Jejak Luka
ucap Lilik jengkel, dia melirik sinis anak sulungnya.
"Lha, salahnya di mana? Memang Mas Ramon sudah tua, kan, Ma? Sudah mau tiga puluh empat, lho. Teman-temannya aja sudah pada beranak pinak, dia masih aja betah menjomblo. Angga nggak tega, Ma. Lihat saudara sendiri nggak laku, sekarang ada yang mau, ya syukur lah. Angga dukung seratus persen." Mata Lilik mendelik, tapi Angga hanya nyengir lebar menanggapinya.
Hot Chapters