Hati yang Kau Sakiti
Kesendirian terasa begitu nyata, meresap ke dalam setiap pori-porinya.
Kiran menghela napas panjang, menatap jauh ke arah lautan yang luas. "Aku ingat saat-saat indah kita, saat dia memegang tanganku dan berkata bahwa aku adalah satu-satunya wanita yang ia cintai. Tapi semua itu hanya kebohongan, sebuah ilusi yang menghancurkan hatiku. Arka, kenapa kamu membuatku percaya bahwa kita bisa bahagia bersama, hanya untuk mengkhianatiku? Kenapa?"