Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Alice

Alice

Nyusahin amat Alice Setuju nih gue| Gathajing |Gak anggota, gak ketua nya sama aja Alice Sama-sama cantik, ya gak ri? | Aurisat |Yoi emang kayak Gatha jelek Gathanjing |Gue cantik, sehat lahir batin bay the way kalau lo belum tau. Gathanjing |Buruan ke markas, gabut gue! Alice Bakar sekolah aja biar gak bosen| Aurisat
105.9K viewsOn holdAdded to Library 124 Times as airy hfjone
Read
+Library
AFRAID

AFRAID

Ayu berhasil membuat turis itu bersemu merona di pipinya. "Idih, bisa aja kamu gombalin bule," ucap Alina menepuk bahu Ayu. "Hehehe, habisnya emang ganteng sih misternya," bisik Ayu. "Hai, nama ku Jeff." Pria bule itu mengulurkan tangannya pada Ayu lalu menjabat tangan Alina dan yang lainnya memperkenalkan dirinya. "Kalian liburan di sini?" tanya Jeff.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as airy hfjone
Read
+Library
HURT

HURT

Hana pun berinisiatif untuk membuatkan minuman favorit laki-laki itu. Joon yang sedang duduk di sofa sambil membuka-buka halaman sebuah majalah, kemudian meliriknya dengan tatapan enggan. “Aku sudah susah payah membuatnya, lho, Oppa,” kata Hana dengan nada merajuk. Ia mendaratkan pantatnya di samping Joon. “Terima kasih,” ucap Joon singkat sembari menerima mug yang disodorkan Hana dan meletakkannya di atas meja di hadapannya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as airy hfjone
Read
+Library
POEDJAN

POEDJAN

Aisyah berada di pojok ruangan, menghindari cahaya tersebut. “Bagaimana keadaannya?” tanya Dedeng pada Willem, dokter keturunan Belanda yang baru sebulan ditugaskan di rumah sakit jiwa di mana Aisyah ditempatkan. “Histeris ia ketika cahaya dinyalakan. Matahari pun enggan ia tengok, apalagi pencahayaan yang lebih-lebih. Kecenderungannya meluka diri sendiri sangat tinggi, apalagi kala kami menyinggung masalah keluarganya.” Dokter Willem menggeleng, miris melihat pasiennya. Seumur hidupnya bekerja (meski baru sebulan), baru kali ini ia melihat seseorang sangat terpuruk dan hancur hingga jiwanya sama sekali tak bisa dibenahi.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 201 Times as airy hfjone
Read
+Library
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

sapaku mencoba ramah. "Waalaikumsalam," jawabnya dengan suara parau. "Sehat, Pak haji? Kudengar Pak haji keracunan rendang?" kataku lagi. "Alhamdulillah sehat, iya, memang tak boleh aku makan daging banyak-banyak, tapi pas hajatan itu, rendangnya enak, jadi lupa penyakit." kata Pak haji. "Pak haji, bukan maksud hendak mengadu ya, tapi aku curiga rendang yang dimakan Bapak sudah dikasih racun," kataku memulai aksi.
1041.9K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as airy hfjone
Read
+Library
Pria Alfiyah

Pria Alfiyah

Jika ketahuan Mbak galak tadi, pasti akan mendapatkan sanksi. "Ya Allah, maafkan Aku, Raisya. Aku kaget, Aku kira bukan jeruk. Aku fobia buah itu," ucap Aini merasa bersalah. "Astagfirullah, Kamu fobia jeruk? gimana ceritanya? kok aku pengen ketawa, ya." Raisya terbahak, Aini hanya bisa diam, malu. Aini mempunyai keturunan dari Ayahnya, sama-sama fobia jeruk. Entah genetik dari mana, Aini juga tidak tahu.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as airy hfjone
Read
+Library
Hoffen

Hoffen

Setelah memakan waktu dua jam, Trisha sudah ingat point penting informasi yang ada di data ini. Wanita itu meletakan ponsel di meja sambil menguap dan merenggangkan ototnya yang agak terasa kaku. “Namanya ribet banget. ya,” gumam Trisha saat kembali melihat biodata itu. Trisha mencoba untuk mengingat semuanya tanpa melihat ke layar ponsel. “Nama dia Severino, umur dua puluh empat. Dia alergi seafood, suka kopi, dia—“ Ucapan Trisha terhenti karena menguap dengan lebar sambil mengucek matanya.
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 438 Times as airy hfjone
Read
+Library
ARJUNA

ARJUNA

"Setiyaki sama Ali jadi kesini, nggak?" "Enggak kali. Tadi pagi Mama bilang mau masak sayur asem, pasti pada pulang dulu. Kalo pantatnya baik baik aja, mereka dateng, kalo enggak, paling nempel di depan tv." Aji menoleh kesana kemari. Ada banyak sosok di kafe bang Jeno, walaupun sebagian besar sosok itu tidak berbahaya namun tetap saja menakutkan. Salah satunya adalah sosok seorang lelaki muda yang duduk di pojok ruang. Dengan buku tebal dan kacamata yang pecah sebelah. Ada darah mengalir dari pelipis kiri namun tidak pernah mengganggu kegiatan sosok itu. Aji sering melihat sosok itu. Dia tidak pernah menganggu, karena yang sosok itu kerjakan hanya membolak-balik setiap lembar buku. Begitu t
105.4K viewsOngoingAdded to Library 217 Times as airy hfjone
Read
+Library
JandA

JandA

tanya Jeffrey dengan suaranya yang dalam. “A-apa, Tuan? N-Nona Aline? Bukankah beliau bersama dengan-” “Tidak! Dia belum kembali ke rumah!” Jeffrey terlihat putus asa sambil mengepalkan tangannya menahan segala rasa dalam dirinya. “M-masukla dulu, Tuan.” Ajak pria pemilik apartemen mewah yang tak lain adalah Georgio. “Saya buatkan Anda minuman dulu, Tuan-”
105.2K viewsOn holdAdded to Library 177 Times as airy hfjone
Read
+Library
My Future Huby

My Future Huby

Sayangnya Bima terlalu baik untuk Zea si rubah betina. Zea melompat bahagia. Setelah kepergian Bima, ia cepat-cepat bersiap menemui Rey. Nasi goreng telur dadar sudah ia masukan kedalam paperbang itu semua khusus ia buatkan untuk Rey. Setelah merasa semua ada dan tidak tertinggal Zea membawa membawa langkahnya kedepan jalan raya menunggu ojeg yang ia pesan. Taklama seorang pria berkepala enam dengan jaket bertuliskan ojol berhenti tepat disebelahnya. “Neng Zea?” tanyanya memastikan.
9.43.1K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as airy hfjone
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status