Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lima Jari Playboy

Lima Jari Playboy

Memang tak jadian alias pacaran semua, tetapi setidaknya menjalani hubungan tanpa status atau teman tapi mesra atau teman rasa pacar? “Wah, kalau mau main ke kantor, kami sambut dengan hangat bareng Emma,” Jawaban kawanku ini membuatku kembali mempertanyakan soal Emma, “Ngomong-ngomong, Emma itu yang mana? Dari tadi, lo sebut Emma terus?” “Emma?! Lo lupa sama Emma?!” Aku mengangkat bahu. “Bokapnya itu direktur stasiun TV swasta dan punya beberapa tempat hiburan hits ibukota. Jangan-jangan beberapa di antaranya yang sering lo datengin,” jelas kawanku.
9.320.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 648 kali sebagai acara tv emma stone
Baca
+Pustaka
OTW Janda!

OTW Janda!

Bahkan saat pria itu lewat, udara yang langsung mengembuskan aroma tubuh dan parfum pria itu sudah berhasil membuat Emma meleleh. ‘Harum sekali ...,’ Emma membatin takjub. “Jadi, kau siapanya Maxwell?” tanya pria itu pada Emma yang masih berdiri dekat area sofa. “Kenapa datang ke sini juga?” “Aku hanya menemani Jenna saja,” jawab Emma. “Aku Emma. Emily Olsen Alison, spesialis obsetri dan ginekologi di Cornell Hill, rumah sakit yang sama seperti Jenna dan Dokter Maurice.”
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai acara tv emma stone
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta CEO Dingin

Terjerat Cinta CEO Dingin

** Emma meremas foto yang ia genggam erat, jari-jarinya mencengkeram bingkai dengan begitu kuat hingga buku-bukunya memutih. Tatapan matanya adalahnkilat marah, penuh dengan obsesi yang membara. Wajah Stevan dalam foto itu menatapnya dengan senyum khas yang membuat dadanya bergejolak antara cinta dan amarah. Brak! Dengan satu gerakan kasar, Emma melempar bingkai itu ke dinding. Kaca pecah berhamburan di lantai, tetapi ia tidak peduli. Napasnya memburu, dadanya naik turun dengan cepat.
1026.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 720 kali sebagai acara tv emma stone
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
wieanton
santai aja Dania jgn terlalu panik, ada Mark yg tau cara menjatuhkan lawan2 yg keji dgn fitnahan, Dania ckp ikutin apakata Mark jgn terpancing oleh hasutan ucapan dr mulut Marsha, sebab dia bukan lawan yg selevel dgn Dania, Marsha hny butiran debu yg menempel di gaun tp mimpi jd aksesoris yg cantik
Widia Anaska
yess...dengerin Mark Dania... fokus saja pada kehamilan mu ga usah memikirkan hal-hal rumit yg akan membuatmu berpikir berat dan berakibat pada kehamilan mu.. cukup nikmati..dan jalani dgn kebahagiaan bersama Mark skrg.. untuk kevin biarkan itu menjadi urusan Mark biarkan Mark yg akn turun tangan
Baca Semua Ulasan
Hasrat Liar Sang Kakak Ipar

Hasrat Liar Sang Kakak Ipar

“Aku mencarimu, Tuan Kayden.” Kayden tidak langsung menjawab, pria itu sekilas melirik Lea sebelum akhirnya mengalihkan pandangan ke Emma. “Ada urusan denganku, Nona?” Emma tersenyum kecil, lalu melangkah mendekat tanpa menghiraukan keberadaan Lea. “Ya! Kita belum selesai mengobrol—” Emma masih sibuk mencoba menarik perhatian Kayden ketika suara pembaca acara tiba-tiba mengudara dan memotong ucapannya begitu saja.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai acara tv emma stone
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Paman Suamiku

