Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

Sedang Sia melihat dengan tidak terima. "Eh kalian para anak muda jangan salah, di dalamnya ada sesuatu yang berharga, membuat wanita jatuuh cinta." Delia yang menggerti langsung terkekeh, membuat Deryn melirik dan berdehem. "Aku sungguh tidak ada keluhan selain rasa gatal," kekeh Sia. "Tuh kan, apalagi rasa gatal," tuding Andin. Tio menatap Andin. "Kenapa kau berssikeras sekali kalau Bapak ini sudah dimasuki serangga?"
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Yang Tersisa Hanyalah Kenangan

Yang Tersisa Hanyalah Kenangan

Pesta ulang tahun Anita telah berakhir dan para tamu pun berpamitan untuk pulang. Anita duduk di ruang audiovisual dengan mata terpejam. Sebuah drama klasik terkenal sedang tayang di layar lebar. "Penyesalan yang mendalam dan cinta yang sangat murni dapat mengguncang jiwa seseorang hingga menembus batas di antara hidup dan mati. Berhubung dunia ini menentang kita untuk bersatu, satu-satunya jalan adalah menebus semua penyesalan di alam baka."
12.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

Narasi membedah proses **Memory Retrieval**: bagaimana gambaran tentang Chicago, bau hujan di atas aspal panas, dan suara tawa **Li Lan** mulai berdenyut kembali di pusat lobus temporalnya. "Lan..." Sebuah bisikan keluar dari tenggorokan Shen Long. Itu bukan suara guntur, melainkan suara manusia yang terjepit di dalam mesin yang rusak. Li Lan, yang berada di bawah perlindungan puing, tersentak. Ia mengenali nada itu—nada yang membawa beban ribuan tahun persahabatan mereka. "Long? Kau kembali?" Li Lan mencoba berdiri, mengabaikan peringatan Xue Lan tentang radiasi yang masih tinggi.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Legenda Siluman Ular Wei Lichun

Legenda Siluman Ular Wei Lichun

Siluman ular tidak meninggalkan bekas saat mereka menuntut mangsa. Lichun memejamkan mata emasnya yang kini telah tersembunyi di balik ilusi pupil hitam manusia. Di dalam kepalanya, jutaan pecahan memori milik putri Jenderal Utara itu berputar, menyatu dengan kesadarannya seperti air yang merembes ke dalam tanah kering.
384 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Kutukan Cinta Malaikat Pencabut Nyawa

Kutukan Cinta Malaikat Pencabut Nyawa

Luke mendengar nama Dingyan, dia baru sadar dia sudah melupakan banyak hal. “Di-dingyan? Siapa Dingyan?” Salah satu tetua mendekatinya. Pria itu menyipitkan matanya dan menatap Luke dengan tatapan mata penuh amarah. “Luke, apa kamu sungguh tidak bisa mengingatnya? Apa kamu sudah memindahkan otakmu ke laut? Bisa-bisanya dia tidak tahu siapa yang sudah menyelamatkan jiwanya yang tercerai-berai!”
645 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Kini Aku Melupakanmu

Kini Aku Melupakanmu

Dia memeluk Clara dan berkata, "Apa penyakitmu kambuh? Tahan sebentar, aku antar kamu ke rumah sakit." Dia menatapku dan bertanya dengan pelan, "Mona, apa kamu ingat jalan pulang? Atau aku harus meminta seseorang untuk mengantarmu?” Aku menggelengkan kepala. "Tidak perlu, aku ingat.” Ryan terdiam, sebelumnya seorang pekerjanya kasih tahu dia bahwa obat itu hanya akan melupakan orang yang paling dicintai dan tidak akan merusak ingatan lainnya.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Luka yang Terpendam

Luka yang Terpendam

Lalu pemuda itu melanjutkan, “Penyakitnya terlambat diketahui. Dokter-dokter di Surabaya, Jakarta, Malaysia, dan Singapore sudah angkat tangan. Aku akhirnya diminta untuk pulang dan dijodohkan dengan Melani, anak teman baik Mama yang sebenarnya sudah lama kukenal, tapi….” “Tapi apa?” “Tidak kucintai seperti dirimu, Sica….” Jessica terperangah. Berani-beraninya kau datang tiba-tiba dan merayuku seperti ini setelah penderitaan yang kautimpakan padaku tujuh tahun yang lalu! Dasar laki-laki tidak tahu diri! umpatnya dalam hati. “Maaf, ceritamu sama sekali tidak membuatku berempati. Silakan pergi dari sini. Aku mau berangkat kerja. Ada pertemuan penting yang harus kuhadiri.”
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 356 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
SERPIHAN DENDAM MASA LALU

SERPIHAN DENDAM MASA LALU

batinnya. Seperti mendengar sesuatu, Rianne yang tidak jadi tertidur, tengah duduk di kepala ranjang dengan kaki menekuk sehingga dia dengan mudah memeluknya, dia tersenyum misterius seolah mendengar apa yang Lyora katakan. “Aku tidak sejahat itu, Yora. Kau hanya sial saja karena tertabrak. Lagi yang harus kau tahu, aku senang karena diantara kita tidak ada lagi kenangan pria brengsek seperti Orion yang tertinggal.”
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Luka dan Rahasia

Luka dan Rahasia

“Nggak mungkin dong. Kalo buat kamu, seribu tahun pun aku bakal nunggu.” Lizzi memejamkan matanya. “Apaan sih..” Bryan merangkul Lizzi. “Oh iya, tau ga? Masa Han cerita ke aku, kalo dia baru inget ternyata kamu temen lama nya dia. Dia bilang dia bener-bener lupa karena udah lama.” Seketika raut wajah Lizzi menegang. Sial, lelaki itu lagi, batin Lizzi.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Memoar Rasa

Memoar Rasa

-Max Helgaar (Kaki Melangkah, Hati Gelisah, Pikiran Berharap Indah, Tangan Menengadah) Aku menunggu di depan gerbang kedatangan. Aku memperhatikan satu-persatu orang yang keluar dari gerbang tersebut. Namun sekitar 5 menit menunggu, aku tidak bisa menemukan Bunga. Dan aku tidak menemukan ia diantara banyaknya orang yang datang. Namun tidak lama setelah itu.... ADA YANG MENUTUP MATAKU! AKU PANIK! TANGANKU SUDAH MENGEPAL KERAS! NAMUN ALANGKAH TERKEJUTNYA....
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status