Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

Zahira tertunduk dalam diam, dia baru mendongak ketika tamu undangan mulai berpamitan pulang. "Semoga menjadi pasangan yang sakinah mawadah warahmah." Begitu ucapan para tamu undangan yang sempat terdengar oleh Zahira bahkan ada pula yang sempat mengatakan semoga segera di beri momongan. Ini benar-benar gila, Zahira yang awalnya mengira pria yang akan menjadi suaminya adalah laki-laki yang cacat namun ternyata sangat normal dan tampan. Hidungnya mancung, kulitnya sawo matang dan tinggi atletis, nyaris sempurna. Jika Fajar disandingkan dengan Akila maka mereka akan terlihat menjadi pasangan yang sepadan.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai aisyah aqilah dan ari irham
Baca
+Pustaka
Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

perintah Hubabah Awiyah. Sahira adalah putri bungsu Hubabah Awiyah. Hubabah memiliki dua putra dan putri, yaitu Syarif Ali dan Syarifah Sahira. "Baik, Umi." Zahra kini mantap memanggil Hubabah Awiyah dengan sebutan Umi setelah beberapa kali Hubabah meminta. Zahra sebelumnya tidak enak memanggil guru besarnya dengan sebutan Umi, namun melihat kasih sayang Hubabah selama cobaan ini datang, membuat Zahra merasakan sosok Uminya.
1027.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 808 kali sebagai aisyah aqilah dan ari irham
Baca
+Pustaka
Gus! I Lap Yuh!

Gus! I Lap Yuh!

“Oh, ya, Pak. Kalau sama teman saya ini, pasti sudah kenal kan, ya?” Umi Aisyah, Kyai Sholeh dan Kyai Dahlan menyerngitkan kening mereka. Sudah kenal? Dari mana mereka kenalnya?!
9.38.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai aisyah aqilah dan ari irham
Baca
+Pustaka
PREMAN DILAMAR SHALEHAH

PREMAN DILAMAR SHALEHAH

Sergah Arash yang langsung di angguki oleh dua manusia yang sering dikatain duo kurcaci itu. Suara gemuruh santri-santri yang tengah menghafal, khususnya matan-matan ilmu alat seperti Imrity, Nadhmil Maqsud hingga Alfiah Ibnu Malik bahkan Jauhar Maknun membahana, menghiasi pagi yang mulai menyapa. Aisha, ia mencoba untuk meniti hidup tanpa harus menyesali apa yang telah terjadi. Toh, semuanya sudah tertulis sejak jaman Azali.
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai aisyah aqilah dan ari irham
Baca
+Pustaka
Anak Kembarku dengan Kakak Ipar

Anak Kembarku dengan Kakak Ipar

jawab Ilham membuat Arisha kembali menatap Ilham dengan tajam. “Tya gak ngerti, Tya mau main lagi sama Om Haerul,” ujar Tya yang tidak mau ambil pusing. “Siapa?” tanya Arisha mengerutkan dahinya. “Asisten saya, Haeul namanya,” jawab Ilham. “Ya udah, ayo Papa anterin ke Om Haerul,” imbuh Ilham mengajak kedua anak kembar itu yang dengan cepat mengikutinya.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai aisyah aqilah dan ari irham
Baca
+Pustaka
Stuck In H2SO4

Stuck In H2SO4

ucap Amayra melihat kedua insan itu menjauh dengan wajah bahagia. "Siapa namanya?,"tanya Lewis. "Arian Pradipta Hafla yang sipit. Satunya yang matanya lebih bulat Azkha Pradipta Hafla,"ucap Fatih membuatku tersenyum. Kirain dari kemarin dibahas Arian main-main saja, ternyata beneran. "Fat kamu yakin kasih nama anakmu Arian?,"tanya Adimas.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai aisyah aqilah dan ari irham
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kau Campakkan Bukan Wanita Biasa

Istri Yang Kau Campakkan Bukan Wanita Biasa

"Apa yang kau katakan waktu itu? Bahwa Aisyah hanya gadis sederhana yang tidak jelas asal-usulnya?" Arman tampak bingung sekaligus tegang mendengar nada Farah. "Farah, Tenang dulu—" "Tenang?" Farah mendengus sinis, wajahnya memerah karena marah. "Kau pikir aku bisa tenang setelah ini? Kau tahu siapa Aisyah? Dia anak Pak Hermawan dan Bu Mirna! Kau sadar betapa bodohnya aku sekarang? Aku dan paman terancam di pecat!"
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai aisyah aqilah dan ari irham
Baca
+Pustaka
Dikira Preman Suamiku Ternyata Sultan

Dikira Preman Suamiku Ternyata Sultan

Ucap Aisyah, senang. Bi Ani tersenyum. “Sudah tugas saya, Nyonya.” Aisyah hanya membalas senyuman asisten rumah tangganya itu dengan ramah. Setelah menunggu beberapa lama, Ammar dan Kiara akhirnya tiba di kediaman Galih dan Aisyah. Tak hanya berdua, mereka juga turut serta membawa si kembar Mayra dan Kayra. Kedatangan Ammar dan Kiara di sambut dengan baik oleh Aisyah dan Renita yang juga ada di rumah putranya.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai aisyah aqilah dan ari irham
Baca
+Pustaka
Jodohku Pak Dosen

Jodohku Pak Dosen

"Abi Randy dan umi Aisyah, Ma." "Siapa nama lengkap Ara?" "Sarah Maharani Putri." Brukk, Terdengar benda jatuh di seberang sana. "Ma, halo, Ma."
1019.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 725 kali sebagai aisyah aqilah dan ari irham
Baca
+Pustaka
Cahaya di Ujung Jalan

Cahaya di Ujung Jalan

Fajar berdiri di hadapan para tamu dengan kedua bayi di gendongannya, satu di kanan dan satu di kiri, sementara Sarah berdiri di sampingnya. "Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, kami diberikan amanah berupa dua malaikat kecil ini. Putri kami yang pertama kami beri nama Aisyah Khalisa Fajar, yang berarti ‘Perempuan yang hidup dengan suci dan penuh cahaya.’ Dan putra kami yang kedua kami beri nama Muhammad Arfan Fajar, yang berarti ‘Laki-laki yang cerdas dan penuh kebijaksanaan.'"
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai aisyah aqilah dan ari irham
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status