LAILA
"
Dengan kesal, Aliya mendorong Yasi dan segera pergi menuju kantornya untuk menyelamatkan berkas penting.
Dua perawat dan petugas keamanan juga segera mendampingi Aliya pergi.
Kini hanya Yasi yang berada di ruangan Indi. Yasi mendekati Indi yang sedang terikat dan mulut disumpal kain. Indi yang melihat Yasi cemas karena tidak mengingatnya. Kemudian Yasi mengambil kain yang menyumpal mulut Indi. Melihat kebaikan Yasi, Indi mulai mengingat sosok gadis yang pernah menolongnya di dekat hutan, dia lalu bertanya untuk memastikan, "Kamu gadis yang tinggal di dalam hutan dan suka menakut nakuti preman itukan?"