dibalasnya.
Entah sudah berapa lama aku tertidur, perut rasanya melilit. Cacing-cacig di perut ini seakan berdemo saja. Bergegas aku bangkit dari tempat tidur lalu menuruni anak tangga dan menuju dapur. Kubuka tudung saji, hmm ... lauknya menu kesukaan mama semua ini. Ada rendang jengkol, pepes ikan nila, asam pedas cumi, sambal udang campur pete. Semua menu ini tak ada yang kusuka, mamaku yang orang Cina itu penggila masakan ala melayu. Tiap hari Bik Ijah disuruh masak jengkol dan pete melulu, aku dan Papa kadang lebih memilih lauk telor ceplok atau juga masak mie instan.