Rahim Penebus Dosa
tanyanya sembari memegang kedua lenganku.
“Yes, of course, Mam! Coba aja kalau misalkan dia enggak nge-treat aku dengan baik, huh! Aku bejek-bejek, tuh, pasti,” jawabku senormal mungkin.
Aku ini bukan anak remaja labil yang suka mencurhatkan praduga kelakuan busuk suamiku kepada mamanya. Aku bukan perempuan melodrama yang cocok meniti peran sebagai sosok protagonist. Aku adalah Jena, perempuan selow dan santuy yang menghadapi masalah tanpa menimbulkan masalah. Anti diinjak-injak, tapi tidak balas menginjak-injak. Intinya, aku tidak akan menceritakan masalah rumah tanggaku kepada mertuaku.
Hot Chapters