Jodi Ruman
“Iya, iyaaa. Saya minta maaf. Saya enggak bermaksud bikin kamu kayak gini.”
“Terus maksud kamu apa?”
“Saya cuma mau bikin kamu takut.”
“Takut apa?”
“Takut mati.”
Afi terdiam, lalu mengguyur kepala dengan air yang tersisa. Kelakuan dan cara berpikir Tiara yang absurd membuat kepalanya panas dan berdenyut-denyut, juga pusing.
“Gini aja, deh, Ra. Kalau kamu mau bunuh saya, yuk, kita ke rumah. Di sana banyak pisau tajam. Kamu bisa mutilasi saya kalau mau,” tantang Afi yang tentu saja tidak serius.
Hot Chapters