Semua tenaga yang dia miliki langsung dicurahkan nggak tahan diri lagi.
“Ah … ah! Ah! Ah!”
“Sss … ah .…”
Keduanya saling tenggelam dalam desahan. Nico hentakkan tubuhnya dalam ritme terakhir yang cepat.
“Mmm … ah … mmm!”
“Ah … ohh .…”
jawab Ucok panjang lebar.
“Ya elahh Cok, formal amat bahasa lo. Biasanya lo pake lo-gue atau aku-kau. Santai aja ama si Ai dia tuh masih jauh dibawah kite umurnya,” ejek Agha merasa risih dengan bahasa Ucok yang sok formal berasa dikantor saja.
Bersambung...
"Aku nggak butuh nafkah darimu."
Adam tertegun atas ucapan istrinya. Bibirnya sampai keluh saat ingin mengucapkan sesuatu, mulutnya terasa gemetar.
Tak pernah Harum menatapnya tajam seperti ini. Tak pernah. Baru kali pertama ia melihat Harum seperti ini.
"Ha..rum.." Adam sampai terbata.
“Makasih ya, hari ini.”
Kahfi tidak langsung menjawab. Keina sudah hampir mengira dia tidak akan menjawab sama sekali ketika suara itu akhirnya terdengar, lebih pelan dari biasanya, lebih dalam.
“Tidak perlu terima kasih, Na.”
9.81.1M viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 22.6K ครั้งในชื่อ acuh tak acuh
Hallo, ini ironman!
Maaf karena cerita ini blum ada bab terbaru. Abis Lebaran aku drop, ditambah minggu ini aku UTS. Jadi bener2 susah cari waktu buat nulis. Aku pun sebenarnya udh kangeeen banget sama Carla dan Pak Savian. Mhn do'anya ya temen2 smg aku cepet sehat dan bisa kmbali nulis lagi! ...
FF Gaming
sedang seru seru nya membaca ...yaaaaah abis tak ada lagi sambungannya..gw kan penarasaran cerita kelanjutan nya....setiap hari gw buka berharap ada keajaiban cerita untuk selanjutnya..tapi hasil nya kecewa sangat......
-----------------------------------------------------------
Please be careful : Tolong berhati-hatilah
Thank you for reminding me : Terima kasih sudah mengingatkan aku.
Amazing : Mengagumkan.
-----------------------------------------------------------