Langit & Mega
Karena telingaku tidak menangkap sempurna suara yang kak Bima keluarkan.
Langit di atas sana sudah berubah cerah, tak lagi mendung atau mengeluar lagi tetes-tetes air. Saat ini aku benar-benar asyik sendiri. Menikmati suasana dan aroma setelah hujan. Ah, pasti lebih menyenangkan kalau pelangi ikut hadir. Sayangnya, pelangi susah untuk ditemui. Jarang sekali ia muncul. Kenapa, ya?
Kak Bima berdeham pelan. Aku langsung menoleh ke arah depan sambil bertanya, "kenapa kak?"