Terpaksa Menikahi Paman Suamiku

Naila duduk di sofa ruang tamu, menatap televisi yang menayangkan acara musik tanpa benar-benar memperhatikan. Bunyi tawa pembawa acara di layar terasa jauh dan asing. Ia mencoba menenangkan pikirannya dengan menatap ke luar jendela. Lampu-lampu kota tampak berkelip di kejauhan seperti bintang yang dipaksa hidup di bumi. Tapi ketenangan tak datang juga. Bayangan Emma terus menghantui pikirannya. Tiba-tiba ponselnya berdering. Nama Laras muncul di layar.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 422 kali sebagai acara tv emma stone
Baca
+Pustaka
Dating My Brother

Dating My Brother

Dan jangan lupakan juga beberapa penggemar baru yang siap melancarkan aksi kapan saja. Mereka belum tahu saja siapa yang akan dihadapi jika ingin mendekati emma. Emma berjalan menuju ke parkiran sendirian. Tapi masih saja banyak pasang mata mengagumi wajah cantiknya. Drrt… drrt… ‘Halo, ed.’ ‘Kau sudah selesai ?’ ‘Hmm…’ ‘Baiklah, aku sudah melihatmu.’
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai acara tv emma stone
Baca
+Pustaka
Istri Dekilku Terlahir Kembali

Istri Dekilku Terlahir Kembali

“Apa Greg sudah pulang?” “Belum, Nyonya. Mungkin nanti.” Emma tampak bahagia mengikutinya. “Nyonya, saya melihat Anda di telivisi dalam chanel gossip. Anda tahu, Anda dan Tuan sangat luar biasa! Kalian terlihat sangat serasi. Dan juga … apa yang Anda katakan mengenai hubungan Tuan dan Camila, saya sangat menyukainya. Itu adalah kata-kata terbaik untuk membuat Camila menjadi orang asing tanpa kata-kata kasar. Itu hebat, Nyonya!”
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 661 kali sebagai acara tv emma stone
Baca
+Pustaka
Pengasuh Kesayangan Presdir Arogan

Pengasuh Kesayangan Presdir Arogan

Emma tersenyum kecil, lalu menggenggam tangan mungil Ellen. “Iya, Papa nggak marahin Kakak Emma, kok. Ellen jangan cemas,” kata Emma terus memulas senyum pada Ellen walaupun jantungnya masih berdegup cepat karena takut identitasnya sebagai wanita malam itu sudah terbongkar. Sekarang, bagaimana cara Emma menghadapi Ethan?
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai acara tv emma stone
Baca
+Pustaka
Cintai Aku, Seperti Aku Mencintaimu

Cintai Aku, Seperti Aku Mencintaimu

Untungnya sedari kecil dia sudah sering memperhatikan ibunya dan diasrama dia diajarkan untuk mandiri. Emma bertekad untuk membuktikan pada ayahnya bahwa dia mampu melakukan tanggung jawabnya. Emma mengusap airmatanya yang terjatuh di pipi. Dia harus kuat. Demi ayahnya. *** Pukul sepuluh malam saat Emma dan beberapa pegawai di cafe tempat dia bekerja sedang membersihkan dan merapikan cafe yang sudah tutup, tanpa sengaja dia melihat sebuah acara di televisi yang dinyalakan oleh pemilik cafe. Acara itu sedang membahas tentang Douglas Blackwood.
1060.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai acara tv emma stone
Baca
+Pustaka
Menikahi Mayat Palsu CEO

Menikahi Mayat Palsu CEO

ucap Emma sembari tersenyum puas. Emma lalu menarik tanganku, "Ayo! Aku akan memindahkanmu ke sisi lain dari mansion! Di sana banyak cctv!" "Cc ... tv ?" Aku mengulang perkataan Emma sembari mengikuti langkahnya. Mertuaku itu masih menarik tanganku, meninggalkan Zacky yang masih mengatur amarahnya. "CC TV? Maksudmu D-dia ... memperhatikanku selama ini?" Aku menepis tangan Emma yang menarikku. Menghentikan langkahku dan menatapnya dengan penuh pertanyaan.
1037.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai acara tv emma stone
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status