Bara Dendam Sang Prabu Boko
Amasu terkikik sendiri, menikmati guyonannya.
Jentra Kenanga yang tadinya bermuka garang segera menimpali ide konyol Amasu tersebut, kembali pada nada protektifnya, seolah Amasu baru saja memberi solusi yang patut dipertimbangkan serius. "Benar kata Amasu. Kalau perlu, cari gantinya saja! Sriti, misalnya. Ia cerdas, cantik, dan pandai bertarung! Aku lebih rela kau merebut Sriti dari Kunara Sancaka daripada kau mengorbankan nyawamu, masa depanmu, dan reputasiku hanya untuk mengejar Mayang Salewang," ujar Jentra, nada bercandanya terjalin, namun keseriusan tersirat jelas di balik matanya. "Lagipula, Kunara Sancaka lebih gampang ditipu. Kalaupun ia marah, paling ia hanya akan mendongeng di seti
Hot Chapters