Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nafkah Terakhir sebelum Ditalak

Nafkah Terakhir sebelum Ditalak

Ternyata Fatih. “Halo Mas.” “Halo, Mas pulangnya agak sorean, ya? Kamu mau pesan apa, Sayang?” “Nggak usah. Mas cepet pulang aja.” “Yakin?” “Iya.,” “Oke. Mas usahain secepatnya. Sudah, ya?” “Hu’um.”
10101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai ah ah mas
Baca
+Pustaka
Mari Berpisah, Mas

Mari Berpisah, Mas

Hanif sendiri lebih tertutup pada perempuan itu, apalagi hari ini hari terakhirnya kerja dan besok dia sudah mulai cuti. Ucapan istrinya selalu teringat di kepalanya, ia tak mau merasa berdosa kalau sampai melalaikan pesan istrinya tersebut. [Mas, aku belanja sama Ibu buat oleh-oleh ke rumah Mbak Sri] Pesan dari istrinya baru bisa ia buka. [Beli jajan ringan, Sayang. Buat ngemil di jalan] [Iya, Mas. Kerja hati-hati, ingat ya, jangan tergoda oleh apapun]
24.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 588 kali sebagai ah ah mas
Baca
+Pustaka
DIMADU KARENA DIFITNAH MANDUL

DIMADU KARENA DIFITNAH MANDUL

*** [Halo, assalamualaikum istriku sayang!] [Waalaikumsalam, iya Mas?] [Coba tebak, Mas mau nyampein kabar gembira apa?] [Memangnya kabar apa Mas?] [Tebak dulu dong!] [Emm, hari ini Mas pulangnya lebih awal?] [Salah!] [Mas mau ngasi surprise?] [Haduh Aisyah! Masa iya mau ngasi surprise bilang-bilang gimana sih kamu!]
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai ah ah mas
Baca
+Pustaka
MAAF MAS, BUKAN SALAH RAHIMKU

MAAF MAS, BUKAN SALAH RAHIMKU

sapa Ryan. "Wa'alikumsalam nak Ryan," jawab umi sambil membalas senyumnya. "Gimana kabar umi? udah lama kita gak ketemu," tanya Mas Ryan kemudian setelah dirinya mencium tangan umi. "Alhamdulillah umi baik, Nak, Umi juga gak nyangka bisa ketemu nak Ryan di sini," "Syukurlah kalo gitu Umi, oh iya, alhamdulillah kondisi Abi sudah mulai normal, Mi."
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai ah ah mas
Baca
+Pustaka
Ah! Mantap, Sayang

Ah! Mantap, Sayang

ucap Gracia tulus sembari mengusap bahu Hazel. “Anugerah?” Hazel mengulang kata itu dengan senyum kecut yang tersungging di bibirnya. Ia lantas merotasikan pandangannya pada Hexa, menatap pria itu dengan tatapan penuh tanya yang menyindir. “Justru, kehadiran saya di sini menjadi masalah besar, bukan? Benar begitu, Hexa?” Sebelum Hazel melontarkan pertanyaan itu, Hexa sebenarnya sudah lebih dulu membatin. “Anugerah apanya? Justru dia ini musibah,” Ma, gerutunya dalam hati.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai ah ah mas
Baca
+Pustaka
Tunggu Pembalasanku, Mas!

Tunggu Pembalasanku, Mas!

"Siapa juga yang liatin Mas. Mas tuh yang liatin aku. Aku ini istri orang loh, ingat, enggak boleh naksir sama istri orang." "Iya, tahu kok." Mas kan cuma bercanda. Oh ya, kita makan dulu yuk! Kamu harus traktir Mas, anggap saja sebagai ganti rugi atas kejadian kemarin. Biar kamu gak merasa punya hutang lagi, gimana?" Aku pun menyetujuinya. Mas Ahmad lalu membelokkan mobilnya ke sebuah restoran. *** "Mir, ini sudah malam loh, kamu kenapa belum pulang?" Sebuah pesan dari Mas Hanif.
1034.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai ah ah mas
Baca
+Pustaka
Istri Tanpa Suami

Istri Tanpa Suami

"Astaghfirulloh Ami. Kok malah dipake masker? Ha ha ha ...." ~Bersambung~ Tandai typo yaa
9.9169.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai ah ah mas
Baca
+Pustaka
Aku istrimu, Mas!

Aku istrimu, Mas!

kata Riska angkuh. Arum mendelik sambil tersenyum tipis,"kalau begitu Mbak masaknya nunggu Mas Riko sempat karena beras yang aku beli itu di warung bukan di indomaret dan satu lagi berasku juga lagi habis." Riska melotot matanya hendak keluar, emosinya benar berada di puncak lantaran Arum dan Bayu pagi ini beraninya sudah pakeh banget.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai ah ah mas
Baca
+Pustaka
Aku (Bukan) Istri Pilihan

Aku (Bukan) Istri Pilihan

“Apa? Mas Haga kena tabrak? Bagaiamana keadaannya, Mas? Mas Bara! Mas!” Tuts … tuts … tuts …. ****
1033.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai ah ah mas
Baca
+Pustaka
Sang Penari Pujaan Hati

Sang Penari Pujaan Hati

"Duh, kayak apa saja. Kamu nggak anggap Mas sahabat lagi?" "Bukan gitu, Mas." "Sudah, nggak perlu ngomong gitu lagi. Bakalan panjang dan Mas nggak pulang-pulang nantinya." Mahesa segera balik badan setelah bersalaman dan berpamitan dengan Puspa. *****
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai ah ah mas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status