Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
JEBAKAN CALON KAKAK IPAR

JEBAKAN CALON KAKAK IPAR

Sekali lagi, Feli mengumpulkan keberaniannya dan angkat bicara kepada calon kakak iparnya itu. “Aku, tidak percaya dengan video yang kamu katakan. Bisa saja itu hanya karanganmu belaka, untuk mengancam aku.” Feli kembali mendengus. Kevin hanya menggeleng sambil tertawa. Ia lalu membuka ponselnya dan tidak lama, suara notif pesan terdengar di ponselnya Feli. Ia lalu membuka video yang sepertinya dipotong itu. Video berdurasi tiga puluh detik itu menunjukkan dirinya yang sangat agresif membuka pakaiannya sambil menggigit bibir dengan gerakan sensual. Saat pakaiannya terjatuh di lantai, video tersebut berakhir begitu saja.
102.9K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as 21+ video
Read
+Library
Secret Service 21+

Secret Service 21+

Kualitas kamera tidak cukup baik untuk memperlihatkan wajah jelas, tetapi postur tubuh pria yang dibawa itu terlihat limbung seolah tidak sepenuhnya sadar. Max langsung berdiri. "Mereka memindahkan seseorang." Nichole mendekat ke layar. "Perbesar." Raymond mengetik cepat lalu memperbesar frame semaksimal mungkin tanpa membuat gambar terlalu pecah. "Oleg," kata Nichole. Max langsung menoleh. "Yakin?" "Delapan puluh persen," jawab Nichole. Raymond segera membuka peta digital Baltimore di layar lain. "Kalau mereka bergerak sekarang berarti mereka tahu situasi sudah panas."
1045.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as 21+ video
Read
+Library
AWAS PAK DOSEN, JANGAN DEKAT-DEKAT!

AWAS PAK DOSEN, JANGAN DEKAT-DEKAT!

"Sorry, Bro. Ini terlalu mengesankan. Seperti live streaming adegan 21 plus." "Bilang aja kayak syuting video porno," cetus Ruth kesal dengan tingkah dua pemuda sok polos itu. "Gue yakin, dia akan ke sini. Dia bakal bujuk gue buat take down itu video. Tapi syaratnya, dia harus mau gantiin tempat lu buat puasin gue."
105.1K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as 21+ video
Read
+Library
Maduku Sayang

Maduku Sayang

Ingin mengirim sms duluan padanya terkesan murahan. Vidia : Apa jangan-jangan kamu pingsan karena tidak kuat menerima kenyataan? Atau haruskah aku mengirim nutrisi padamu, Temanku? Aku : Nutrisi apa? Vidia : Yang akan menambah semangatmu. Aku : Coba saja! Dua menit berlalu, mi telah terhidang bersamaan dengan Vidia yang benar-benar mengirim satu video. Aku menonton sampai habis.
9.927.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as 21+ video
Read
+Library
720 Jam

720 Jam

tanya sang adik. Anita mengangguk. "Tadi waktu subuh, mas Gibran banguni mbak jadi yaudah subuh dulu selesai baru lanjut video call lalu mas Gibran juga memperkenalkan teman serumahnya yang lain ada bang Bayu dan bang Ilham." cerita wanita itu membuat Adit mengangguk senang karena sang abang ipar tidak melupakan kakak tercintanya. "Ya sudah, kalian cepat bergegas sudah hampir jam 8 itu." ujar Talita mengingatkan kedua anaknya.
4.0K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as 21+ video
Read
+Library
CEO Yang Hilang Ingatan

CEO Yang Hilang Ingatan

Selesai berkata telepon dimatikan. Haish! Aku melempar ponsel ke atas meja belajar. Ada beberapa hal yang ingin kutanyakan pada David. Ya sudah, besok sajalah. Kembali melihat video yang kuposting di laman sebuah aplikasi berwarna merah. Jumlah like dan viuwnya terus bertambah. Pelan-pelan aku membangun image perusahaan ini. "Apa ini?" Aku memutar sebuah video berdurasi sekitar lima menit. 'Si cantik pewaris hotel terbesar di Indonesia sedang bergoyang esek-esek.'
1033.0K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as 21+ video
Read
+Library
Mengandung Pewaris Tuan CEO

Mengandung Pewaris Tuan CEO

Dan– “Tuhan!” Inara berseru shock. Mendadak saja ia merasa sebuah palu besar yang tidak kasat mata, menghantam kepalanya tanpa ampun. “Ibu dapat dari mana video seperti ini? Ya Tuhanku!” Kedua obsidian Inara menggelap. Melebar tidak percaya. Rasa panas menjalari wajahnya sementara ia menyaksikan video yang berdurasi sekitar tiga puluh detik itu.
1043.7K viewsCompletedAdded to Library 874 Times as 21+ video
Read
+Library
Ibu Kost yang menggoda

Ibu Kost yang menggoda

"Saya sudah nonton tutorial." katanya penuh percaya diri. "Berapa video?" tanya Ravika. "Dua puluh." "Lalu?" "Praktiknya baru sekarang." Semua langsung saling berpandangan. Lima belas menit pertama berjalan lancar. Dua puluh menit kemudian mulai terdengar suara kepanikan. "Asap! Asap!" "Kompornya dikecilin!"
6.9K viewsCompletedAdded to Library 248 Times as 21+ video
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status