Birahi Liar istri Setia
Tak lama kemudian, Bi Aroh, tetangga yang sekaligus sering menjadi pemabntu dadakan di rumahnya, masuk tanpa permisi seperti biasa, duduk di kursi rotan.
“Assalamualaikum, Bu Maria!” sapa Bi Aroh ceria.
“Waalaikumsalam. Ada apa, Bi?” Bu Maria mencoba terdengar santai.
Bi Aroh langsung nyerocos, “Bu, udah dengar belum? Besok pengajian pindah ke rumah Ustadzah Fatimah. Sekalian syukuran, Mas Akmal menang lomba Ceramah tingkat provinsi! Ganteng, soleh, pinter cermah pula. Dia bener-bener calon menantu idaman banget, ya?”