Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Petaka Satu Malam

Petaka Satu Malam

Kemana saja dulu saat ia membutuhkan dirinya. Kiara kembali melanjutkan langkahnya tak peduli. "Argh! Lo bodoh Sat! Bodoh!" Rutuk Satrio, mengacak kasar rambutnya. ------ Kiara berlari ke sebuah ruangan kosong bekas gudang. "Dasar! Satrio brengsek! Kenapa lo harus buka luka lama gue kembali!" teriaknya. Ia menekan dadanya yang terasa sakit. Perlahan air mata yang dia bendung jebol juga.
8.715.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 397 kali sebagai akatsuki no requiem
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Penyihir Hitam

Kembalinya Sang Penyihir Hitam

Dia pun dengan segera langsung mengecek kerangka tersebut. Pertama Allein mulai melihat kerusakan pada armor tersebut. Dengan melihat sekilas, dia langsung tahu bahwa manusia tersebut mati karena cakaran monster berukuran besar. Kerusakan pada armor tersebut cukup parah, di bagian dada ada bekas cakaran yang sangat besar dan dalam, tulang bagian dada pada kerangka itu juga hancur. Tetapi, perhatian Allein justru tertuju pada tulisan kecil tepat di bagian bahu armor tersebut. "Hmmm dibahu nya tertulis pasukan ksatria suci."
7.89.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai akatsuki no requiem
Baca
+Pustaka
Soul Contractor

Soul Contractor

ヽ(`д´;)/ Melirik pria botak yang terlihat tak sabaran Pak tua Charles mendesah sedikit sebelum menyelesaikan perkataan nya "Sungguh menyenangkan memiliki semagat masa muda" Kemudian ekspresi nya menjadi sedikit lebih serius membelakangi mereka dengan punggung nya, pak tua Charles segera menggeser layar di depan nya dan kemudian menunjukkan inti dari pertemuan kali ini Menunjuk berbagai gambar di layar kemudian pak tua Charles mulai menjelaskan situasinya "Pertama kalian Lihat Vidio ini, seperti yang kalian Lihat tumpukan kecil yang terlihat seperti kerumunan semut ini adalah Kerumunan Soul Beast yang hendak menyerang insitut ini"
9.88.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai akatsuki no requiem
Baca
+Pustaka
Cinta Dan Kematian

Cinta Dan Kematian

Tubuh Adra terasa lemas dan dia jatuh berlutut, menatap lemah ke arah malaikat kematian itu yang memulai ritualnya. Sebuah benda hitam mirip sabit muncul di tangan malaikat kematian, lalu digerakan untuk menebas sesuatu di udara. Perlahan Adra melihat jiwa korban kecelakaan itu tertarik dari tubuhnya. Terlihat sangat kesakitan, Adra tak mampu lagi. Dia memalingkan wajahnya dengan perasaan kacau.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai akatsuki no requiem
Baca
+Pustaka
Petaka Reuni

Petaka Reuni

Dia Menusuk-nusuk perut Aris tanpa ampun! "Arrgghbh! Aku mohon! Ampun! Ampun! Ampun!" Aris terus menjerit. Dia terus menjerit sebelum akhirnya tubuhnya merosot menuruni dinding. Tubuhnya meninggalkan genangan darah pada lantai. "Mampus kau!" Sosok itu memastikan kalau Aris sudah tak bernapas. Pria itu memang sudah tak bernyawa saat itu juga. Sosok misterius itu lantas bersenandung dengan siulannya. Dia meninggalkan tubuh Aris tergeletak begitu saja. ***** Bersambung.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai akatsuki no requiem
Baca
+Pustaka
STARMOON

STARMOON

Aku Di Sini, Prints Liam Aku di sini, Prints Liam, Aku di sini di balik jendela. Sevilla direngkuh Kegelapan dan mimpi. Kerinduan menjejali aku, Aku diselubungi menara hitam, Aku di sini di balik jendela. Kau lihatkah? Diatas Menara ada jendela Mengapa kau berlama?.. Tidakkah rindu Lihatlah aku,
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai akatsuki no requiem
Baca
+Pustaka
REINKARNASI

REINKARNASI

Tujuannya adalah agar Giselle mati di tangannya, dalam keadaan yang sedang distebuhi olehnya. “Hahahaa! Luar biasa! Aku merasa seperti baru saja mendapatkan tenaga dalam yang sangat besar dari ritual ini!” Sang Iblis tertawa-tawa lantaran merasa baru saja mendapatkan kekuatan yang besar dari sinar rembulan. Apalagi kekuatan tersebut semaki bertambah besar lagi ketika tangannya mulai lebih erat mencekik Giselle. “Matilah kamu! Mati dan jadilah tumbal terakhirku!” ucap Sang Iblis sambil mulai menggigit leher Giselle untuk menyedot darah perempuan itu!
9.947.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai akatsuki no requiem
Tampilkan Ulasan (71)
Baca
+Pustaka
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Baca Semua Ulasan
Aku Tanpa Cintamu

Aku Tanpa Cintamu

Bahkan ia tak berani menatapku. Aku semakin jijik melihatnya. Masih terbayang bagaimana Mas Zaid bercumbu dengan Asih dalam video itu. Tanpa sehelai benang pun menutupi tubuh mereka. Wajah keduanya terekam jelas, dengan ekspresi yang menjijikkan. Melihatnya, aku hancur. Hatiku terkoyak. Perihnya seperti disayat sembilu. "Asih yang menggodamu?"
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai akatsuki no requiem
Baca
+Pustaka
Elegi

Elegi

Barangkali, seperti itu pulalah perasaan Kitsune kepada Phoenix. Aksa menghela napas lelah begitu ia kembali teringat pada enigma menyebalkan itu. Rasanya kepalanya bisa saja berasap karena memikirkan enigma sekaligus terkena sinar Matahari yang luar biasa terik di bawah langit Mesir. Menggeleng sejenak, Aksa memilih mengedarkan pandang ke sekeliling, dan ia mendapati Rosemary tengah memberi makan kuda, bersama Hilea yang merupakan putri dari Hiro. Lengkung senyum terpoles secara spontan di bibir Aksa, hanya karena ia melihat eksistensi seorang Rosemary.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai akatsuki no requiem
Baca
+Pustaka
Aksa!

Aksa!

Sedangkan tangan kirinya menyentuh dadanya. 'Tutup mata lo. Hembusin nafas panjang. Dan ucapin mantra yang kemarin udah gua kasih tau.' Suara Evan itu membimbing Aksa dalam ritual pemanggilan sosok Zilka. Aksa menutup matanya secara perlahan. Ia menghembuskan nafas panjang, berharap kalau pemanggilan kali ini akan berhasil. "Wahai engkau makhluk fana yang berada di antara dunia dan akhirat. Tolong penuhi panggilanku, Akashi Zilka Pratama," ucap Aksa.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai akatsuki no requiem
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status