Aku Menyukai Ayah Sahabatku
Noemi Lunara dan Mithalia Arani adalah dua sahabat yang bertemu pertama kali, di masa SMP lewat kejadian sederhana, lalu kembali dipertemukan di SMA internasional.
Di balik persahabatannya itu, Noemi Lunara menyimpan perasaan yang salah pada ayah sahabatnya. Pria dingin dan berwibawa yang menjadi wali Mitha. Selisih usia sepuluh tahun, posisi sebagai figur ayah, serta sikap sang pria yang selalu menjaga jarak, membuat perasaan itu mustahil sejak awal.
Di bangku SMA kelas 2, Noemi jatuh cinta pada pria yang tidak seharusnya ia inginkan. Dengan keberanian polos dan hati yang belum mengenal batas, ia memilih nekat.
Ia mengejar.
Ia caper.
Ia mengirim pesan.
Mencoba merayu, dan berulang kali mempermalukan dirinya sendiri. Semuanya berakhir dengan sikap dingin dan penolakan yang tegas namun dewasa. Bukan hanya ditolak, Noemi bahkan diposisikan sebagai “anak” Seseorang yang tidak pernah masuk dalam kemungkinan apa pun.
Penolakan yang tidak melukai dengan kata-kata, tetapi meninggalkan bekas yang tak bisa dihapus.
Hancur oleh rasa malu dan patah harga diri, Noemi pergi ke luar negeri tanpa pamit.
Ia menghilang sepenuhnya.
Menghilang selama sembilan tahun, tanpa sekali pun kembali ke tanah air.
Ketika ia pulang, tepat di hari ulang tahunnya yang ke-25. Noemi bukan lagi gadis lugu SMA yang dulu.
Kepulangannya bukan karena rindu masa lalu, melainkan karena pekerjan. Bergabung dengan sebuah agensi hiburan besar.
Yang tidak ia ketahui, agensi itu berada di bawah grup hiburan milik pria yang dulu menolaknya.
Di antara peran sebagai ayah sahabat, sebagai atasan, dan sebagai pria yang mulai goyah oleh perempuan yang pernah ia tolak, batas-batas lama mulai retak.
Masa lalu tidak pernah benar-benar pergi, perasaan yang seharusnya sudah mati, tapi ternyata hanya tertidur.
Apakah benar-benar telah mati,
atau hanya menunggu waktu untuk bangkit? Saat keduanya sama-sama tidak lagi bisa berpura-pura polos. Dalam bentuk yang lebih berbahaya?
Yuk kepoin, maaf kalau ada yg typo, makasih*..*