ASI Untuk Bosku
Ia tahu betul betapa pentingnya momen ini—Jio yang akhirnya pulih, dan Radit yang mulai kembali membuka hatinya untuk orang-orang terdekat.
Tak lama kemudian, Bi Yati datang menghampiri mereka dengan membawa pisau panjang berhiaskan pita kecil.
“Ini untuk potong kuenya,” ujarnya ramah.
“Terima kasih banyak, Bi,” ucap Rian sambil menerima pisau itu.
Ia melirik ke arah kue—kue cokelat besar bertuliskan “Welcome Home Jio!” dan di bawahnya terukir angka 1, menandai ulang tahun pertama Jio yang tak sempat dirayakan.