Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Unspeakable Time

Unspeakable Time

“Aku menginginkanmu menjadi anggota pasukan pengawalku. Waktumu 3 bulan.” Kemudian Serish melangkah mendekat, mengangkat alisnya kepada prajurit yang kini terlihat lucu dengan ekspresinya. Lelaki itu menekan emosi apapun yang sebenarnya dia rasakan, tersenyum dan berlutut dengan satu kaki di hadapan Serish. “Saya, Rowellyn Adrian, menerima titah Yang Mulia dan berterima kasih atas kesempatan ini.”
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai 21 minute
Baca
+Pustaka
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

potong Nadira dingin. Ia mengeluarkan ponsel dari clutch-nya, mengatur alarm, lalu meletakkannya di meja kaca di depannya. Bunyi detik jam terdengar lebih nyaring sekarang. "Waktu kamu tinggal empat setengah menit." Detik-detik itu seperti gergaji perlahan yang mengikis ketenangan Aidan. Ia menarik napas panjang dan memulai pertunjukan terakhirnya.
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 758 kali sebagai 21 minute
Baca
+Pustaka
Aku Dipaksa Menikahi Dua Pria

Aku Dipaksa Menikahi Dua Pria

“Dua puluh menit!” Sebelas menit. Red tidak memiliki kesabaran seluas halaman rumahnya. Kembali ke ruang makan untuk mengangkut Mina seperti karung beras. Sementara yang diangkut terus mengunyah sandwich tanpa merasa terganggu. Tidak ada drama meronta-ronta minta diturunkan, Mina diam saja diperlakukan begitu sampai akhirnya diturunkan tepat di samping mobil.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai 21 minute
Baca
+Pustaka
Perfect Obsession

Perfect Obsession

Dan memulai acara mandinya dengan cepat. Dia melilitkan handuknya di pinggang setelah mengelap tubuhnya hingga kering. Hanya tetesan air yang jatuh dari rambutnya yang membuat tubuh itu kembali basah walau tak sampai kuyup. Marvinhendak menuju walk in closet, namun matanya menangkap seseorang yang duduk di ranjang sambil menyilangkan kaki dan tangannya. "Empat puluh menit, aku tak menyangka kau mandi selama itu Wil," ujar seorang wanita paruh baya seumuran dengannya. namun masih terlihat cantik dan anggun.
1025.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 851 kali sebagai 21 minute
Baca
+Pustaka
Perfect Match

Perfect Match

Tak butuh waktu lama Keyna sudah masuk ke alam bawah sadarnya. Cklek. Tiba-tiba Alfian masuk ke dalam ruang fotografi dan melihat Keyna tengah tertidur pulas. Alfian tersenyum kecil melihat Keyna, ia pun segera menyelesaikan pekerjaannya untuk mengedit video. 1 jam kemudian, Keyna terbangun dari tidurnya dan terkejut melihat ada Alfian. Keyna menyangga wajahnya menatap Alfian, tak sadar bahkan ia tersenyum kecil.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai 21 minute
Baca
+Pustaka
ONE MORE TIME!

ONE MORE TIME!

Berbeda dengan teman-temannya di sekolahnya yang dulu. Ralat. Hanya satu orang. Orang yang sudah menghancurkan masa SD Eriska selama dua tahun, sebelum akhirnya dia terpaksa pindah sekolah. “Bisa gila gue lama-lama,” gerutu gadis itu sambil menggelengkan kepalanya. Ingatan akan masa kecilnya membuat Eriska berdecak dan menjatuhkan tubuhnya di sofa. Dia melirik jam dinding dan jarumnya sudah mengarah ke angka sembilan. Satu jam dari sekarang, kuliah jam pertamanya akan dimulai.
6.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai 21 minute
Baca
+Pustaka
Life Must Go On

Life Must Go On

Kata Audrey lagi Dia menunggu agar vano membalas ucapannya barusan. “pak.” Panggil Audrey lagi “baiklah.” Jawab vano Wahh, Audrey sedang tidak salah mendengar kan ? “terima kasih pak.” Ucap Audrey “tapi tunggu,” cegah vano sebelum Audrey pergi dari sana “ada syaratnya..” sambung vano Audrey memandang pria itu dengan tatapan was-was. “kamu harus turutin perkataan saya. Apapun itu. Selama 24 jam.” Jelas vano
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai 21 minute
Baca
+Pustaka
Cinta yang Melintasi Waktu

Cinta yang Melintasi Waktu

"Dia bilang, penderitaan yang kutimbulkan untuknya jauh lebih banyak daripada kebahagiaan. Bahkan demi menolongku, dia akhirnya meninggal di usia 30 tahun." Saat berbicara sampai di sini, hatiku terasa begitu sakit hingga aku sulit bernapas. Amina tertegun. "Ini .... Tapi, ini cuma mimpi, Nak. Atmaja tidak akan begitu." Aku menahan keinginan untuk menangis dan memaksakan seulas senyum.
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai 21 minute
Baca
+Pustaka
The Secret

The Secret

"Murni di mana, Bu?" Bu Minah menggelengkan kepalanya sambil menghela nafas, "Halah, Murni tidak akan bangun kalau belum jam delapan. Memang anak pemalas! Oh iya, Mbak. Kakak saya sedang dalam perjalanan mungkin akan sampai sekitar satu jam lagi." Aku mengangguk meski tak ada niatan untuk bertemu dengan supir taksi itu, "Menu sarapannya apa, Bu?"
1012.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai 21 minute
Baca
+Pustaka
A Few Years Later

A Few Years Later

Pelupuk matanya mendadak menjadi basah. *** Sudah satu jam berlalu sejak kejadian menyakitkan di kedai. Debur ombak mengalun merdu, menyatu dengan desir angin. Pantai Kuta sangat sunyi di pukul 01.00 dini hari, terutama karena hanya ada dia dan Luke di sini. Samuel menyeka lagi sudut matanya tatkala kenangan yang masih segar di kedai itu kembali menghantuinya. Luke pergi setelah Samuel hanyut dalam kenangan itu dan laki-laki berkaos oblong itu datang lagi dengan dua cangkir kopi Americano yang dingin.
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai 21 minute
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status