Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Batas Waktu

Batas Waktu

Aqilla memantaskan diri di depan cermin. Gadis cantik itu tampak menawan menggunakan striped colorful lengan panjang yang dipadukan dengan wide leg jeans. Ia memulas tipis lipgloss di bibirnya yang sudah merah alami. Rambut sebahunya sengaja diurai, menambah aura gadis itu yang semakin terpancar. Aqilla melihat jam diding yang tertempel manis di dinding kamarnya yang bernuansa kuning dan cokelat dengan lukisan bunga matahari di beberapa bagian. Jam sudah menunjukkan pukul 8, tetapi cowok itu belum datang juga sampai sekarang. Ia berdecak sebal sambil memainkan handphone ditangannya.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as a brief history of the time
Read
+Library
Turn Back Time

Turn Back Time

pungkas Tristan cepat, sembari mengalihkan perhatiannya ke layar yang ada di hadapannya. Sebenarnya Tristan bingung ingin melakukan apa kala itu karena sebenarnya ia tidak mempunyai pekerjaan yang penting. Namun, ia sangat bingung dan pening memikirkan cibiran Randi tadi, Tristan menggeleng sejenak kemudian melirik jam dinding yang tertempel di dinding. “Sudah waktunya shalat dzuhur,” ungkap Doy mengikuti arah pandangan Tristan.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as a brief history of the time
Read
+Library
TIME (Indonesia)

TIME (Indonesia)

Jam menunjukkan pukul dua belas siang, waktunya untuk beristirahat dan makan siang. Aku mengeluarkan ponselku yang ku letakkan di laci meja, membuka pesan - pesan yang masuk dari siapapun tanpa kubaca dan balas. Kecuali, pesan dari Bernardo. Dia mengirimiku beberapa pesan di jam tujuh lewat empat puluh lima menit pagi, walaupun pesan yang dikirim nya hal biasa tapi, sukses membuatku tidak mampu menahan senyum di bibirku.
9.95.5K viewsOngoingAdded to Library 176 Times as a brief history of the time
Read
+Library
PRESENCE & TIME

PRESENCE & TIME

Setelah mengucapkan itu, Nenek penjual bunga mawar itupun pergi meninggalkan Amelyce dengan berbagai ribuan pertanyaan muncul yang belum menemukan titik terangnya. "Garis takdir?" -Presence&Time- Waktu sudah menunjukkan lewat tengah malam. Hembusan angin dingin menerpa kulit Amelyce yang terbuka, gadis itu duduk di dekat jendela menikmati bentangan bintang di atas sana. Suara daun kering saling bergesekan, udara dingin semakin kencang menerbangkan beberapa helai rambut Amelyce, sepertinya sebentar lagi hujan akan turun.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as a brief history of the time
Read
+Library
TimeLess

TimeLess

Robby menekan tambol masuk apartemen, dan melihat Jonatan duduk di sudut dengan segelas wine. "Hentikan kebiasaan minummu saat stres Jo." Ucap Robby yang jengkel melihat sikap kekanak-kanakan Jonatan. Jonatan tidak menggubris Robby sama sekali, dan masih memandang ke arah langit yang semakin gelap. Bintang-bintang bertaburan dan suasana begitu hening. Terang saja, waktu sudah menunjukkan pukul 00.00 dini hari. Robby mengambil wine di tangan Jonatan dan menguruhnya istirahat.
9.95.1K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as a brief history of the time
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status