Dulu Dia Mutiaramu, Sekarang Aku Istri Kakakmu
Rora baru sadar, "perjalanan dinas" suaminya ternyata adalah menemani kakak iparnya melahirkan.
Lebih kejam lagi, pelaku tabrak lari yang menyebabkan neneknya meninggal adalah kakak ipar yang selama ini diperlakukan bak harta paling berharga oleh suaminya sendiri.
Di detik itu, semuanya terasa jelas. Ternyata pernikahan itu bukan karena cinta, melainkan rencana. Suaminya menikahinya demi melindungi kakak iparnya dari hukuman.
Rora menahan air mata, lalu mengambil dua langkah besar.
Pertama, mengundang ahli bedah saraf kelas dunia. Dia akan membangunkan Bradley, satu-satunya orang yang berkuasa di Keluarga Nugroho dan membiarkannya melihat sendiri bagaimana istrinya berselingkuh dengan adiknya.
Kedua, mengumpulkan bukti secara diam-diam. Semua orang yang berutang padanya akan dia tuntut satu per satu tanpa ampun.
Mulai saat itu, Rora bukan lagi seorang istri. Dia tidak akan lagi mengalah demi siapa pun. Yang dia inginkan hanya satu, keadilan untuk dirinya dan neneknya.
Awalnya, dia pikir akan menghadapi permainan berbahaya dengan Bradley yang dingin dan tak tersentuh itu.
Namun, di depan semua orang, Bradley justru berdiri di sisinya tanpa bertanya apa pun, tanpa ragu sedikit pun. "Biar aku yang bereskan semuanya untukmu."
Saat itu juga, sang suami yang selalu mengaku paling mencintainya, hancur total.
Rora hanya tersenyum sinis. "Kak Ines itu cinta pertamamu. Kenapa kamu malah jadi gila melihatku menikah dengan kakakmu?"