Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KACAMATA BERDARAH

KACAMATA BERDARAH

KACAMATA BERDARAH Written by David Khanz Part 1 ——————————————————— "Sial!" rutuk seorang lelaki di pinggiran jalan begitu turun dari tunggangan kuda besinya. Dia menatap geram pada ban kempis kendaraan tersebut dengan perasaan kesal. Dengkus pria bernama Rehan itu beberapa kali terdengar, lengkap bersama decak kerucut bibirnya yang hitam di dalam kegelapan.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as akame ga kill mal
Read
+Library
Rahim Terakhir di Sektor 7

Rahim Terakhir di Sektor 7

"Kita harus menghentikan perdarahannya." "Jangan bergerak." Moncong pistol itu beralih, kini mengarah tepat ke dada Malik. "Satu langkah lagi ...." Kael menyunggingkan senyum tipis. "Kau yang mati lebih dulu." Malik menghentikan langkahnya. Rahangnya mengeras, tetapi ia tahu satu gerakan gegabah bisa mengorbankan semua orang. Kael justru tampak semakin menikmati keadaan. Tatapannya bergantian menyapu wajah Aruna, Dante, Eros, hingga Boni yang masih bersembunyi di balik tubuh wanita itu.
101.0K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as akame ga kill mal
Read
+Library
Kill Me, Love Me

Kill Me, Love Me

Menggelengkan kepalanya mendengar hal itu, padahal pemandangan yang dilihatnya melalui kamera sudah mengatakan lebih, bagaimana bisa otak mereka tidak sampai kesana. “Maaf, Pak. Bu Mariska langsung menerobos masuk kedalam.” Kunto menatap penuh penyesalan. “Biarkan saja, kamu bisa keluar.” Silvi mengusir Kunto dengan gerakan tangan. Silvi menatap tidak percaya dengan apa yang dilakukan Mariska saat ini, tatapan ketakutan yang seakan akan terjadi sesuatu yang buruk. Silvi mencoba bersikap seperti Fajar jika menghadapi masalah, hanya saja terkadang Fajar agak berlebihan jika berhubungan dengan wanita ular ini. Menghembuskan nafas pelan dan memulai sandiwara depan wanita ular, memberikan tatapan
6.7K viewsCompletedAdded to Library 134 Times as akame ga kill mal
Read
+Library
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Mellisa egois pada saat itu karena ia takut Dewo tak akan pernah kembali lagi, maka dengan mengandalkan Archi, ia membuat cerita seolah-olah Archi sakit. “Aku bukan pembunuh!” Mellisa mendongak; menatap manik mata Rina yang begitu tajam. Meski ucapan Rina berbalut dengan nada keangkuhan tetapi Mellisa tak menemukan kedendaman di mata Rina. Semakin menatap Rina, semakin Mellisa merasa kalah.
1047.4K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as akame ga kill mal
Read
+Library
OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua

OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua

Dengan nafas yang tercekat di tenggorokan, ia bertanya-tanya. Malik melangkah masuk dengan tenang. Sepatu pantofelnya menginjak genangan wiski yang berserakan di lantai, menciptakan siluetnya yang menyerupai bayangan maut. Ia berjongkok, menjambak rambut klimis Landon hingga pria itu terpaksa mendongak. "Mau kemana, Tuan Muda Parker?" Malik berdesis dengan senyum yang tidak sampai ke mata. "Tuan Marquez mengirim salam kematian untukmu."
1012.7K viewsCompletedAdded to Library 394 Times as akame ga kill mal
Read
+Library
Jabakan Maut Sahabatku

Jabakan Maut Sahabatku

Lina sudah siap menekan tombol panggil di ponselnya. Wajah pria yang merupakan ketua geng itu langsung memuram dan marah. Dia memaki dengan kata-kata kasar dan hinaan cabul, sambil mengancam Lina agar meletakkan ponselnya. “Aku hitung sampai tiga. Kalau kalian nggak berhenti, aku akan tekan tombolnya. Pintunya juga sudah terbuka sekarang, kalau aku teriak sekuat tenaga pasti akan ada yang dengar. Kalau nggak percaya, silakan coba saja. Kalian nggak akan bisa lari lagi nantinya.”
3.0K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as akame ga kill mal
Read
+Library
Kutukan Cinta Malaikat Pencabut Nyawa

Kutukan Cinta Malaikat Pencabut Nyawa

Kali ini aku akan membuatmu menderita! “Oi! Siapa kamu?” tanya Yena lagi. “Namaku, Luke. Malaikat maut yang datang untuk mencabut nyawamu,” Yena langsung melotot. “Ja-jadi aku ditakdirkan mati hari ini?” “Ya! Tapi aku datang untuk menawarkanmu dua pilihan, hidup tiga tahun lagi dengan syarat menemukan makna cinta sejati atau mati hari ini sesuai dengan catatan takdir?”
565 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as akame ga kill mal
Read
+Library
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Setelah kembali menyadari, mata Zam Malik langsung dipenuhi dengan niat membunuh, "Bajingan, berani-beraninya melawanku, sama sekali tidak memandang Incredible Blood." Sangat sedikit seniman bela diri di Northern, rata-rata berasal dari Incredible Blood. Zam Malik hampir mengenal semuanya. Tetapi dia belum pernah melihat Fugaku Meteor dan Shilpy. Zam Malik mengeluarkan ponselnya dan menelepon, "Halo. Kak Arthur, baru saja aku dicekik oleh seorang wanita dan bosnya seorang pria." — "Tuan Muda, mengapa tidak membiarkanku membunuhnya?." Di sisi lain, Shilpy bertanya heran.
8.8146.1K viewsCompletedAdded to Library 5.0K Times as akame ga kill mal
Read
+Library
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Ia membawa sebuah gulungan raksasa yang terbuat dari kulit bintang dan sebuah kapak yang berbentuk seperti pisau pemotong kertas raksasa. "Surya Wijaya," suara Malakai bergetar dengan frekuensi yang mampu meruntuhkan pegunungan. "Kau adalah eror dalam naskah kami yang paling indah. Keberadaanmu membuat cerita ini menjadi tidak teratur. Aku di sini untuk melakukan pemotongan terakhir." Malakai mengayunkan kapaknya, melepaskan gelombang "The Final Cut"—sebuah serangan yang dirancang untuk memisahkan jiwa dari raga dengan cara menghapus hubungan kausalitas di antara keduanya.
874 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as akame ga kill mal
Read
+Library
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Fane tersenyum dingin dan berkata, “Jika kau ingin membunuhku, maka aku secara alami ingin membunuhmu juga. Itu adalah hal yang wajar, jadi mengapa kau mengajukan pertanyaan seperti itu?” Wajah Malcolm menjadi gelap. Baru saat itulah dia ingat bahwa dia telah mengatakan akan membunuh semua orang di sana dan mengatakan bahwa dia tidak berbelas kasih. Saat itu dia tidak tahu bahwa Fane sangat terampil. Jika dia tahu bahwa Fane sudah berada di level Semi Pemadatan, dia tidak akan bergerak dengan mudah.
9.17.0M viewsCompletedAdded to Library 166.8K Times as akame ga kill mal
Show Reviews (2320)
Read
+Library
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Read All Reviews
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status